Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Selasa, 28 April 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 29 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. Bahasa Indonesia : Pantun
2. Matematika : Keliling dan Luas Bangun Datar Gabungan

Hari/Tanggal : Rabu / 29 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat

TP Matematika : 

Murid diharapkan dapat menghitung Keliling dan Luas Bangun Datar Gabungan


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Bahasa Indonesia

A. Pengertian Pantun

Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.


B. Ciri-Ciri Pantun

  1. Terdiri dari 4 baris dalam satu bait.
  2. Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
  3. Baris ketiga dan keempat disebut isi.
  4. Bersajak a-b-a-b.
  5. Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.

C. Pantun Nasihat

Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.

Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.


D. Langkah-Langkah Membuat Pantun Nasihat

  1. Tentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
  2. Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
  3. Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
  4. Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
  5. Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.

E. Latihan

1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.

2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!


F. Penilaian

Penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Kesesuaian dengan ciri-ciri pantun
  • Kesesuaian tema nasihat
  • Kreativitas
  • Ketepatan rima

MATEMATIKA


A. Pengertian Bangun Datar Gabungan

Bangun datar gabungan adalah bangun yang terdiri dari dua atau lebih bangun datar sederhana, seperti persegi, persegi panjang, segitiga, atau lingkaran, yang digabung menjadi satu bentuk.

Contoh:

  • Persegi panjang yang disambung dengan setengah lingkaran
  • Gabungan dua persegi panjang
  • Persegi yang ditambah segitiga di atasnya

B. Keliling Bangun Datar Gabungan

Keliling adalah panjang seluruh sisi luar bangun.

Cara Menghitung Keliling:

  1. Perhatikan seluruh sisi luar bangun (abaikan sisi dalam yang tidak terlihat).
  2. Jumlahkan semua panjang sisi luar tersebut.

Contoh:

Sebuah bangun terdiri dari dua persegi panjang yang berdempetan.
Jika sisi luar masing-masing diketahui, maka:

Keliling = jumlah seluruh sisi terluar


C. Luas Bangun Datar Gabungan

Luas adalah ukuran besar permukaan suatu bangun.

Cara Menghitung Luas:

  1. Pisahkan bangun gabungan menjadi bangun-bangun sederhana.
  2. Hitung luas masing-masing bangun.
  3. Jumlahkan semua luas tersebut.

Rumus Dasar:

  • Persegi: sisi × sisi
  • Persegi panjang: panjang × lebar
  • Segitiga: ½ × alas × tinggi
  • Lingkaran: π × r²

D. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1:

Sebuah bangun terdiri dari:

  • Persegi panjang (panjang 10 cm, lebar 5 cm)
  • Segitiga di atasnya (alas 10 cm, tinggi 4 cm)

Ditanya: Luas bangun?

Jawab:

  • Luas persegi panjang = 10 × 5 = 50 cm²
  • Luas segitiga = ½ × 10 × 4 = 20 cm²
  • Total luas = 50 + 20 = 70 cm²

Contoh 2:

Hitung keliling bangun di atas jika semua sisi luar diketahui:

  • Sisi bawah: 10 cm
  • Sisi samping kiri dan kanan: masing-masing 5 cm
  • Sisi miring segitiga: masing-masing 6 cm

Keliling = 10 + 5 + 5 + 6 + 6 = 32 cm


E. Tips Penting

  • Selalu gambar ulang bangun jika perlu
  • Tandai bagian yang akan dihitung
  • Pastikan tidak menghitung sisi yang tersembunyi
  • Gunakan satuan yang sama

F. Latihan Soal

  1. Sebuah bangun terdiri dari dua persegi panjang:
    • Bangun 1: 8 cm × 4 cm
    • Bangun 2: 6 cm × 3 cm
      Hitung luas totalnya!
  2. Hitung keliling bangun gabungan yang memiliki sisi luar:
    8 cm, 4 cm, 6 cm, 3 cm, dan 5 cm
  3. Sebuah bangun terdiri dari persegi (sisi 6 cm) dan segitiga (alas 6 cm, tinggi 4 cm).
    Hitung luasnya!

G. Penutup

Dengan memahami cara memecah bangun menjadi bagian sederhana, siswa akan lebih mudah menghitung keliling dan luas bangun gabungan. Latihan secara rutin akan membantu meningkatkan pemahaman.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.

Senin, 27 April 2026

Materi Ajar Pendidikan Pancasila dan IPAS Kelas 5 Saudah (Selasa 28 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. IPAS : Keragaman Budaya Nasional
2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Selasa / 28 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Murid diharapkan dapat menjelaskan keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya.
 
TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


IPAS

A. Pengantar Materi

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, bahasa, pakaian, rumah adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Walaupun berbeda, kita tetap satu bangsa. Inilah yang disebut kebinekaan.


B. Pengertian Penting

1. Keragaman Budaya

Keragaman budaya adalah berbagai perbedaan budaya yang ada di masyarakat, seperti:

  • Bahasa daerah
  • Tarian tradisional
  • Rumah adat
  • Pakaian adat
  • Upacara adat

Contoh:

  • Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara
  • Rumah Gadang dari Sumatera Barat
  • Tari Kecak dari Bali

2. Kebinekaan

Kebinekaan berarti keberagaman. Indonesia memiliki semboyan:
Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Maknanya:

  • Kita harus saling menghargai perbedaan
  • Tidak membeda-bedakan suku, agama, atau budaya

3. Kearifan Lokal

Kearifan lokal adalah nilai-nilai baik yang berkembang dalam masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.

Contoh kearifan lokal:

  • Gotong royong
  • Musyawarah
  • Sopan santun
  • Menghormati orang tua
  • Menjaga lingkungan

C. Keragaman Budaya di Lingkungan Sekitar

Setiap daerah memiliki budaya khas. Misalnya di Sumatera Utara:

  • Tradisi adat Batak
  • Bahasa Batak
  • Upacara adat pernikahan Batak
  • Nilai kekeluargaan yang kuat

Nilai kearifan lokal yang bisa dipelajari:

  • Kebersamaan dalam keluarga
  • Menghormati leluhur
  • Gotong royong dalam acara adat

D. Hubungan Keragaman Budaya dengan Kebinekaan

Keragaman budaya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak perbedaan. Namun perbedaan ini justru memperkuat persatuan.

Contohnya:

  • Walaupun berbeda bahasa, kita tetap bisa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia
  • Walaupun berbeda adat, kita tetap saling menghormati

E. Sikap yang Harus Dikembangkan

Sebagai siswa, sikap yang perlu ditanamkan:

  • Menghargai perbedaan budaya
  • Tidak mengejek budaya lain
  • Mau belajar budaya daerah lain
  • Melestarikan budaya sendiri

F. Aktivitas Pembelajaran

1. Diskusi

  • Apa saja budaya yang ada di daerahmu?
  • Nilai kearifan lokal apa yang masih diterapkan?

2. Tugas Individu

Tuliskan:

  • 1 contoh budaya daerahmu
  • 1 nilai kearifan lokal dari budaya tersebut
  • Jelaskan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari

G. Penilaian Sederhana

Pilihan Ganda

  1. Bhinneka Tunggal Ika berarti …
    a. Sama semua
    b. Berbeda-beda tetapi tetap satu
    c. Hidup sendiri
    d. Tidak peduli
  2. Contoh kearifan lokal adalah …
    a. Bermain game
    b. Gotong royong
    c. Menonton TV
    d. Belanja

Uraian

  • Jelaskan hubungan antara keragaman budaya dan kebinekaan!

H. Penutup

Keragaman budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan memahami kearifan lokal, kita dapat hidup rukun dalam kebinekaan.

 

Pendidikan Pancasila

A. Pengantar Materi

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.


B. Pengertian Penting

1. Masyarakat

Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota

Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:

  • Bupati (kabupaten)
  • Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:

  • Menyediakan layanan publik
  • Menjaga ketertiban
  • Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama

Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.


C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

  • Masyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
  • Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan

2. Pembangunan Fasilitas Umum

  • Pemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
  • Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut

3. Keamanan Lingkungan

  • Masyarakat melakukan ronda malam
  • Pemerintah menyediakan aparat keamanan

4. Kegiatan Sosial

  • Kerja bakti
  • Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Warga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
  • Masyarakat membayar pajak daerah
  • Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
  • Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja Sama

  • Lingkungan menjadi bersih dan sehat
  • Pembangunan berjalan lancar
  • Kehidupan masyarakat lebih aman
  • Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama

Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:

  • Sila ke-3: Persatuan Indonesia
  • Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu Dikembangkan

  • Mau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
  • Bertanggung jawab sebagai warga
  • Menghormati kebijakan pemerintah
  • Aktif memberikan saran dengan sopan

H. Aktivitas Pembelajaran

1. Diskusi Kelompok

Diskusikan:

  • Bentuk kerja sama apa yang pernah kamu lihat di lingkunganmu?
  • Apa peran masyarakat dan pemerintah?

2. Tugas Individu

Tuliskan:

  • 1 contoh kerja sama masyarakat dan pemerintah
  • Jelaskan manfaatnya

I. Penilaian Sederhana

Pilihan Ganda

  1. Kerja sama bertujuan untuk …
    a. Kepentingan pribadi
    b. Tujuan bersama
    c. Bermain
    d. Bertengkar
  2. Contoh kerja sama yang baik adalah …
    a. Tidak peduli lingkungan
    b. Ikut kerja bakti
    c. Merusak fasilitas umum
    d. Melanggar aturan

Uraian

  • Mengapa kerja sama antara masyarakat dan pemerintah penting?

J. Penutup

Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang harmonis. Dengan saling membantu, pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.
 
 
Refleksi :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dari 26 peserta didik ada 2 peserta didik yang sulit menyebutkan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah. 

Minggu, 26 April 2026

Materi Ajar Seni Rupa, Bahasa Indonesia dan Matematika Kelas 5 Saudah (Senin 27 April 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. Seni Rupa : Karya Seni dari Bahan Daur Ulang
2. Bahasa Indonesia : Pantun
3. Matematika : Keliling dan Luas Segi Empat

Hari/Tanggal : Senin / 27 April 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat

TP Matematika : 

Murid diharapkan dapat menghitung Keliling dan Luas Segi Empat


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Bahasa Indonesia

A. Pengertian Pantun

Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.


B. Ciri-Ciri Pantun

  1. Terdiri dari 4 baris dalam satu bait.
  2. Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
  3. Baris ketiga dan keempat disebut isi.
  4. Bersajak a-b-a-b.
  5. Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.

C. Pantun Nasihat

Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.

Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.


D. Langkah-Langkah Membuat Pantun Nasihat

  1. Tentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
  2. Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
  3. Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
  4. Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
  5. Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.

E. Latihan

1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.

2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!


F. Penilaian

Penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Kesesuaian dengan ciri-ciri pantun
  • Kesesuaian tema nasihat
  • Kreativitas
  • Ketepatan rima

SENI RUPA

A. Pengertian Limbah

Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.


B. Jenis-Jenis Limbah

Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik

Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.

Contoh:

  • Daun kering
  • Kulit buah
  • Sisa makanan

2. Limbah Anorganik

Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.

Contoh:

  • Plastik
  • Kaleng
  • Botol kaca

3. Limbah Keras

Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.

Contoh:

  • Kayu bekas
  • Botol kaca
  • Kaleng

4. Limbah Lunak

Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.

Contoh:

  • Kertas bekas
  • Kardus
  • Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa

Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti:

  • Kolase dari kertas bekas
  • Hiasan dari botol plastik
  • Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:

  • Mengurangi sampah
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan

Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:

  • Membuat tempat pensil dari botol bekas
  • Membuat kolase dari kertas majalah bekas

E. Latihan

1. Pilihan Ganda
Limbah yang mudah terurai disebut …
a. Limbah keras
b. Limbah organik
c. Limbah anorganik
d. Limbah berbahaya

2. Uraian
Sebutkan 3 contoh limbah anorganik di lingkungan sekitarmu!


F. Penilaian

Penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Pemahaman pengertian limbah
  • Kemampuan mengelompokkan jenis limbah
  • Keaktifan dalam kegiatan
  • Kreativitas dalam memanfaatkan limbah


MATEMATIKA

A. Pengertian Bangun Datar Segi Empat

Bangun datar segi empat adalah bangun datar yang memiliki empat sisi dan empat sudut.

Contoh:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Jajar genjang
  • Trapesium 
  • Belah ketupat
  • Layang-layang 

B. Keliling Bangun Datar

Keliling adalah jumlah seluruh panjang sisi bangun datar.

Rumus Keliling:

  1. Persegi
    • K = 4 × sisi
  2. Persegi Panjang
    • K = 2 × (panjang + lebar)
  3. Jajar Genjang
    • K = 2 × (alas + sisi miring)
  4. Trapesium
    • K = jumlah semua sisi

C. Luas Bangun Datar

Luas adalah besar permukaan suatu bangun datar.

Rumus Luas:

  1. Persegi
    • L = sisi × sisi
  2. Persegi Panjang
    • L = panjang × lebar
  3. Jajar Genjang
    • L = alas × tinggi
  4. Trapesium
    • L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi

D. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1:

Sebuah persegi memiliki sisi 6 cm.

  • Keliling = 4 × 6 = 24 cm
  • Luas = 6 × 6 = 36 cm²

Contoh 2:

Persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm.

  • Keliling = 2 × (10 + 5) = 30 cm
  • Luas = 10 × 5 = 50 cm²

E. Latihan Soal

  1. Sebuah persegi memiliki sisi 8 cm. Hitung keliling dan luasnya!
  2. Persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 4 cm. Hitung kelilingnya!
  3. Jajar genjang memiliki alas 10 cm dan tinggi 6 cm. Hitung luasnya!
  4. Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 8 cm dan 12 cm serta tinggi 5 cm. Hitung luasnya!

F. Kegiatan Pembelajaran

  • Mengamati gambar bangun datar
  • Diskusi kelompok
  • Menghitung keliling dan luas dari benda di sekitar kelas
  • Presentasi hasil kerja

G. Penilaian

  • Pengetahuan: Tes tertulis
  • Keterampilan: Menghitung dan mempresentasikan hasil
  • Sikap: Kerja sama dan keaktifan
 
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.
 
 
Refleksi :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, untuk mata pelajaran Matematika dari 26 peserta didik ada 4 peserta didik yang masih kesulitan menghitung luas dan keliling jajar genjang serta luas dan keliling trapesium.