Welcome To My Blogger

Jumat, 09 Oktober 2026

STS Hari Ke-2 Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Jumat 09 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Kisi-Kisi Sumatif Tengah Semester Ganjil

Kelas V Sekolah Dasar · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama GuruDwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅
Hari / TanggalJumat / 09 Oktober 2026
🎒
Fase / KelasC / 5
📝
KegiatanSumatif Tengah Semester (STS) Ganjil
Mata PelajaranPendidikan Pancasila

📖 Kisi-Kisi STS Semester Ganjil

Pendidikan Pancasila · Kelas 5 · Fase C
🤲 Sapaan Ibu Guru

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi, anak Sholeh Sholehah! Bagaimana kabarnya hari ini?

Hari ini kita memulai Sumatif Tengah Semester (STS) yang akan berlangsung selama 1 minggu ke depan. ✨ Yuk, jadikan pekan ini pekan yang seru untuk menunjukkan hasil belajar kalian!

Ibu guru berharap anak Sholeh Sholehah selalu menjaga kesehatan dan belajar dengan giat, supaya memperoleh hasil yang memuaskan, aamiin. 🤲

📚 Kisi-Kisi STS Pendidikan Pancasila
NoTujuan PembelajaranPGIsianEsai
1Memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila1, 2, 3, 10, 13, 14, 15, 16, 25, 26, 271, 2, 31, 2
2Meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkannya di lingkungan masyarakat4, 9, 17, 18, 28, 294, 53
3Menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh5, 6, 7, 11, 19, 20, 21, 30, 31, 326, 7, 84
4Menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara8, 12, 22, 23, 24, 33, 34, 359, 105

Tingkat kesukaran naik: mudah → sedang → sukar. Bacalah soal dengan tenang, ya! 💪

✏️ A. Pilihan Ganda (35 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

Mudah (1-12)
  1. Badan yang bertugas menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia adalah ....
    A. PPKIB. KNIPC. BPUPKID. MPR
  2. Ketua BPUPKI adalah ....
    A. dr. K.R.T. Radjiman WedyodiningratB. Ir. SoekarnoC. Drs. Moh. HattaD. Mr. Muhammad Yamin
  3. Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal ....
    A. 17 AgustusB. 18 AgustusC. 1 OktoberD. 1 Juni
  4. Para perumus Pancasila menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara ....
    A. memaksakan pendapat masing-masingB. bermusyawarah untuk mencapai mufakatC. meninggalkan ruang sidangD. menunjuk satu orang untuk memutuskan sendiri
  5. Lambang sila pertama Pancasila adalah ....
    A. rantaiB. bintangC. pohon beringinD. kepala banteng
  6. Sila ketiga Pancasila berbunyi ....
    A. Ketuhanan Yang Maha EsaB. Kemanusiaan yang adil dan beradabC. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaD. Persatuan Indonesia
  7. Sila kedua Pancasila berlambang ....
    A. rantaiB. bintangC. pohon beringinD. padi dan kapas
  8. Pancasila sebagai dasar negara artinya Pancasila menjadi ....
    A. hiasan di dinding kantor pemerintahB. lagu wajib pada upacara benderaC. landasan dalam mengatur penyelenggaraan negaraD. nama gedung pemerintahan
  9. Saat teman berbeda pendapat dalam kerja kelompok, sikap yang sesuai dengan teladan perumus Pancasila adalah ....
    A. mengejek pendapat temanB. marah dan memaksakan pendapat sendiriC. meninggalkan kelompokD. mendengarkan dengan baik dan menghargai pendapatnya
  10. Tokoh yang mengemukakan lima dasar negara dan menamainya Pancasila pada 1 Juni 1945 adalah ....
    A. Mr. Muhammad YaminB. Ir. SoekarnoC. Prof. Dr. SoepomoD. Drs. Moh. Hatta
  11. Lambang sila keempat Pancasila adalah ....
    A. pohon beringinB. padi dan kapasC. kepala bantengD. bintang
  12. Pancasila sebagai pandangan hidup artinya Pancasila menjadi ....
    A. pedoman dalam bersikap dan berperilaku sehari-hariB. hanya dihafalkan pada hari tertentuC. aturan khusus untuk para pejabatD. tulisan di buku sejarah
Sedang (13-24)
  1. Panitia Sembilan dibentuk pada tanggal ....
    A. 22 Juni 1945B. 1 Juni 1945C. 17 Agustus 1945D. 18 Agustus 1945
  2. Rumusan dasar negara hasil kerja Panitia Sembilan dikenal dengan nama ....
    A. Teks ProklamasiB. Sumpah PemudaC. Piagam JakartaD. Dekrit Presiden
  3. PPKI mengesahkan Pancasila sebagai dasar negara pada tanggal ....
    A. 22 Juni 1945B. 18 Agustus 1945C. 1 Juni 1945D. 17 Agustus 1945
  4. Ketua PPKI adalah ....
    A. dr. K.R.T. Radjiman WedyodiningratB. Mr. Muhammad YaminC. Prof. Dr. SoepomoD. Ir. Soekarno
  5. Para perumus Pancasila mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi. Contoh penerapannya di sekolah adalah ....
    A. memilih tugas yang paling mudah sajaB. pulang lebih awal agar tidak piketC. ikut kerja bakti membersihkan kelas bersama-samaD. membiarkan teman membersihkan kelas sendirian
  6. Pada 18 Agustus 1945, sila pertama diubah demi persatuan bangsa. Hal ini menunjukkan para tokoh lebih mengutamakan ....
    A. persatuan bangsaB. kepentingan golongan tertentuC. kepentingan pribadiD. keinginan tokoh tertentu
  7. Beribadah dengan tenang dan saling menghormati agama lain sesuai dengan sila ke- ....
    A. 3B. 4C. 5D. 1
  8. Memilih ketua kelas melalui musyawarah sesuai dengan sila ke- ....
    A. 1B. 4C. 2D. 5
  9. Membantu teman yang terkena musibah sesuai dengan sila ke- ....
    A. 1B. 3C. 5D. 2
  10. Pancasila sebagai ideologi bangsa artinya Pancasila menjadi ....
    A. daftar nama pahlawan nasionalB. cita-cita bersama yang mempersatukan bangsaC. aturan lalu lintas di jalan rayaD. hukuman bagi pelanggar aturan
  11. Pancasila disebut dasar negara karena menjadi sumber dari ....
    A. semua peraturan perundang-undangan di IndonesiaB. semua kegiatan olahragaC. semua jenis makanan daerahD. semua lagu daerah
  12. Contoh sikap yang menunjukkan Pancasila sebagai pandangan hidup adalah ....
    A. menghafal sila hanya saat upacaraB. berbuat baik hanya jika disuruh guruC. selalu jujur dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hariD. menaati aturan hanya saat diawasi
Sukar (25-35)
  1. Urutan peristiwa sejarah kelahiran Pancasila dari yang paling awal adalah ....
    A. Panitia Sembilan → Sidang pertama BPUPKI → Sidang PPKI → Proklamasi KemerdekaanB. Sidang pertama BPUPKI → Panitia Sembilan → Proklamasi Kemerdekaan → Sidang PPKIC. Proklamasi Kemerdekaan → Sidang pertama BPUPKI → Panitia Sembilan → Sidang PPKID. Sidang pertama BPUPKI → Sidang PPKI → Panitia Sembilan → Proklamasi Kemerdekaan
  2. Tokoh yang berpidato tentang dasar negara pada 29 Mei, 31 Mei, dan 1 Juni 1945 secara berurutan adalah ....
    A. Soekarno, Soepomo, Muhammad YaminB. Soepomo, Muhammad Yamin, SoekarnoC. Muhammad Yamin, Soekarno, SoepomoD. Muhammad Yamin, Soepomo, Soekarno
  3. Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila karena pada tanggal itu ....
    A. Indonesia memproklamasikan kemerdekaanB. UUD 1945 disahkan oleh PPKIC. Ir. Soekarno mengemukakan lima dasar negara dan menamainya PancasilaD. Panitia Sembilan menyusun Piagam Jakarta
  4. Usul Dito tidak dipilih dalam musyawarah kelas. Sikap yang sesuai teladan perumus Pancasila adalah ....
    A. menerima dengan lapang dada dan mendukung hasil musyawarahB. kecewa dan tidak mau melaksanakan keputusanC. memaksa agar usulnya dilaksanakanD. membuat kelompok sendiri yang menolak bergabung
  5. Warga RT berbeda pendapat tentang jenis lomba 17 Agustus. Sikap yang meneladani perumus Pancasila adalah ....
    A. menuruti kemauan satu orang sajaB. tidak ikut serta karena usulnya ditolakC. bermusyawarah dan menerima keputusan bersamaD. membuat lomba sendiri-sendiri
  6. Pancasila disebut satu kesatuan yang utuh artinya ....
    A. sila-sila saling berkaitan, saling menjiwai, dan tidak dapat dipisahkanB. boleh memilih satu sila saja untuk diamalkanC. setiap sila berdiri sendiri-sendiriD. hanya sila pertama yang perlu diamalkan
  7. Bangsa Indonesia terdiri atas banyak suku, bahasa, dan budaya, tetapi tetap bersatu. Hal ini mencerminkan sila ke- ....
    A. 1B. 3C. 5D. 4
  8. Dewi berbagi bekal dengan temannya yang tidak membawa bekal. Sikap ini mencerminkan sila kedua dan kelima, yang menunjukkan bahwa ....
    A. satu perbuatan hanya boleh mengamalkan satu silaB. sila kedua dan sila kelima tidak berkaitanC. pengamalan sila hanya dilakukan oleh orang dewasaD. sila-sila Pancasila saling berhubungan dalam pengamalannya
  9. Contoh Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan bernegara adalah ....
    A. pembuatan aturan yang hanya menguntungkan satu golonganB. pembuatan undang-undang yang bersumber dari nilai-nilai PancasilaC. pembuatan aturan sesuai keinginan pejabatD. pembuatan aturan yang meniru bangsa lain tanpa pertimbangan
  10. Jika bangsa Indonesia tidak berpegang pada Pancasila sebagai ideologi, yang dapat terjadi adalah ....
    A. semua perbedaan hilang dengan sendirinyaB. rakyat sejahtera tanpa berusahaC. bangsa mudah terpecah karena perbedaanD. negara tidak membutuhkan aturan
  11. Pernyataan yang tepat tentang fungsi Pancasila adalah ....
    A. Pancasila hanya berfungsi sebagai dasar negaraB. Pancasila hanya berlaku bagi pemerintahC. Pancasila hanya berlaku pada hari besar nasionalD. Pancasila menjadi sumber hukum, pedoman hidup, sekaligus cita-cita bersama bangsa
🖊️ B. Isian Singkat (10 Soal)

Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Tokoh yang berpidato tentang dasar negara pada 1 Juni 1945 adalah Ir. ....
  2. Sidang kedua BPUPKI berlangsung pada bulan .... 1945.
  3. Rumusan dasar negara dari Panitia Sembilan pada 22 Juni 1945 disebut Piagam ....
  4. Mengambil keputusan bersama dengan cara berdiskusi disebut ....
  5. Sikap menghargai perbedaan pendapat disebut sikap ....
  6. Lambang sila kelima Pancasila adalah .... dan kapas.
  7. Sila keempat berbunyi "...... yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan."
  8. Lambang sila ketiga Pancasila adalah pohon ....
  9. Pancasila sebagai .... negara artinya menjadi sumber dari semua peraturan di Indonesia.
  10. Pancasila sebagai .... hidup artinya menjadi pedoman perilaku sehari-hari.
📖 C. Esai (5 Soal)

Jawablah dengan kalimat yang jelas dan lengkap!

  1. Urutkan empat peristiwa berikut: Proklamasi Kemerdekaan, Sidang pertama BPUPKI, Sidang PPKI, dan Panitia Sembilan. Lalu jelaskan apa yang terjadi pada 1 Juni 1945!
  2. Sebutkan dua hasil penting Sidang PPKI pada 18 Agustus 1945!
  3. Sebutkan tiga sikap teladan para perumus Pancasila, lalu berikan contoh penerapannya di lingkungan sekitarmu!
  4. Pilih dua sila Pancasila, lalu jelaskan hubungan keduanya dan berikan satu contoh perbuatan yang mengamalkan keduanya!
  5. Jelaskan dengan bahasamu sendiri arti Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa, beserta satu contoh untuk masing-masing!
🔑 Kunci Jawaban
Klik untuk membuka / menutup kunci jawaban

🌟 Pesan Ibu Guru

Jangan lupa shalat 5 waktu dan selalu murojaah ya, Nak. Belajar dengan tenang, berdoa dengan tulus, dan kerjakan dengan jujur. Good Luck! 🩷

🌟📚🤲

Semangat terus, anak Sholeh Sholehah!

Setiap soal adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajarmu. Tetap tenang, teliti, dan percaya diri, ya! Allah menyayangi anak-anak yang rajin belajar dan jujur. Kamu pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kamis, 08 Oktober 2026

STS Hari Ke-1 TIK dan Bahasa Arab Kelas 5 Saudah (Kamis 08 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Kisi-Kisi Sumatif Tengah Semester Ganjil

Kelas V Sekolah Dasar · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama GuruDwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅
Hari / TanggalKamis, 08 Oktober 2026
🎒
Fase / KelasC / 5
📝
KegiatanSumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

📖 Kisi-Kisi STS Semester Ganjil

TIK · Bahasa Arab
🤲 Sapaan Ibu Guru

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi, anak Sholeh Sholehah! Bagaimana kabarnya hari ini?

Hari ini kita memulai Sumatif Tengah Semester (STS) yang akan berlangsung selama 1 minggu ke depan. ✨ Yuk, jadikan pekan ini pekan yang seru untuk menunjukkan hasil belajar kalian!

Ibu guru berharap anak Sholeh Sholehah selalu menjaga kesehatan dan belajar dengan giat, supaya memperoleh hasil yang memuaskan, aamiin. 🤲

📚 Kisi-Kisi STS

💻 Kisi-Kisi STS TIK

Pelajari materi TIK melalui tautan berikut ini ya!

👉 Buka Kisi-Kisi TIK

🕌 Kisi-Kisi STS Bahasa Arab

Ayo siapkan diri untuk Bahasa Arab dengan membuka tautan berikut!

👉 Buka Kisi-Kisi Bahasa Arab
🌟 Pesan Ibu Guru

Jangan lupa shalat 5 waktu dan selalu murojaah ya, Nak. Belajar dengan tenang, berdoa dengan tulus, dan kerjakan dengan jujur. Good Luck! 🩷

🌟📚🤲

Semangat terus, anak Sholeh Sholehah!

Setiap soal adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajarmu. Tetap tenang, teliti, dan percaya diri, ya! Allah menyayangi anak-anak yang rajin belajar dan jujur. Kamu pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rabu, 07 Oktober 2026

Materi Ajar Matematika Kelas 5 Saudah (Rabu 07 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅
Hari / Tanggal
Rabu, 07 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
📚
Mata Pelajaran
Matematika
💡
Materi
Pecahan: Membandingkan & Mengurutkan Pecahan (termasuk Pecahan Campuran)
⭐
Pertemuan Ke
19
🤲 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu pecahan. Sama seperti rezeki yang Allah bagikan secara adil kepada setiap makhluk sesuai bagiannya masing-masing, dalam pecahan kita juga belajar tentang "bagian" dari suatu keseluruhan, lalu membandingkan mana yang lebih besar atau lebih kecil. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

🔢 Mengenal Pecahan: Membandingkan & Mengurutkan Pecahan Campuran

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid menunjukkan pemahaman bilangan (number sense) yang semakin luas: mereka mampu membandingkan dan mengurutkan berbagai bentuk pecahan, termasuk pecahan campuran, memahami hubungan antar pecahan melalui penyamaan penyebut, serta menggunakan pemahaman ini untuk menyelesaikan operasi hitung dan masalah sehari-hari yang melibatkan pecahan.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran.

Rincian kegiatan dan kategorinya:

MindfulMengerjakan 5 soal review KPK & FPB di awal pembelajaran untuk melatih fokus dan kesiapan belajar.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang perbandingan pecahan agar konsep lebih mudah dan menyenangkan untuk dipahami.

MeaningfulBerdiskusi mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa menggunakan benda konkret (misalnya potongan kue atau kertas lipat) agar konsep terasa nyata.

MindfulBerlatih menyamakan penyebut dan membandingkan pecahan dengan simbol >, <, = secara teliti dan bertahap.

JoyfulBermain "Kartu Urutan Pecahan" berkelompok untuk berlatih mengurutkan pecahan sambil bergerak dan berdiskusi.

MeaningfulMengerjakan asesmen formatif secara mandiri sebagai bentuk refleksi pemahaman diri terhadap materi hari ini.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas kembali konsep KPK dan FPB sebagai bekal memahami penyamaan penyebut pecahan.
  2. Murid dapat memahami konsep pecahan melalui tayangan video pembelajaran secara mandiri.
  3. Murid dapat mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa dan sebaliknya melalui diskusi kelompok.
  4. Murid dapat menyamakan penyebut dua pecahan atau lebih dengan tepat.
  5. Murid dapat membandingkan dua pecahan menggunakan simbol >, <, atau = melalui permainan kartu pecahan.
  6. Murid dapat mengurutkan sekumpulan pecahan dari yang terkecil ke terbesar (atau sebaliknya) secara mandiri melalui asesmen formatif.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) – dipilih karena materi membandingkan dan mengurutkan pecahan lebih mudah dipahami murid ketika dihadapkan pada masalah kontekstual sehari-hari (misalnya membandingkan panjang tali atau berat bahan makanan).
Metode: tanya jawab, diskusi kelompok, permainan edukatif (kartu pecahan), dan latihan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk ke materi baru, ayo kita kerjakan dulu soal-soal berikut untuk mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya, yaitu KPK dan FPB.

  1. Tentukan KPK dari 4 dan 6.
  2. Tentukan FPB dari 12 dan 18.
  3. Berapakah KPK dari 8 dan 12?
  4. Berapakah FPB dari 24 dan 36?
  5. Bu Rina memiliki 15 apel dan 20 jeruk. Ia ingin membagi buah tersebut ke beberapa keranjang sama banyak tanpa sisa. Berapa jumlah keranjang paling banyak yang bisa dibuat Bu Rina?
🔑 Lihat Kunci Jawaban
🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton dua video pembelajaran berikut ini sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video 1: Membandingkan Pecahan

🔗 Buka video di YouTube: Membandingkan Pecahan

🎥 Video 2: Mengurutkan Pecahan

🔗 Buka video di YouTube: Mengurutkan Pecahan

Setelah menonton video, mari kita pelajari bersama empat hal penting tentang pecahan hari ini.

1️⃣ Mengubah Pecahan Campuran ↔ Pecahan Biasa

Pecahan campuran adalah gabungan bilangan bulat dan pecahan, misalnya 2 ¾. Untuk mengubahnya menjadi pecahan biasa: kalikan bilangan bulat dengan penyebut, lalu tambahkan pembilang, dan letakkan hasilnya di atas penyebut yang sama.

Contoh: 2 ¾ → (2 × 4) + 3 = 11, sehingga 2 ¾ = 11/4.
Sebaliknya, 11/4 → 11 ÷ 4 = 2 sisa 3, sehingga 11/4 = 2 ¾.

2️⃣ Menyamakan Penyebut Dua Pecahan atau Lebih

Agar dua pecahan bisa dibandingkan, penyebutnya harus sama. Caranya, cari KPK dari kedua penyebut, lalu kalikan pembilang dan penyebut masing-masing pecahan dengan bilangan yang sesuai.

Contoh: bandingkan 1/4 dan 1/6. KPK dari 4 dan 6 adalah 12.
1/4 = 3/12, dan 1/6 = 2/12.

3️⃣ Membandingkan Dua Pecahan dengan Simbol >, <, =

Setelah penyebutnya sama, kita cukup membandingkan pembilangnya. Pembilang yang lebih besar menunjukkan pecahan yang lebih besar. Untuk pecahan campuran, bandingkan dulu bilangan bulatnya, baru bandingkan pecahannya jika bilangan bulatnya sama.

Contoh: 3/12 < 2/12? Salah, karena 3 > 2, maka 3/12 > 2/12, artinya 1/4 > 1/6.

4️⃣ Mengurutkan Sekumpulan Pecahan

Untuk mengurutkan beberapa pecahan sekaligus (termasuk pecahan campuran), samakan dulu semua penyebutnya, lalu bandingkan pembilangnya satu per satu untuk menentukan urutan dari yang terkecil ke terbesar (atau sebaliknya).

Contoh: urutkan 1/2, 2/3, 1/4. Samakan penyebut menjadi 12: 6/12, 8/12, 3/12.
Urutan dari terkecil: 1/4, 1/2, 2/3.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu tentang materi hari ini!

A. Pilihan Ganda

  1. Bentuk pecahan biasa dari 2 ⅓ adalah …
    A. 7/3   B. 5/3   C. 6/3   D. 8/3
  2. Jika penyebut pecahan 3/4 disamakan menjadi 12, maka hasilnya adalah …
    A. 6/12   B. 9/12   C. 8/12   D. 10/12
  3. Pernyataan yang benar di bawah ini adalah …
    A. 3/5 > 4/5   B. 2/3 < 1/3   C. 5/8 < 3/4   D. 7/10 > 3/4
  4. Urutan pecahan 1 ½, ¾, 1 ¼ dari yang terkecil ke terbesar adalah …
    A. 1 ¼, ¾, 1 ½   B. 1 ½, 1 ¼, ¾   C. ¾, 1 ½, 1 ¼   D. ¾, 1 ¼, 1 ½
  5. Kakak memiliki tali sepanjang 2 3/5 meter, sedangkan adik memiliki tali sepanjang 2 5/8 meter. Pernyataan yang benar adalah …
    A. Tali adik lebih panjang, karena 2 5/8 > 2 3/5   B. Tali kakak lebih panjang, karena 2 3/5 > 2 5/8   C. Kedua tali sama panjang   D. Tidak dapat dibandingkan

B. Isian Singkat

  1. Ubahlah pecahan campuran 3 ⅖ menjadi pecahan biasa = …
  2. Samakan penyebut pecahan 1/4 dan 1/6 menjadi penyebut yang sama, yaitu … dan …
  3. Susunlah pecahan berikut dari yang terbesar ke terkecil: 2/5, 1/2, 3/10 → …

C. Esai

  1. Ibu membeli 2 ¾ kg gula dan 1 ⅚ kg tepung terigu. Bandingkan kedua pecahan tersebut menggunakan simbol >, <, atau =. Jelaskan langkah-langkahmu menyamakan penyebut sebelum membandingkan!
  2. Tiga anak membawa botol air dengan isi masing-masing: Dimas 1 ⅓ liter, Sinta 1 ¼ liter, dan Rafi 1 5/12 liter. Urutkan isi botol dari yang paling sedikit ke paling banyak, lengkap dengan cara penyelesaiannya!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa (dan sebaliknya) dengan cara yang mudah diingat. Untuk membandingkan dan mengurutkan pecahan, kunci utamanya adalah menyamakan penyebut terlebih dahulu, baru kemudian membandingkan pembilangnya menggunakan simbol >, <, atau =. Sama seperti Allah yang membagi rezeki secara adil dan tepat kepada setiap makhluk-Nya, kita pun perlu teliti dan adil dalam membagi serta membandingkan pecahan agar hasilnya tepat.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar pecahan hari ini? Yuk, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
🙂
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😢
Sedih
📝 Catatan Refleksi Guru

Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih kesulitan menentukan KPK dengan cepat, sehingga proses menyamakan penyebut menjadi lambat.
  • Murid cenderung tertukar antara membandingkan penyebut dan membandingkan pembilang.
  • Waktu diskusi kelompok kadang kurang karena murid asyik bermain kartu pecahan.

Tindak Lanjut

  • Memberikan tabel kelipatan sebagai alat bantu visual bagi murid yang masih lambat menentukan KPK.
  • Mengulang penjelasan dengan analogi sederhana (misalnya potongan pizza) agar konsep pembilang dan penyebut lebih mudah dipahami.
  • Menambah waktu permainan kelompok pada pertemuan berikutnya dengan pengaturan waktu (timer) yang lebih jelas.
🌟📚🤲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sama seperti pecahan yang harus disamakan penyebutnya agar bisa dibandingkan dengan tepat, teruslah menyamakan niat belajar dan ibadahmu setiap hari agar semakin baik. Jangan pernah bosan berlatih matematika, dan jangan lupa jaga shalat lima waktu, ya! Allah menyayangi anak-anak yang rajin belajar dan rajin beribadah. Tetap semangat, kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.