Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Rabu, 29 Juli 2026

Materi Ajar Seni Rupa dan Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Kamis 30 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Seni Rupa : Unsur Seni Rupa
2. Pendidikan Pancasila : Sejarah Kelahiran Pancasila

Hari / Tanggal : Kamis / 30 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid dapat mengidentifikasi berbagai unsur rupa (garis, warna, bentuk, bidang, tekstur) yang terdapat pada benda-benda di lingkungan sekitar sekolah atau rumah.

TP Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

SENI RUPA
Unsur Seni Rupa


Unsur-unsur seni rupa adalah elemen dasar yang membangun sebuah karya seni rupa, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Unsur-unsur ini meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan gelap terang.

Titik:
Unsur paling dasar dalam seni rupa, bisa berupa titik tunggal atau kumpulan titik yang membentuk elemen lain.
 
Garis:
Terbentuk dari kumpulan titik yang memanjang, memiliki arah, dan dimensi panjang. Garis bisa lurus, melengkung, zig-zag, dan lain-lain, serta memberikan kesan tertentu pada karya.
 
Bidang:
Bidang merupakan daerah yang dibatasi oleh garis dan memiliki dua dimensi (panjang dan lebar). Contohnya adalah persegi, lingkaran, segitiga.
 
Bentuk:
Bentuk merupakan wujud dari suatu benda, bisa geometris (persegi, lingkaran) atau non-geometris (organik, bebas).
 
Warna:
Warna memberikan kesan visual dan emosional pada karya seni. Terdapat berbagai jenis warna, termasuk warna primer, sekunder, dan tersier.

Tekstur:
Tekstur menggambarkan sifat permukaan benda, apakah kasar, halus, licin, dan sebagainya. Tekstur dapat dirasakan secara visual dan raba.
 
Ruang:
Ruang dalam seni rupa dapat bersifat nyata (dalam karya tiga dimensi) atau semu (dalam karya dua dimensi melalui perspektif dan teknik lainnya).

Gelap Terang:
Unsur gelap terang muncul akibat perbedaan intensitas cahaya pada suatu permukaan, memberikan kesan dimensi dan volume pada karya.


PENDIDIKAN PANCASILA

Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI. 
Peran Tokoh-tok1oh Kunci:
  • Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. 
  • Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan. 
  • Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat. 
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim. 
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. 
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. 
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Latihan 
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin

2. Perhatikan peristiwa berikut:

1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai

Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2

3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...

A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945

4. Perhatikan rumusan berikut!

1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....

A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta

5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....

A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Selasa, 28 Juli 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 29 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Sinonim dan Antonim

Hari / Tanggal : Rabu / 29 Juli 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang (Komposisi/Menyusun dan Dekomposisi/Menguraikan bilangan cacah sampai 100.000).

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


MATEMATIKA

1. Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan bertambah satu-satu.

Contoh:

0, 1, 2, 3, 4, ..., 99.999, 100.000

Nilai tempat bilangan sampai 100.000 terdiri atas:

Nilai TempatContoh pada Bilangan 84.526
Puluh ribu8
Ribu4
Ratus5
Puluh2
Satuan6

2. Penjumlahan Bilangan Cacah

Penjumlahan dilakukan mulai dari nilai tempat paling kecil (satuan) menuju nilai tempat yang lebih besar.

Contoh 1

  34.568
+ 25.321
---------
  59.889

Langkah:

  • 8 + 1 = 9
  • 6 + 2 = 8
  • 5 + 3 = 8
  • 4 + 5 = 9
  • 3 + 2 = 5

Jadi,

34.568 + 25.321 = 59.889

Contoh 2 (Menyimpan)

  58.769
+26.584
--------
 85.353

Perhatikan:

  • 9 + 4 = 13 → tulis 3, simpan 1
  • 6 + 8 + 1 = 15 → tulis 5, simpan 1
  • 7 + 5 + 1 = 13 → tulis 3, simpan 1
  • 8 + 6 + 1 = 15 → tulis 5, simpan 1
  • 5 + 2 + 1 = 8

3. Pengurangan Bilangan Cacah

Pengurangan dilakukan mulai dari satuan menuju nilai tempat terbesar.

Contoh

  76.245
-24.123
--------
 52.122

Langkah:

  • 5 − 3 = 2
  • 4 − 2 = 2
  • 2 − 1 = 1
  • 6 − 4 = 2
  • 7 − 2 = 5

Jadi,

76.245 − 24.123 = 52.122

Contoh Pengurangan Meminjam

 60.432
-25.876
--------
 34.556

Langkah:

Karena 2 lebih kecil dari 6, maka meminjam dari puluhan.

Lakukan peminjaman hingga semua pengurangan dapat diselesaikan.

D. Penyelesaian Soal Cerita

Contoh 1

Perpustakaan memiliki 42.560 buku. Kemudian membeli lagi 18.750 buku.

Berapa jumlah seluruh buku sekarang?

Penyelesaian

42.560
18.750
-------
61.310

Jadi, jumlah seluruh buku adalah 61.310 buku.

Contoh 2

Sebuah toko memiliki 95.000 botol minuman. Terjual 28.450 botol.

Berapa sisa botol?

Penyelesaian

95.000
28.450
-------
66.550

Jadi, sisa botol adalah 66.550 botol.

E. Langkah Mudah Menghitung

Penjumlahan

✔ Susun bilangan berdasarkan nilai tempat.

✔ Hitung mulai dari satuan.

✔ Jika hasil lebih dari 9, lakukan menyimpan.

Pengurangan

✔ Susun bilangan berdasarkan nilai tempat.

✔ Kurangkan mulai dari satuan.

✔ Jika angka atas lebih kecil, lakukan peminjaman.

F. Contoh Latihan

A. Hitunglah!

  1. 24.567 + 13.421 = ....
  2. 56.890 + 18.275 = ....
  3. 85.643 − 42.118 = ....
  4. 70.500 − 25.875 = ....
  5. 46.298 + 17.654 = ....

B. Soal Cerita

  1. Sebuah sekolah memiliki 32.450 buku. Sekolah membeli lagi 15.670 buku. Berapa jumlah buku sekarang?
  2. Pak Andi memiliki uang Rp85.000. Ia menggunakan Rp27.500 untuk membeli perlengkapan sekolah. Berapa sisa uang Pak Andi?
  3. Sebuah gudang memiliki 78.450 kg beras. Beras yang telah dikirim sebanyak 36.725 kg. Berapa sisa beras di gudang?

G. Rangkuman

  • Bilangan cacah sampai 100.000 terdiri atas lima nilai tempat: satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan puluh ribuan.
  • Penjumlahan dilakukan mulai dari satuan ke nilai tempat yang lebih besar.
  • Jika hasil penjumlahan melebihi 9, lakukan menyimpan.
  • Pengurangan dilakukan mulai dari satuan.
  • Jika angka yang dikurangi lebih kecil, lakukan peminjaman.
  • Operasi penjumlahan dan pengurangan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.

BAHASA INDONESIA


Dalam bahasa Indonesia, antonim dan sinonim dipakai untuk menjelaskan atau menyatakan suatu hal. Antonim lazim digunakan untuk menjelaskan kata dengan makna berlawanan. Sedangkan sinonim dipakai untuk menyatakan kata yang bermakna sama atau serupa.

Antonim berasal dari kata anti atau ant berarti lawan dan onuma artinya nama. Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna berbeda atau berlawanan. Antonim memperlihatkan adanya hubungan kontras antara beberapa kalimat. Kata sinonim berasal dari bahasa Yunani Kuno, onoma berarti nama dan syn artinya dengan. sinonim adalah kata yang memiliki bentuk berbeda, namun arti atau maknanya sama. Sinonim sering disebut persamaan kata atau padanan kata.

Latihan :
· Membuat kamus mini sinonim-antonim, format isi bisa seperti ini:
· Kamus bisa dibuat di kertas folio, booklet lipat.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.
Wassalamualaikum Wr Wb

Senin, 27 Juli 2026

Materi Ajar IPAS, Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Selasa 28 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. IPAS : Sistem Pencernaan Pada Manusia
2. Bahasa Indonesia : 
Sinonim dan Antonim
3. Pendidikan Pancasila : Sejarah Kelahiran Pancasila

Hari / Tanggal : Selasa / 28 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya. 

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim

TP Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


IPAS

A. Pengertian Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan adalah sekumpulan organ yang bekerja sama untuk mengubah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh. Zat gizi tersebut digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan perbaikan jaringan tubuh.

B. Organ-organ Sistem Pencernaan Manusia

1. Mulut

Fungsi:

  • Tempat masuknya makanan.
  • Gigi menghancurkan makanan menjadi bagian kecil.
  • Lidah membantu mengunyah dan mengecap rasa.
  • Air liur mengandung enzim ptialin (amilase) yang mulai mencerna karbohidrat.

2. Kerongkongan (Esofagus)

Fungsi:

  • Menyalurkan makanan dari mulut ke lambung.
  • Gerakan peristaltik mendorong makanan menuju lambung.

3. Lambung

Fungsi:

  • Menyimpan makanan sementara.
  • Mengaduk makanan.
  • Menghasilkan asam lambung dan enzim pepsin untuk mencerna protein.
  • Membunuh kuman yang masuk bersama makanan.

4. Usus Halus

Fungsi:

  • Tempat pencernaan lanjutan.
  • Menyerap sari-sari makanan ke dalam darah.
  • Dibantu oleh enzim dari pankreas dan cairan empedu.

Bagian usus halus:

  • Duodenum (usus dua belas jari)
  • Jejunum (usus kosong)
  • Ileum (usus penyerapan)

5. Usus Besar

Fungsi:

  • Menyerap air dan mineral.
  • Tempat hidup bakteri baik.
  • Membentuk feses.

6. Rektum

Fungsi:

  • Menyimpan feses sementara.

7. Anus

Fungsi:

  • Mengeluarkan sisa makanan berupa feses.

C. Organ Pencernaan Tambahan

Hati

  • Menghasilkan cairan empedu.
  • Membantu mencerna lemak.

Pankreas

  • Menghasilkan enzim pencernaan.
  • Menghasilkan hormon insulin.

D. Proses Pencernaan Makanan

Urutan perjalanan makanan:

Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus

Penjelasan:

  1. Makanan dikunyah di mulut.
  2. Masuk ke kerongkongan.
  3. Dicerna di lambung.
  4. Diserap di usus halus.
  5. Air diserap di usus besar.
  6. Sisa makanan menjadi feses.
  7. Feses dikeluarkan melalui anus.

E. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Memperbanyak makan buah dan sayur.
  • Minum air putih yang cukup.
  • Mengunyah makanan dengan baik.
  • Mencuci tangan sebelum makan.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Menghindari makanan yang terlalu pedas, terlalu berlemak, atau sudah basi.


BAHASA INDONESIA


Kata sifat adalah jenis kata yang digunakan untuk menjelaskan atau menerangkan sifat, keadaan, atau kualitas dari suatu benda, orang, atau konsep. Mereka berfungsi untuk memberikan informasi tambahan dan membuat deskripsi lebih spesifik.

Contoh kata sifat:
Cantik, Tampan, Pintar, Kuat, Keras, Jauh, Kaya, Baik, Buruk, Dingin, Panas, Besar, Kecil, Pendek, Tinggi, Murah, Mahal, Cepat, Lambat, Sedih, Senang, Ramah, Sombong, Rajin, Malas.

Ayo Berkreasi
Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.
Apakah akrostik itu?


Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi.
Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat tinggal.
 
Berikut adalah contohnya :



PENDIDIKAN PANCASILA

Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI. 
Peran Tokoh-tok1oh Kunci:
  • Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. 
  • Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan. 
  • Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat. 
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim. 
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. 
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. 
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Latihan 
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin

2. Perhatikan peristiwa berikut:

1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai

Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2

3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...

A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945

4. Perhatikan rumusan berikut!

1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....

A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta

5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....

A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.