Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar IPAS Kelas 5 Saudah (Jumat 21 Agustus 2026)

 IDENTITAS

📚✨

PEMBELAJARAN HARIAN

Selamat datang, anak-anak hebat 5 Saudah ! 

Mari belajar dengan ceria, aktif, dan penuh rasa syukur. 🌟

👩‍🏫
Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅
Hari / Tanggal
 Jumat / 21 Agustus 2026
🎒
Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
📖
Mata Pelajaran
 IPAS
💡
Materi
 Sumatif Harian IPAS
🔢
Pertemuan Ke
 8

🌟 Apersepsi & Salam Sapa

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Hari ini kita akan belajar sambil mengingat kebesaran Allah. Allah sangat baik kepada kita dan seluruh makhluk-Nya. Yuk, kita mengenal tiga kebesaran Allah yang dapat kita hubungkan langsung dengan pembelajaran hari ini. 🌱

🌎 Allah Maha KhaliqAllah adalah Pencipta seluruh alam dan segala sesuatu yang kita pelajari.
🛡️ Allah Maha MalikAllah adalah Pemelihara dan Pengatur seluruh ciptaan-Nya dengan sempurna.
🌾 Allah Maha RazaqAllah adalah Pemberi rezeki bagi seluruh makhluk-Nya.

Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita dan menciptakan segala sesuatu yang menjadi bagian dari kehidupan kita. Apa pun materi yang kita pelajari hari ini, mari kita lihat sebagai tanda kebesaran Allah. 🔍✨

Allah Maha Malik, Zat yang memelihara dan mengatur ciptaan-Nya. Karena itu, saat belajar kita juga perlu memahami bagaimana sesuatu bekerja, berubah, tersusun, atau digunakan dengan baik sesuai materi hari ini. 🧠💫

Allah Maha Razaq, Zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh, bersyukur atas kesempatan belajar, dan menggunakan ilmu yang kita dapat untuk kebaikan. ❤️📚

🌟 Kelas V – Fase C  |  Belajar dengan SemangatSyukurAkhlakIlmu 🌟
❤️

PEMBELAJARAN HARIAN IPAS

Fase C • Kelas V
“Tubuh kita adalah ciptaan Allah yang luar biasa. Yuk, kenali dan jaga!” 🌟

Topik hari ini: Sistem peredaran darah, sistem pencernaan, dan sistem pernapasan manusia. Materi disusun dengan bahasa ramah siswa kelas 5, tetapi tetap memuat konsep inti yang perlu dipahami.

📌 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran
IPAS Fase C
Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan sistem organ tubuh manusia dan cara menjaga kesehatan sistem organ tubuh dengan benar.
Materi
Sistem peredaran darah, sistem pencernaan, dan sistem pernapasan manusia
Alokasi Waktu
3 × 35 menit
Model
Problem Based Learning (PBL)
Metode
Tanya jawab, observasi, video, diskusi, demonstrasi, penugasan, presentasi, refleksi.

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, peserta didik melakukan simulasi menggunakan gambar, bagan, alat, atau media sederhana tentang sistem organ tubuh manusia (sistem pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan organ tubuh dengan benar. 

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menyebutkan organ utama pada sistem peredaran darah, pencernaan, dan pernapasan.
  2. Menjelaskan fungsi sederhana setiap organ dan hubungan kerja antarorgan.
  3. Menjelaskan secara sederhana bagaimana darah mengedarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh.
  4. Menjelaskan perjalanan makanan dari mulut sampai dikeluarkan sebagai sisa pencernaan.
  5. Menjelaskan perjalanan udara saat kita bernapas dan peran paru-paru dalam pertukaran gas.
  6. Menghubungkan kebiasaan sehari-hari dengan kesehatan ketiga sistem organ.
  7. Menunjukkan sikap bersyukur dan bertanggung jawab dengan menjaga kesehatan tubuh.

MINDFUL Mengamati napas dan denyut nadi, menyadari fungsi organ, serta berpikir sebelum menyimpulkan.

MEANINGFUL Menghubungkan konsep dengan makan, minum, olahraga, tidur, bernapas, dan kegiatan sehari-hari.

JOYFUL Menonton video, menggunakan kartu/diagram organ, melakukan simulasi, dan bermain kuis cepat.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi: siswa mengamati gambar tubuh manusia dan menemukan organ jantung, paru-paru, lambung, usus, serta pembuluh darah.
  2. Menghubungkan: siswa menelusuri hubungan makan → pencernaan → zat makanan diserap → darah mengangkut zat yang dibutuhkan tubuh.
  3. Menjelaskan: siswa menjelaskan hubungan pernapasan dan peredaran darah dalam penyediaan oksigen bagi tubuh.
  4. Menyelidiki: kelompok menyelesaikan masalah sederhana, misalnya “Mengapa kita bernapas lebih cepat setelah berlari?”
  5. Menerapkan: siswa menyusun kebiasaan sehat untuk menjaga ketiga sistem organ.
  6. Mengomunikasikan: kelompok mempresentasikan hasil dan menerima umpan balik.

🌱 Pendahuluan: Apersepsi Ayat dan Kebesaran Allah Swt.

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. karena tubuh kita terus bekerja bahkan ketika kita sedang tidur.

🌎 Allah Maha Mencipta
(Al-Khaliq)

Allah menciptakan jantung, paru-paru, lambung, usus, darah, dan seluruh tubuh kita dengan fungsi yang luar biasa.
🛡️ Allah Maha Memelihara
(Al-Malik)

Allah memelihara tubuh kita melalui sistem organ yang bekerja bersama agar kita dapat hidup dan beraktivitas.
🌾 Allah Maha Memberi Rezeki
(Ar-Razzaq)

Allah memberi rezeki melalui makanan dan minuman yang kemudian diproses tubuh menjadi zat yang dibutuhkan untuk tumbuh dan beraktivitas.

💭 Pertanyaan pemantik:

  • Mengapa jantung tetap berdetak tanpa kita perintah?
  • Mengapa napas kita menjadi lebih cepat setelah berlari?
  • Ke mana perginya makanan setelah kita menelannya?
  • Mengapa makanan yang kita makan harus dicerna terlebih dahulu sebelum dapat dimanfaatkan tubuh?
  • Jika Allah telah menciptakan organ tubuh dengan sangat baik, apa tanggung jawab kita dalam memeliharanya?

🔄 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Petunjuk: Tuliskan Benar atau Salah.

1. Asma adalah salah satu gangguan yang dapat memengaruhi sistem pernapasan.
2. Sembelit dapat terjadi ketika seseorang kekurangan serat dan kurang minum.
3. Semua gangguan pada sistem peredaran darah dapat dicegah hanya dengan tidur sepanjang hari.
4. Pola makan sehat dan aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan organ tubuh.
5. Merokok dan sering terpapar asap rokok dapat mengganggu kesehatan sistem pernapasan.

Kunci review: 1 Benar • 2 Benar • 3 Salah • 4 Benar • 5 Benar.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, pilih video sesuai bagian yang sedang dipelajari! 🎥

🩸 Sistem Peredaran Darah 🍎 Sistem Pencernaan 🫁 Sistem PernapasanVideo peredaran darah untuk kelas 5 membahas peredaran darah kecil dan besar; video pencernaan membahas proses makanan dalam tubuh; video pernapasan membahas organ-organ pernapasan manusia. citeturn0youtube34turn0search13turn0youtube35

🩸 1. Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah adalah sistem yang membantu mengangkut darah ke seluruh tubuh. Darah membawa oksigen dan zat makanan yang diperlukan sel-sel tubuh, serta membawa sebagian zat sisa untuk dikeluarkan.

❤️ Jantung
Jantung adalah pompa yang mendorong darah agar terus mengalir. Jantung memiliki empat ruang: serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri.
🩸 Pembuluh darah
Pembuluh darah menjadi jalan tempat darah mengalir. Arteri membawa darah keluar dari jantung, sedangkan vena membawa darah menuju jantung. Kapiler merupakan pembuluh sangat kecil tempat pertukaran zat antara darah dan jaringan.
🔴 Darah
Darah terdiri atas plasma dan sel-sel darah. Sel darah merah membantu membawa oksigen, sedangkan sel darah putih membantu melawan kuman. Keping darah membantu proses pembekuan ketika terjadi luka.
🔄 Peredaran darah
Secara sederhana, peredaran darah kecil menghubungkan jantung dan paru-paru. Peredaran darah besar menghubungkan jantung dengan seluruh tubuh.
🏃 Contoh sehari-hari: Setelah berlari, jantung berdetak lebih cepat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan zat yang diperlukan untuk menghasilkan energi.

🍎 2. Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana sehingga zat gizi dapat diserap dan digunakan tubuh. Proses ini melibatkan pencernaan mekanik dan kimiawi.

👄 Mulut
Gigi mengunyah makanan, lidah membantu mengatur makanan, dan air liur membantu proses pencernaan.
〰️ Kerongkongan
Mendorong makanan menuju lambung melalui gerakan peristaltik.
🥣 Lambung
Mengaduk makanan dan mencampurnya dengan cairan pencernaan.
🧬 Usus halus
Melanjutkan pencernaan dan menjadi tempat utama penyerapan zat gizi ke dalam darah.
💧 Usus besar
Menyerap sebagian air dan membantu membentuk sisa makanan menjadi feses.
🚻 Rektum dan anus
Menampung sementara dan mengeluarkan sisa pencernaan dari tubuh.
🧪 Organ tambahan
Hati, pankreas, dan kantung empedu membantu proses pencernaan dengan menghasilkan atau menyimpan zat yang diperlukan dalam pencernaan.
🍚 Contoh sehari-hari: Saat makan nasi dan lauk, makanan dikunyah di mulut, ditelan, dicerna, lalu zat gizinya diserap tubuh. Karena itu kita perlu makan bergizi dan mengunyah dengan baik.

🫁 3. Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan membantu tubuh memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Oksigen dibutuhkan sel tubuh untuk membantu menghasilkan energi.

👃 Hidung
Udara masuk melalui hidung. Rambut hidung dan lendir membantu menyaring sebagian debu dan kotoran.
🗣️ Faring dan laring
Menjadi bagian jalur udara dari hidung menuju saluran pernapasan berikutnya.
〰️ Trakea dan bronkus
Trakea membawa udara, kemudian bronkus menyalurkan udara ke paru-paru.
🫁 Paru-paru dan alveolus
Di alveolus terjadi pertukaran gas: oksigen masuk ke darah dan karbon dioksida berpindah dari darah untuk dikeluarkan saat mengembuskan napas.
💪 Diafragma
Gerakan diafragma membantu paru-paru mengembang dan mengempis saat kita menarik dan mengembuskan napas.
🏃 Contoh sehari-hari: Ketika selesai berlari, napas menjadi lebih cepat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan harus membuang lebih banyak karbon dioksida.

🔗 Bagaimana Ketiganya Bekerja Sama?

🍎 Makanan → dicerna → zat gizi diserap usus → masuk ke 🩸 darah → diedarkan ke seluruh tubuh.

🫁 Oksigen → masuk melalui pernapasan → pertukaran gas di paru-paru → masuk ke 🩸 darah → dibawa ke sel tubuh.

Jadi, ketiga sistem saling berhubungan. Sistem pencernaan menyediakan zat gizi, sistem pernapasan menyediakan oksigen, dan sistem peredaran darah mengangkut berbagai zat yang dibutuhkan tubuh.

🌟 Cara Menjaga Kesehatan Ketiga Sistem

  • 🍎 Makan makanan bergizi seimbang dan cukup serat.
  • 💧 Minum air putih yang cukup.
  • 🏃 Berolahraga dan aktif bergerak.
  • 🧼 Menjaga kebersihan tangan, makanan, dan alat makan.
  • 😴 Tidur dan beristirahat cukup.
  • 🚭 Menghindari rokok dan asap rokok.
  • 🌬️ Menjaga kualitas udara dan menggunakan masker saat diperlukan.
  • 🩺 Memeriksakan kesehatan jika mengalami keluhan yang tidak membaik.

🎯 Aktivitas Mindful–Meaningful–Joyful

MINDFUL Letakkan tangan di dada. Rasakan gerakan saat menarik dan mengembuskan napas. Amati pula denyut nadi setelah duduk tenang dan setelah melakukan gerakan ringan. Jangan menekan leher.

MEANINGFUL Ceritakan hubungan sarapan, minum air, bernapas, dan aktivitas olahraga dengan kerja organ tubuh.

JOYFUL Secara berkelompok, susun kartu organ menjadi urutan sistem pernapasan dan pencernaan, lalu buat alur sederhana hubungan pencernaan–peredaran darah–pernapasan.

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah) Organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh adalah...
A. Jantung
B. Lambung
C. Paru-paru
D. Usus halus
2. (Mudah) Tempat utama penyerapan zat gizi dari makanan adalah...
A. Mulut
B. Usus halus
C. Lambung
D. Kerongkongan
3. (Sedang) Pertukaran oksigen dan karbon dioksida terutama terjadi di...
A. Trakea
B. Bronkus
C. Alveolus
D. Hidung
4. (Sedang) Setelah berlari, napas dan denyut jantung menjadi lebih cepat karena...
A. tubuh tidak membutuhkan oksigen
B. makanan langsung masuk ke paru-paru
C. jantung berhenti memompa darah
D. tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi
5. (Sukar) Mengapa sistem pencernaan, pernapasan, dan peredaran darah saling berhubungan?
A. Ketiganya hanya bekerja saat kita tidur.
B. Pencernaan menyediakan zat gizi, pernapasan menyediakan oksigen, dan darah mengangkut zat tersebut ke sel tubuh.
C. Paru-paru mencerna makanan dan jantung menyerap air.
D. Lambung memompa darah dan usus mengambil oksigen.

B. Isian

6. Organ yang memompa darah adalah ______.
7. Proses masuknya udara ke dalam tubuh disebut ______.
8. Organ pencernaan tempat utama penyerapan zat gizi adalah ______.

C. Esai

9. (Sedang) Jelaskan perjalanan makanan mulai dari mulut sampai sisa makanan dikeluarkan dari tubuh. Sebutkan minimal lima bagian/organ yang dilalui.
10. (Sukar) Bayangkan kamu selesai berlari 10 menit di lapangan sekolah. Jelaskan mengapa napas dan denyut jantungmu berubah. Hubungkan jawabanmu dengan kerja sistem pernapasan dan sistem peredaran darah.

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. A • 2. B • 3. C • 4. D • 5. B

Isian: 6. jantung • 7. inspirasi/menarik napas • 8. usus halus.

Esai 9: Contoh: mulut → kerongkongan → lambung → usus halus → usus besar → rektum → anus. Esai 10: Saat berlari, otot membutuhkan lebih banyak energi dan oksigen. Karena itu pernapasan menjadi lebih cepat untuk memperoleh oksigen, sedangkan jantung berdetak lebih cepat untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh serta membantu membawa karbon dioksida.

🌟 Kesimpulan

Tubuh manusia memiliki berbagai sistem organ yang bekerja sama. Sistem pencernaan mengolah makanan dan menyerap zat gizi, sistem pernapasan mengambil oksigen serta mengeluarkan karbon dioksida, sedangkan sistem peredaran darah mengangkut oksigen, zat gizi, dan berbagai zat lain ke seluruh tubuh. Karena sistem-sistem tersebut saling berhubungan, kita perlu menjaga kesehatan tubuh melalui makanan bergizi, air yang cukup, olahraga, istirahat, kebersihan, dan menghindari asap rokok.

❤️ Pesan hari ini: “Mengenal tubuh membuat kita semakin bersyukur; menjaga tubuh adalah bentuk tanggung jawab atas nikmat Allah.”

Rabu, 19 Agustus 2026

Materi Ajar Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa Kelas 5 Saudah (Kamis 20 Agustus 2026)


IDENTITAS

Hari/Tanggal : Kamis / 20 Agustus 2026

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Kelas / Fase : 5 / C

Mata Pelajaran :
1.Pendidikan Pancasila : Sumatif Harian 1
2. Seni Rupa : Sumatif Harian 1

Pertemuan ke: 7 tujuh

Apersepsi:
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

CP Pendidikan Pancasila :
1.Pancasila
Memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh; menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa dan negara.

CP Seni Rupa :
Mengalami (Experiencing)
Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

TP Pendidikan Pancasila :
Murid dapat meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat.

TP Seni Rupa :
Murid dapat menjelaskan proses pembuatan, kelebihan, dan tantangan saat membuat karya seni rupanya sendiri di depan kelas.

ATP:
Seni Rupa
  • Peserta didik memilih paduan unsur rupa (warna, garis, tekstur) yang sesuai dengan gagasan atau tema.
  • Peserta didik merencanakan komposisi karya dengan menerapkan prinsip seni rupa (keseimbangan, irama, kesatuan).
  • Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dalam pembuatan karya dua atau tiga dimensi.
  • Peserta didik mewujudkan karya seni rupa murni atau terapan yang menerapkan unsur dan prinsip seni rupa secara terpadu.
ATP Pancasila:
  • Mengidentifikasi sikap positif para perumus seperti kerja keras, rela berkorban, dan cinta tanah air.
  • Mendiskusikan makna musyawarah mufakat yang dilakukan oleh para pendiri bangsa.
  • Memberikan contoh sikap menghargai perbedaan pendapat dalam proses perumusan.

Alokasi Waktu : 3 JP x 35 Menit

Model Pembelajaran : Sumatif Harian Mengerjakan Soal

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Soal Tertulis


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

PENDIDIKAN PANCASILA

Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI. 
Peran Tokoh-tokoh :
Ir. Soekarno:
Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan.

Mohammad Yamin:
Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan.

Soepomo:
Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat.
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim. 
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. 
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. 
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

SENI RUPA



1.  Menggambar Objek (Unsur Seni Rupa)

Sebelum menggoreskan pensil, kamu perlu tahu 4 unsur penting yang membuat sebuah gambar objek terlihat menarik:

  • 1. Garis: Goresan dasar yang menghubungkan titik. Garis bisa berbentuk lurus, lengkung, zig-zag, atau putus-putus. Garis berfungsi membentuk batas luar objek.

  • 2. Bentuk: Hasil dari garis-garis yang saling bertemu. Ada bentuk dasar 2 dimensi (lingkaran, persegi, segitiga) dan bentuk 3 dimensi/volume (bola, kubus, tabung).

  • 3. Warna: Memberikan jiwa pada gambarmu! Warna dibagi menjadi warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, jingga, ungu).

  • 4. Tekstur: Sifat permukaan objek yang terlihat atau terasa pada gambar, misalnya kesan halus (pada buah apel), kasar (pada batang pohon), atau licin (pada gelas kaca).

2. Langkah-Langkah Menggambar Objek Secara Sistematis

Agar gambarmu rapi dan tidak sering dihapus, ikuti 3 tahapan utama berikut:

[1. Buat Sketsa Tipis] ➔ [2. Tebalkan Garis Utama] ➔ [3. Mewarnai & Finishing]
TahapanKegiatanTips Penting
1. Sketsa (Sketching)Menggambar bentuk dasar objek menggunakan pensil.Goreskan pensil secara tipis saja agar mudah dihapus jika ada kesalahan.
2. Penegasan (Outlining)Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar.Gunakan pensil tebal (2B) atau drawing pen agar bentuk objek terlihat tegas.
3. Mewarnai (Coloring)Mengisi bentuk dengan warna dan memberi efek gelap-terang.Warnai secara searah dan buat teknik gradasi agar objek terlihat bervolume/3D.

3. Mari Mempraktikkan: Menggambar Objek Cangkir & Buah 🍎☕

Sekarang, mari kita coba menggambar gabungan dua objek sederhana dengan memperhatikan bentuk dan proporsi (perbandingan ukuran yang pas).

Apa itu Proporsi?

Proporsi adalah perbandingan ukuran antarbagian benda. Contohnya, ukuran cangkir tidak boleh dibuat jauh lebih besar daripada meja tempatnya berdiri, atau buah apel tidak boleh lebih besar dari cangkirnya.

Panduan Langkah demi Langkah:

  1. Amati Objek: Letakkan cangkir dan buah apel di atas meja di depanmu.

  2. Tentukan Bentuk Dasar (Sketsa):

    • Gambarlah bentuk tabung/silinder tipis untuk cangkir.

    • Gambarlah bentuk lingkaran tipis di sebelah cangkir untuk buah apel.

  3. Detailkan Bentuk:

    • Tambahkan gagang lengkung pada cangkir dan cerukan di atas buah apel beserta tangkainya.

    • Pastikan ukuran apel seimbang bersanding dengan cangkir (perhatikan proporsinya!).

  4. Tebalkan Garis: Hapus garis-garis bantu yang tidak terpakai, lalu tebalkan bentuk pasti cangkir dan apel tersebut.

  5. Pewarnaan: Warnai cangkir dan buah apel sesuai warna aslinya.

4. Tips Agar Karyamu Makin Kreatif dan Menarik ✨

Ingin gambarmu dipuji teman-teman dan gurumu? Terapkan 3 rahasia ini:

  • Komposisi yang Seimbang: Letakkan objek di tengah bidang gambar. Jangan terlalu ke pinggir, terlalu atas, atau terlalu bawah.

  • Sentuhan Gelap-Terang (Bayangan): Tentukan arah datangnya cahaya (misal dari kiri). Bagian objek yang terkena cahaya diberi warna lebih terang, sedangkan bagian yang membelakangi cahaya diarsir/diwarnai lebih gelap.

  • Kreativitas Latar Belakang: Jangan biarkan kertas polos! Tambahkan latar belakang sederhana seperti garis meja, pola tapak meja, atau warna latar lembut agar gambarmu semakin hidup.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Refleksi :
Alhamdulillah Sumatif Harian berjalan dengan baik dan lancar serta tidak ada kendala.
Siswa yang tidak hadir : Ibrahim (izin) dan mengikuti Sumatif Susulan.

Selasa, 18 Agustus 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 19 Agustus 2026)

Hari / Tanggal : Rabu / 19 Agustus 2026

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Fase / Kelas : C / 5

Mata Pelajaran : 
1. Matematika : Sumatif Harian 1
2. Bahasa Indonesia : Sumatif Harian 1

Pertemuan Ke : 7

Apersepsi:
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Apa kabar anak sholih sholihah.........

semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

CP Matematika :
Menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000;
membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan; menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang; melakukan pengurangan, operasi perkalian, penjumlahan, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000; 

CP Bahasa Indonesia :
Peserta didik mampu membaca nyaring kalimat sederhana, melafalkan kata dari kalimat dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi dan melafalkannya dengan jelas. Peserta didik mampu memahami isi teks cerita sederhana, teks laporan sederhana, dan teks ungkapan sederhana dari hasil membaca.

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami dan membuat kalimat majemuk setara

TP Matematika :
Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.

ATP Matematika :
  • Melakukan operasi hitung penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000 menggunakan teknik bersusun dengan dan tanpa menyimpan.

  • Melakukan operasi hitung pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 menggunakan teknik bersusun dengan dan tanpa meminjam.

  • Melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian pada bilangan cacah hingga 100.000 menggunakan cara bersusun panjang, bersusun pendek, atau strategi nilai tempat.

ATP Bahasa Indonesia :
  • Mencari kalimat yang panjang dan memiliki kata penghubung (konjungsi).
  • Menjelaskan perbedaan konjungsi setara (dan, atau, tetapi) dan bertingkat (karena, agar, meskipun, jika).
  • membuat minimal 3 kalimat majemuk.

Alokasi Waktu : 3 JP x 35 Menit

Model Pembelajaran : Sumatif Harian Mengerjakan Soal

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Soal Tertulis

Matematika




Operasi Hitung Penjumlahan

Penjumlahan bilangan cacah besar dilakukan dengan metode bersusun pendek dengan memperhatikan teknik menyimpan.

Contoh Soal:

Sebuah perkebunan memanen 48.256 kg kelapa sawit di bulan pertama dan 33.917 kg di bulan kedua. Berapa total hasil panen selama dua bulan?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Pengurangan

Pengurangan dilakukan dengan metode bersusun pendek menggunakan teknik meminjam jika angka yang dikurangi lebih kecil dari pengurang.

Contoh Soal:

Pemerintah daerah menyediakan 75.430 dosis vaksin. Sebanyak 28.165 dosis telah digunakan. Berapa sisa dosis vaksin yang belum terpakai?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Perkalian

Perkalian bilangan sampai 100.000 umumnya melibatkan perkalian bilangan ribuan atau ratusan dengan bilangan puluhan/satuan.

Contoh Soal:

Sebuah toko grosir memesan 36$dus minyak goreng. Jika setiap dus berisi 1.425 ml minyak, berapa total volume minyak dalam toko tersebut?

Penyelesaian (Metode Bersusun):




Operasi Hitung Pembagian (Porogapit)

Pembagian bilangan cacah dilakukan dengan teknik pembagian bersusun (porogapit).


Bahasa Indonesia 


1. Pengertian Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk

Sebelum memahami kalimat majemuk, mari kita bandingkan dengan kalimat tunggal terlebih dahulu:

  • Kalimat Tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu pola kalimat (satu Subjek dan satu Predikat).

    • Contoh: Budi membaca buku. (S: Budi, P: membaca, O: buku)

  • Kalimat Majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua kalimat tunggal atau lebih yang digabungkan menjadi satu menggunakan kata hubung (konjungsi).

    • Contoh: Budi membaca buku dan Ani menggambar bunga.

2. Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Secara umum di kelas 5 SD, kalimat majemuk dibagi menjadi 2 jenis utama:

A. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk yang klausa-klausanya memiliki kedudukan yang sama tinggi (sejajar). Jika digunting/dipisah, masing-masing kalimat tetap bisa berdiri sendiri dan memiliki arti yang utuh.

Berdasarkan kata hubungnya, kalimat majemuk setara dibagi menjadi:

  1. Hubungan Penjumlahan / Penggabungan (Kata hubung: dan, serta)

    • Contoh: Ibu memasak nasi goreng dan Ayah membuat teh hangat.

  2. Hubungan Pertentangan (Kata hubung: tetapi, melainkan, sedangkan)

    • Contoh: Doni ingin membeli sepatu baru, tetapi tabungannya belum cukup.

  3. Hubungan Pemilihan (Kata hubung: atau)

    • Contoh: Kamu boleh memilih buku cerita ini atau komik di meja.

B. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk yang memiliki hubungan tidak sejajar. Terdiri dari Induk Kalimat (kalimat utama yang bisa berdiri sendiri) dan Anak Kalimat (kalimat penjelas yang tidak bisa berdiri sendiri).

Berdasarkan maknanya, kalimat majemuk bertingkat di antaranya:

  1. Hubungan Waktu (Kata hubung: ketika, sebelum, sesudah, sejak)

    • Contoh: Kiki sudah tertidur sebelum lampu kamar dimatikan.

  2. Hubungan Sebab-Akibat (Kata hubung: karena, sebab, sehingga)

    • Contoh: Rina tidak masuk sekolah karena ia sedang demam tinggi.

  3. Hubungan Tujuan (Kata hubung: agar, supaya)

    • Contoh: Kita harus rajin berolahraga agar tubuh tetap sehat.

  4. Hubungan Syarat (Kata hubung: jika, apabila, kalau)

    • Contoh: Kakak akan membelikan es krim jika aku mendapat nilai sepuluh.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah

Wassalamualaikum wr wb

Refleksi :
Alhamdulillah Sumatif Harian berjalan dengan baik dan lancar serta tidak ada kendala.
Siswa yang tidak hadir : Nihil