Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Minggu, 26 April 2026

Materi Ajar Seni Rupa, Bahasa Indonesia dan Matematika Kelas 5 Saudah (Senin 27 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. Seni Rupa : Karya Seni dari Bahan Daur Ulang
2. Bahasa Indonesia : Pantun
3. Matematika : Keliling dan Luas Segi Empat

Hari/Tanggal : Senin / 27 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat

TP Matematika : 

Murid diharapkan dapat menghitung Keliling dan Luas Segi Empat


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Bahasa Indonesia

A. Pengertian Pantun

Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.


B. Ciri-Ciri Pantun

  1. Terdiri dari 4 baris dalam satu bait.
  2. Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
  3. Baris ketiga dan keempat disebut isi.
  4. Bersajak a-b-a-b.
  5. Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.

C. Pantun Nasihat

Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.

Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.


D. Langkah-Langkah Membuat Pantun Nasihat

  1. Tentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
  2. Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
  3. Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
  4. Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
  5. Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.

E. Latihan

1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.

2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!


F. Penilaian

Penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Kesesuaian dengan ciri-ciri pantun
  • Kesesuaian tema nasihat
  • Kreativitas
  • Ketepatan rima

SENI RUPA

A. Pengertian Limbah

Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.


B. Jenis-Jenis Limbah

Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik

Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.

Contoh:

  • Daun kering
  • Kulit buah
  • Sisa makanan

2. Limbah Anorganik

Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.

Contoh:

  • Plastik
  • Kaleng
  • Botol kaca

3. Limbah Keras

Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.

Contoh:

  • Kayu bekas
  • Botol kaca
  • Kaleng

4. Limbah Lunak

Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.

Contoh:

  • Kertas bekas
  • Kardus
  • Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa

Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti:

  • Kolase dari kertas bekas
  • Hiasan dari botol plastik
  • Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:

  • Mengurangi sampah
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan

Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:

  • Membuat tempat pensil dari botol bekas
  • Membuat kolase dari kertas majalah bekas

E. Latihan

1. Pilihan Ganda
Limbah yang mudah terurai disebut …
a. Limbah keras
b. Limbah organik
c. Limbah anorganik
d. Limbah berbahaya

2. Uraian
Sebutkan 3 contoh limbah anorganik di lingkungan sekitarmu!


F. Penilaian

Penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Pemahaman pengertian limbah
  • Kemampuan mengelompokkan jenis limbah
  • Keaktifan dalam kegiatan
  • Kreativitas dalam memanfaatkan limbah


MATEMATIKA

A. Pengertian Bangun Datar Segi Empat

Bangun datar segi empat adalah bangun datar yang memiliki empat sisi dan empat sudut.

Contoh:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Jajar genjang
  • Trapesium 
  • Belah ketupat
  • Layang-layang 

B. Keliling Bangun Datar

Keliling adalah jumlah seluruh panjang sisi bangun datar.

Rumus Keliling:

  1. Persegi
    • K = 4 × sisi
  2. Persegi Panjang
    • K = 2 × (panjang + lebar)
  3. Jajar Genjang
    • K = 2 × (alas + sisi miring)
  4. Trapesium
    • K = jumlah semua sisi

C. Luas Bangun Datar

Luas adalah besar permukaan suatu bangun datar.

Rumus Luas:

  1. Persegi
    • L = sisi × sisi
  2. Persegi Panjang
    • L = panjang × lebar
  3. Jajar Genjang
    • L = alas × tinggi
  4. Trapesium
    • L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi

D. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1:

Sebuah persegi memiliki sisi 6 cm.

  • Keliling = 4 × 6 = 24 cm
  • Luas = 6 × 6 = 36 cm²

Contoh 2:

Persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm.

  • Keliling = 2 × (10 + 5) = 30 cm
  • Luas = 10 × 5 = 50 cm²

E. Latihan Soal

  1. Sebuah persegi memiliki sisi 8 cm. Hitung keliling dan luasnya!
  2. Persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 4 cm. Hitung kelilingnya!
  3. Jajar genjang memiliki alas 10 cm dan tinggi 6 cm. Hitung luasnya!
  4. Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 8 cm dan 12 cm serta tinggi 5 cm. Hitung luasnya!

F. Kegiatan Pembelajaran

  • Mengamati gambar bangun datar
  • Diskusi kelompok
  • Menghitung keliling dan luas dari benda di sekitar kelas
  • Presentasi hasil kerja

G. Penilaian

  • Pengetahuan: Tes tertulis
  • Keterampilan: Menghitung dan mempresentasikan hasil
  • Sikap: Kerja sama dan keaktifan
 
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.

Kamis, 23 April 2026

Materi Ajar IPAS Kelas 5 Saudah (Jumat 24 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. IPAS : Keragaman Budaya Nasional

Hari/Tanggal : Jumat / 24 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Murid diharapkan dapat menjelaskan keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


IPAS

A. Pengantar Materi

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, bahasa, pakaian, rumah adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Walaupun berbeda, kita tetap satu bangsa. Inilah yang disebut kebinekaan.


B. Pengertian Penting

1. Keragaman Budaya

Keragaman budaya adalah berbagai perbedaan budaya yang ada di masyarakat, seperti:

  • Bahasa daerah
  • Tarian tradisional
  • Rumah adat
  • Pakaian adat
  • Upacara adat

Contoh:

  • Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara
  • Rumah Gadang dari Sumatera Barat
  • Tari Kecak dari Bali

2. Kebinekaan

Kebinekaan berarti keberagaman. Indonesia memiliki semboyan:
Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Maknanya:

  • Kita harus saling menghargai perbedaan
  • Tidak membeda-bedakan suku, agama, atau budaya

3. Kearifan Lokal

Kearifan lokal adalah nilai-nilai baik yang berkembang dalam masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.

Contoh kearifan lokal:

  • Gotong royong
  • Musyawarah
  • Sopan santun
  • Menghormati orang tua
  • Menjaga lingkungan

C. Keragaman Budaya di Lingkungan Sekitar

Setiap daerah memiliki budaya khas. Misalnya di Sumatera Utara:

  • Tradisi adat Batak
  • Bahasa Batak
  • Upacara adat pernikahan Batak
  • Nilai kekeluargaan yang kuat

Nilai kearifan lokal yang bisa dipelajari:

  • Kebersamaan dalam keluarga
  • Menghormati leluhur
  • Gotong royong dalam acara adat

D. Hubungan Keragaman Budaya dengan Kebinekaan

Keragaman budaya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak perbedaan. Namun perbedaan ini justru memperkuat persatuan.

Contohnya:

  • Walaupun berbeda bahasa, kita tetap bisa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia
  • Walaupun berbeda adat, kita tetap saling menghormati

E. Sikap yang Harus Dikembangkan

Sebagai siswa, sikap yang perlu ditanamkan:

  • Menghargai perbedaan budaya
  • Tidak mengejek budaya lain
  • Mau belajar budaya daerah lain
  • Melestarikan budaya sendiri

F. Aktivitas Pembelajaran

1. Diskusi

  • Apa saja budaya yang ada di daerahmu?
  • Nilai kearifan lokal apa yang masih diterapkan?

2. Tugas Individu

Tuliskan:

  • 1 contoh budaya daerahmu
  • 1 nilai kearifan lokal dari budaya tersebut
  • Jelaskan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari

G. Penilaian Sederhana

Pilihan Ganda

  1. Bhinneka Tunggal Ika berarti …
    a. Sama semua
    b. Berbeda-beda tetapi tetap satu
    c. Hidup sendiri
    d. Tidak peduli
  2. Contoh kearifan lokal adalah …
    a. Bermain game
    b. Gotong royong
    c. Menonton TV
    d. Belanja

Uraian

  • Jelaskan hubungan antara keragaman budaya dan kebinekaan!

H. Penutup

Keragaman budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan memahami kearifan lokal, kita dapat hidup rukun dalam kebinekaan.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr wb
 
 
Refleksi :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, untuk mata pelajaran IPAS dari 26 peserta didik ada 4 peserta didik yang masih kesulitan menjelaskan salah satu tradisi nusantara dalam keragaman budaya nasional Indonesia. 
 

Rabu, 22 April 2026

Materi Ajar Seni Rupa, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Kamis 23 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. Seni Rupa : Menggambar Ragam Hias
2. Bahasa Indonesia : Kata Penghubung
3. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Kamis / 23 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat memahami teknik menggambar ragam hias

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat menggunakan kata hubung dengan tepat

TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Bahasa Indonesia
Kata penghubung (konjungsi) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau kalimat agar menjadi lebih jelas dan padu.

🧩 Jenis-Jenis Kata Penghubung

1. Kata Penghubung Penambahan

Digunakan untuk menambahkan informasi.

Contoh kata:

  • dan
  • serta

Contoh kalimat:

  • Ani membeli buku dan pensil.
  • Ibu memasak sayur serta ikan goreng.

2. Kata Penghubung Pilihan

Digunakan untuk menyatakan pilihan.

Contoh kata:

  • atau

Contoh kalimat:

  • Kamu mau teh atau kopi?
  • Pilih merah atau biru.

3. Kata Penghubung Pertentangan

Digunakan untuk menyatakan hal yang berlawanan.

Contoh kata:

  • tetapi
  • namun

Contoh kalimat:

  • Dia rajin belajar, tetapi nilainya belum bagus.
  • Hari ini panas, namun saya tetap berolahraga.

4. Kata Penghubung Sebab-Akibat

Digunakan untuk menjelaskan sebab atau akibat.

Contoh kata:

  • karena
  • sehingga

Contoh kalimat:

  • Saya tidak masuk sekolah karena sakit.
  • Dia belajar dengan giat sehingga lulus ujian.

5. Kata Penghubung Waktu

Digunakan untuk menjelaskan hubungan waktu.

Contoh kata:

  • ketika
  • setelah
  • sebelum

Contoh kalimat:

  • Saya mandi setelah bermain.
  • Sebelum tidur, saya membaca buku.

6. Kata Penghubung Tujuan

Digunakan untuk menyatakan tujuan.

Contoh kata:

  • agar
  • supaya

Contoh kalimat:

  • Belajar yang rajin agar pintar.
  • Saya menabung supaya bisa membeli sepeda.

Contoh Penggunaan dalam Paragraf

Setiap pagi, Rina bangun lebih awal dan membantu ibunya. Ia sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah. Rina belajar dengan rajin agar mendapatkan nilai bagus, sehingga ia menjadi juara kelas.


SENI RUPA

A. Pengertian Ragam Hias

Ragam hias adalah gambar atau bentuk hiasan yang digunakan untuk memperindah suatu benda. Ragam hias biasanya terinspirasi dari alam seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.


B. Jenis-Jenis Ragam Hias

  1. Ragam hias flora (tumbuhan)
    Contoh: bunga, daun, pohon
  2. Ragam hias fauna (hewan)
    Contoh: burung, ikan, kupu-kupu
  3. Ragam hias geometris
    Contoh: garis, lingkaran, segitiga, pola berulang
  4. Ragam hias figuratif (manusia)
    Contoh: bentuk manusia yang digayakan

C. Teknik Menggambar Ragam Hias

1. Teknik Meniru (Repetisi)

Menggambar dengan cara mengulang bentuk yang sama secara teratur.

Contoh:
Motif bunga yang digambar berulang-ulang dalam satu bidang.


2. Teknik Stilasi (Penggayaan)

Mengubah bentuk asli menjadi bentuk hias yang lebih sederhana atau unik tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Contoh:
Menggambar daun dengan bentuk yang lebih sederhana dan rapi.


3. Teknik Deformasi

Mengubah bentuk asli menjadi bentuk baru yang berbeda, tetapi masih terlihat asalnya.

Contoh:
Bentuk hewan yang dimodifikasi menjadi motif hias.


4. Teknik Kombinasi

Menggabungkan beberapa bentuk ragam hias menjadi satu kesatuan.

Contoh:
Menggabungkan motif bunga dan geometris dalam satu gambar.


D. Langkah-Langkah Menggambar Ragam Hias

  1. Menentukan jenis ragam hias (flora, fauna, dll.)
  2. Membuat sketsa gambar secara ringan
  3. Mengulang pola jika diperlukan
  4. Menebalkan garis gambar
  5. Memberi warna agar lebih indah

E. Alat dan Bahan

  • Pensil
  • Penghapus
  • Kertas gambar
  • Pensil warna / krayon / spidol

F. Contoh Kegiatan

Buatlah gambar ragam hias dengan tema tumbuhan menggunakan teknik repetisi pada kertas gambar, kemudian beri warna dengan rapi.


G. Latihan Soal

1. Sebutkan 3 jenis ragam hias!
2. Apa yang dimaksud dengan teknik stilasi?
3. Jelaskan langkah pertama dalam menggambar ragam hias!

 

Pendidikan Pancasila

A. Pengantar Materi

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.


B. Pengertian Penting

1. Masyarakat

Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota

Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:

  • Bupati (kabupaten)
  • Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:

  • Menyediakan layanan publik
  • Menjaga ketertiban
  • Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama

Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.


C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

  • Masyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
  • Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan

2. Pembangunan Fasilitas Umum

  • Pemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
  • Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut

3. Keamanan Lingkungan

  • Masyarakat melakukan ronda malam
  • Pemerintah menyediakan aparat keamanan

4. Kegiatan Sosial

  • Kerja bakti
  • Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Warga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
  • Masyarakat membayar pajak daerah
  • Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
  • Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja Sama

  • Lingkungan menjadi bersih dan sehat
  • Pembangunan berjalan lancar
  • Kehidupan masyarakat lebih aman
  • Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama

Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:

  • Sila ke-3: Persatuan Indonesia
  • Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu Dikembangkan

  • Mau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
  • Bertanggung jawab sebagai warga
  • Menghormati kebijakan pemerintah
  • Aktif memberikan saran dengan sopan

H. Aktivitas Pembelajaran

1. Diskusi Kelompok

Diskusikan:

  • Bentuk kerja sama apa yang pernah kamu lihat di lingkunganmu?
  • Apa peran masyarakat dan pemerintah?

2. Tugas Individu

Tuliskan:

  • 1 contoh kerja sama masyarakat dan pemerintah
  • Jelaskan manfaatnya

I. Penilaian Sederhana

Pilihan Ganda

  1. Kerja sama bertujuan untuk …
    a. Kepentingan pribadi
    b. Tujuan bersama
    c. Bermain
    d. Bertengkar
  2. Contoh kerja sama yang baik adalah …
    a. Tidak peduli lingkungan
    b. Ikut kerja bakti
    c. Merusak fasilitas umum
    d. Melanggar aturan

Uraian

  • Mengapa kerja sama antara masyarakat dan pemerintah penting?

J. Penutup

Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang harmonis. Dengan saling membantu, pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.


Refleksi :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, untuk mata pelajaran Seni rupa dari 26 peserta didik ada 2 peserta didik yang masih kesulitan dalam membuat gambar ragam hias figuratif.