Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Kamis, 12 Februari 2026

Materi Ajar IPAS Kelas 5 Saudah (Jumat 13 Februari 2026)

Hari / Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026

Fase / Kelas : C / 5 Saudah

Muatan Pelajaran

1. IPAS : Indonesiaku Kaya Raya                                                             

Capaian  Pembelajaran IPAS

Elemen Pemahaman IPAS:

 Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat  Mengidentifikasi persebaran SDA di indonesia melalui peta 
   
 IPAS
Sumber Daya Alam Indonesia



  sumber daya alam (SDA) Indonesia yang melimpah, mencakup hasil tambang (minyak, emas, nikel), hayati, dan perikanan, serta pentingnya pelestarian lingkungan. Kekayaan ini mencakup hutan, laut, dan tambang yang perlu dikelola secara bijak. 
Berikut adalah poin-poin penting mengenai "Indonesiaku Kaya Alamnya":
  • Potensi SDA Indonesia: Indonesia dikenal memiliki kekayaan alam luar biasa, termasuk pertambangan (batu bara, gas, emas, tembaga), hasil hutan, dan laut.
  • Jenis-Jenis SDA:
    • SDA Hayati: Hasil dari makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan.
    • SDA Non-Hayati: Hasil tambang dan bahan galian.
  • Pemanfaatan: SDA digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan ekspor.
  • Pentingnya Kelestarian: Eksploitasi berlebihan dapat merusak lingkungan (banjir, tanah longsor, kepunahan spesies).
  • Upaya Pelestarian: Melakukan reboisasi, mengelola limbah tambang, menjaga habitat, dan menghindari perburuan liar. 
  soal Latihan 
  
    1. Indonesia memiliki letak geologis yang unik, yaitu berada di titik pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Hal ini menyebabkan persebaran hasil tambang di Indonesia tidak merata, namun melimpah. Analisis dampak positif utama dari letak geologis tersebut bagi perekonomian Indonesia adalah...
      a. Memiliki iklim tropis yang tanahnya subur untuk pertanian.
      b. Kaya akan sumber daya alam hayati seperti hutan bakau.
      c. Menjadi pusat persebaran berbagai jenis bahan tambang seperti timah, nikel, dan emas.
      d. Memiliki curah hujan tinggi yang mencegah kekeringan.
    2. Perhatikan data daerah berikut!
      (1) Riau
      (2) Aceh
      (3) Kalimantan Timur
      (4) Papua
      Daerah-daerah di atas dikenal sebagai penghasil sumber daya alam pertambangan yang dominan. Jika Kalimantan Timur dikembangkan terus menerus sebagai pusat pertambangan batu bara, risiko ekologis yang paling mungkin terjadi adalah...
      a. Meningkatnya kualitas udara di sekitar lokasi tambang.
      b. Berkurangnya luas hutan tropis dan rusaknya ekosistem daratan.
      c. Menurunnya jumlah penduduk di daerah tersebut.
      d. Harga emas dunia akan turun.
    3. Wilayah Indonesia bagian Barat (Papua dan sekitarnya) dikenal kaya akan nikel dan tembaga, sedangkan Sumatera kaya akan minyak bumi dan batubara. Perbedaan ini terjadi karena...
      a. Iklim di Papua lebih panas daripada Sumatera.
      b. Perbedaan sejarah pembentukan geologis di setiap pulau.
      c. Masyarakat Papua lebih banyak menambang daripada masyarakat Sumatera.
      d. Jenis tanaman di Sumatera tidak tumbuh di Papua.
    4. Perhatikan pernyataan berikut: "Pemanfaatan sumber daya alam harus memperhatikan prinsip berkelanjutan, terutama untuk SDA yang tidak dapat diperbarui". Contoh tindakan yang mencerminkan upaya perlindungan SDA di Indonesia adalah...
      a. Membuka seluruh lahan hutan untuk perkebunan kelapa sawit.
      b. Mengekspor pasir besi sebanyak-banyaknya untuk menambah devisa.
      c. Melakukan reklamasi pascatambang nikel agar tanah dapat produktif kembali.
      d. Menggunakan pukat harimau untuk meningkatkan hasil perikanan.
    5. Laut Indonesia sangat luas dan kaya, salah satunya adalah terumbu karang. Jika terjadi pengambilan terumbu karang secara liar untuk hiasan, dampak berantai (butterfly effect) yang paling berbahaya adalah...
      a. Pemandangan laut menjadi kurang indah.
      b. Nelayan kesulitan mencari pasir di laut.
      c. Ikan kehilangan tempat tinggal, rantai makanan terputus, dan hasil perikanan menurun.
      d. Air laut menjadi tawar.
  1. Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek. 

Rabu, 11 Februari 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Kamis 12 Februari 2026)

Hari / Tanggal : Kamis, 12 Februari 2026

Fase / Kelas : C / 5 Saudah

Muatan  Pembelajaran

1. Bahasa Indonesia : Cinta Indonesia                                             

Capaian  Pembelajaran Matematika

Elemen 

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
      Adapun tujuan pembelajaran hari ini Bu Guru harap kalian dapat membandingkan segiempat, menulis huruf kapital 

   Matematika
Bangun datar segiempat memiliki empat sisi, empat sudut, dan empat titik sudut, dengan jumlah total sudut dalamnya selalu 360 derajat; sifat-sifat spesifiknya bervariasi tergantung jenisnya, seperti persegi (4 sisi sama panjang, 4 sudut siku-siku, diagonal tegak lurus sama panjang), persegi panjang (sisi berhadapan sejajar dan sama panjang, 4 sudut siku-siku), jajargenjang (2 pasang sisi berhadapan sejajar dan sama panjang), belah ketupat (4 sisi sama panjang, diagonal tegak lurus), 
trapesium
 (sepasang sisi sejajar), dan 
layang-layang
 (2 pasang sisi berdekatan sama panjang, diagonal tegak lurus)
.
 
Sifat Umum Semua Segiempat
  • Memiliki 4 sisi, 4 sudut, dan 4 titik sudut.
  • Jumlah keempat sudut interiornya adalah 360 derajat. 
Sifat-sifat Berdasarkan Jenisnya
  • Persegi:
    • Keempat sisinya sama panjang dan sejajar berhadapan.
    • Keempat sudutnya siku-siku (90°), sama besar.
    • Diagonalnya sama panjang, saling berpotongan tegak lurus, dan membagi dua sama panjang.
  • Persegi Panjang:
    • Sisi-sisi berhadapan sejajar dan sama panjang.
    • Keempat sudutnya siku-siku (90°).
    • Diagonalnya sama panjang dan saling membagi dua sama besar.
  • Jajargenjang:
    • Sisi-sisi berhadapan sejajar dan sama panjang.
    • Sudut-sudut berhadapan sama besar, sudut yang berdekatan jumlahnya 180°.
    • Diagonalnya saling membagi dua sama panjang (tidak selalu sama panjang atau tegak lurus).
  • Belah Ketupat:
    • Keempat sisinya sama panjang.
    • Diagonalnya saling tegak lurus dan membagi dua sama panjang.
    • Sudut-sudut berhadapan sama besar.
  • Trapesium:
    • Memiliki tepat satu pasang sisi sejajar (sisi sejajar disebut alas).
    • Sifat sudut tergantung jenisnya (sama kaki, siku-siku).
  • Layang-layang:
    • Dua pasang sisi berdekatan sama panjang.
    • Diagonalnya saling tegak lurus.
    • Hanya memiliki satu sumbu simetri lipat (diagonal yang membagi dua sudut). 
Soal
  1. Trapesium sama kaki memiliki sifat khas, yaitu...
    A. Kedua diagonalnya sama panjang
    B. Memiliki dua pasang sisi sejajar
    C. Memiliki empat sumbu simetri
    D. Sisi-sisi yang berhadapan sama panjang
  2. Bangun datar yang diagonal-diagonalnya tidak sama panjang, tetapi saling membagi dua sama panjang dan berpotongan tegak lurus adalah...
    A. Belah ketupat
    B. Persegi
    C. Persegi panjang
    D. Trapesium
     
  3. Bangun datar mempunyai sifat

    - Mempunyai 3 sisi dan 3 titik sudut

    - Mempunyai sepasang sudut yang sama besar  

    - Mempunyai sepasang sisi yang sama panjang

    Bangun tersebut adalah…

    A. Segitiga sama sisi

    B. Segitiga sembarang

    C. Segitiga siku-siku

    D. Segitiga sama kaki

  4. Bangun datar mempunyai sifat

    - Mempunyai 2 pasang sisi sejajar dan sama panjang

    - Sudut-sudut yang berhadapan sama besar

    - Tidak mempunyai simetri lipat

    Bangun datar itu adalah…

    A. Trapesium

    B. Jajargenjang

    C. Layang-layang

    D. Persegi panjang

  5. Perhatikan sifat bangun datar berikut!

    - Memiliki sepasang sisi sejajar

    - Memiliki 4 sudut, dimana 2 diantaranya merupakan sudut siku-siku

    - Jumlah besar 2 sudut yang saling berdekatan diantara 2 garis sejajar

    adalah 180º

    Bangun datar tersebut adalah…

    A. Trapesium sama kaki

    B. Trapesium siku-siku

    C. Layang-layang

    D. Jajargenjang



Bahasa Indonesia

Huruf  Kapital

Berikut adalah panduan utama penggunaan huruf kapital:
  • Awal Kalimat: Huruf pertama kata pertama dalam kalimat.
  • Nama Orang & Gelar: Nama orang (Budi Santoso), gelar akademik/keagamaan yang diikuti nama (Sultan Hasanuddin, Dokter Azim).
  • Agama, Tuhan, Kitab Suci: Islam, Kristen, Tuhan, Al-Qur'an, Alkitab.
  • Bangsa, Suku, Bahasa: Bangsa Indonesia, suku Dani, bahasa Inggris.
  • Nama Geografi: Jakarta, Pulau Bali, Gunung Merapi.
  • Hari, Bulan, Tahun, Peristiwa: Hari Jumat, bulan Agustus, tahun Hijriah, Proklamasi Kemerdekaan.
  • Judul: Huruf pertama setiap kata di judul buku/artikel, kecuali kata tugas (dan, di, ke, yang). 
Yang TIDAK Menggunakan Huruf Kapital:
  • Nama geografi yang digunakan sebagai nama jenis: jeruk bali, batik pekalongan.
  • Nama gelar yang tidak diikuti nama orang: Dia menjadi sultan.
  • Kata bin atau binti.
  • Kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak digunakan sebagai penyapaan: "Kita harus menghormati bapak dan ibu kita". 

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.