Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Minggu, 02 Agustus 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Senin 3 Agustus 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Teks deskripsi.

Hari/Tanggal : Senin / 3 Agustus 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami cara menuliskan teks deskripsi.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Matematika

Operasi Hitung Penjumlahan

Penjumlahan bilangan cacah besar dilakukan dengan metode bersusun pendek dengan memperhatikan teknik menyimpan.

Contoh Soal:

Sebuah perkebunan memanen 48.256 kg kelapa sawit di bulan pertama dan 33.917 kg di bulan kedua. Berapa total hasil panen selama dua bulan?

Penyelesaian Bersusun:



Operasi Hitung Pengurangan

Pengurangan dilakukan dengan metode bersusun pendek menggunakan teknik meminjam jika angka yang dikurangi lebih kecil dari pengurang.

Contoh Soal:

Pemerintah daerah menyediakan 75.430 dosis vaksin. Sebanyak 28.165 dosis telah digunakan. Berapa sisa dosis vaksin yang belum terpakai?

Penyelesaian Bersusun:


Operasi Hitung Perkalian

Perkalian bilangan sampai 100.000 umumnya melibatkan perkalian bilangan ribuan atau ratusan dengan bilangan puluhan/satuan.

Contoh Soal:

Sebuah toko grosir memesan 36$dus minyak goreng. Jika setiap dus berisi 1.425 ml minyak, berapa total volume minyak dalam toko tersebut?

Penyelesaian (Metode Bersusun):


Operasi Hitung Pembagian (Porogapit)

Pembagian bilangan cacah dilakukan dengan teknik pembagian bersusun (porogapit).


BAHASA INDONESIA

Apa Itu Teks Deskripsi?

Teks Deskripsi adalah jenis teks yang menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci dan jelas, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami sendiri apa yang dituliskan.

Kata kunci utama dari teks deskripsi adalah pemanfaatan pancaindra (penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pengecap).

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Bagaimana cara kita mengenali teks deskripsi? Ini dia ciri-cirinya:

  • Menggambarkan Sesuatu: Mengisi cerita tentang objek konkret seperti benda, hewan, manusia, atau tempat.

  • Melibatkan Pancaindra: Menggunakan kata-kata yang memancing indra (contoh: berwarna merah menyala, bersuara nyaring, terasa halus).

  • Detail dan Spesifik: Menjelaskan sifat, ukuran, warna, bentuk, atau ciri khas objek tersebut.

  • Membuat Pembaca Seolah Merasakan: Setelah membaca, pembaca bisa membayangkan bentuk objeknya secara nyata.

Struktur Teks Deskripsi

Teks deskripsi yang baik disusun berdasarkan tiga bagian utama:

BagianNama StrukturPenjelasan
1IdentifikasiPengenalan nama objek, lokasi, atau gambaran umum objek yang akan dideskripsikan.
2Deskripsi BagianGambaran rinci tentang sifat, fisik, warna, ukuran, atau bagian-bagian objek tersebut.
3Simpulan / KesanPandangan atau kesan pribadi penulis terhadap objek yang telah dijelaskan.

Contoh Teks Deskripsi

Mari kita simak contoh teks deskripsi sederhana berikut ini:

Kucingku yang Manis: Si Ciko 🐱

(Identifikasi)

Aku memiliki seekor kucing jantan kesayangan bernama Si Ciko. Ciko adalah kucing ras Persia yang dihadiahkan ayah saat ulang tahunku yang ke-10.

(Deskripsi Bagian)

Ciko memiliki bulu yang sangat lebat dan berwarna putih bersih seperti kapas. Matanya bulat berwarna biru jernih, mirip seperti kelereng kaca. Hidungnya sedikit pesek, membuat wajahnya terlihat sangat menggemaskan. Ciko sangat suka makan ikan dan selalu mengeong dengan suara lembut setiap kali melihatku membawa makanannya. Saat diusap, bulunya terasa sangat lembut dan hangat.

(Simpulan / Kesan)

Aku sangat menyayangi Ciko. Ia bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga teman bermain yang selalu menghiburku di rumah.

Langkah-Langkah Membuat Teks Deskripsi

Ingin coba menulis teks deskripsi sendiri? Ikuti 5 langkah mudah ini:

  1. Pilih Objek: Tentukan benda, hewan, atau tempat yang ingin kamu ceritakan (contoh: Sepedaku, Kamar Tidurku, Pantai Indrayanti).

  2. Amati Objek: Perhatikan bentuk, warna, rasa, atau suara dari objek tersebut.

  3. Buat Kerangka: Susun urutan mulai dari pengenalan (identifikasi) hingga rinciannya.

  4. Kembangkan Kalimat: Gunakan kata sifat dan kata kerja yang menarik untuk menggambarkan detailnya.

  5. Baca Ulang: Periksa kembali apakah ejaan dan tanda bacanya sudah benar.

Latihan Soal Singkat ✍️

Yuk, uji pemahamanmu dengan menjawab pertanyaan di bawah ini!

  1. Apa tujuan utama dari penulisan teks deskripsi?

  2. Sebutkan 3 bagian struktur teks deskripsi!

  3. Tulislah 2 kalimat deskripsi tentang benda kesayangan yang ada di dalam tas sekolahmu!


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Kamis, 30 Juli 2026

Materi Ajar Seni Rupa Kelas 5 Saudah (Jumat 31 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Seni Rupa : Unsur Seni Rupa

Hari / Tanggal : Jumat / 31 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid dapat mengidentifikasi berbagai unsur rupa (garis, warna, bentuk, bidang, tekstur) yang terdapat pada benda-benda di lingkungan sekitar sekolah atau rumah.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

SENI RUPA
Unsur Seni Rupa


Unsur-unsur seni rupa adalah elemen dasar yang membangun sebuah karya seni rupa, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Unsur-unsur ini meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan gelap terang.

Titik:
Unsur paling dasar dalam seni rupa, bisa berupa titik tunggal atau kumpulan titik yang membentuk elemen lain.
 
Garis:
Terbentuk dari kumpulan titik yang memanjang, memiliki arah, dan dimensi panjang. Garis bisa lurus, melengkung, zig-zag, dan lain-lain, serta memberikan kesan tertentu pada karya.
 
Bidang:
Bidang merupakan daerah yang dibatasi oleh garis dan memiliki dua dimensi (panjang dan lebar). Contohnya adalah persegi, lingkaran, segitiga.
 
Bentuk:
Bentuk merupakan wujud dari suatu benda, bisa geometris (persegi, lingkaran) atau non-geometris (organik, bebas).
 
Warna:
Warna memberikan kesan visual dan emosional pada karya seni. Terdapat berbagai jenis warna, termasuk warna primer, sekunder, dan tersier.

Tekstur:
Tekstur menggambarkan sifat permukaan benda, apakah kasar, halus, licin, dan sebagainya. Tekstur dapat dirasakan secara visual dan raba.
 
Ruang:
Ruang dalam seni rupa dapat bersifat nyata (dalam karya tiga dimensi) atau semu (dalam karya dua dimensi melalui perspektif dan teknik lainnya).

Gelap Terang:
Unsur gelap terang muncul akibat perbedaan intensitas cahaya pada suatu permukaan, memberikan kesan dimensi dan volume pada karya.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 29 Juli 2026

Materi Ajar Seni Rupa dan Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Kamis 30 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Seni Rupa : Unsur Seni Rupa
2. Pendidikan Pancasila : Sejarah Kelahiran Pancasila

Hari / Tanggal : Kamis / 30 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Seni Rupa :
Murid dapat mengidentifikasi berbagai unsur rupa (garis, warna, bentuk, bidang, tekstur) yang terdapat pada benda-benda di lingkungan sekitar sekolah atau rumah.

TP Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

SENI RUPA
Unsur Seni Rupa


Unsur-unsur seni rupa adalah elemen dasar yang membangun sebuah karya seni rupa, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Unsur-unsur ini meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan gelap terang.

Titik:
Unsur paling dasar dalam seni rupa, bisa berupa titik tunggal atau kumpulan titik yang membentuk elemen lain.
 
Garis:
Terbentuk dari kumpulan titik yang memanjang, memiliki arah, dan dimensi panjang. Garis bisa lurus, melengkung, zig-zag, dan lain-lain, serta memberikan kesan tertentu pada karya.
 
Bidang:
Bidang merupakan daerah yang dibatasi oleh garis dan memiliki dua dimensi (panjang dan lebar). Contohnya adalah persegi, lingkaran, segitiga.
 
Bentuk:
Bentuk merupakan wujud dari suatu benda, bisa geometris (persegi, lingkaran) atau non-geometris (organik, bebas).
 
Warna:
Warna memberikan kesan visual dan emosional pada karya seni. Terdapat berbagai jenis warna, termasuk warna primer, sekunder, dan tersier.

Tekstur:
Tekstur menggambarkan sifat permukaan benda, apakah kasar, halus, licin, dan sebagainya. Tekstur dapat dirasakan secara visual dan raba.
 
Ruang:
Ruang dalam seni rupa dapat bersifat nyata (dalam karya tiga dimensi) atau semu (dalam karya dua dimensi melalui perspektif dan teknik lainnya).

Gelap Terang:
Unsur gelap terang muncul akibat perbedaan intensitas cahaya pada suatu permukaan, memberikan kesan dimensi dan volume pada karya.


PENDIDIKAN PANCASILA

Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI. 
Peran Tokoh-tok1oh Kunci:
  • Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. 
  • Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan. 
  • Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat. 
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim. 
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. 
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. 
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Latihan 
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin

2. Perhatikan peristiwa berikut:

1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai

Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2

3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...

A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945

4. Perhatikan rumusan berikut!

1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....

A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta

5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....

A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Selasa, 28 Juli 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 29 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Operasi Hitung Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Sinonim dan Antonim

Hari / Tanggal : Rabu / 29 Juli 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang (Komposisi/Menyusun dan Dekomposisi/Menguraikan bilangan cacah sampai 100.000).

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


MATEMATIKA

1. Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan bertambah satu-satu.

Contoh:

0, 1, 2, 3, 4, ..., 99.999, 100.000

Nilai tempat bilangan sampai 100.000 terdiri atas:

Nilai TempatContoh pada Bilangan 84.526
Puluh ribu8
Ribu4
Ratus5
Puluh2
Satuan6

2. Penjumlahan Bilangan Cacah

Penjumlahan dilakukan mulai dari nilai tempat paling kecil (satuan) menuju nilai tempat yang lebih besar.

Contoh 1

  34.568
+ 25.321
---------
  59.889

Langkah:

  • 8 + 1 = 9
  • 6 + 2 = 8
  • 5 + 3 = 8
  • 4 + 5 = 9
  • 3 + 2 = 5

Jadi,

34.568 + 25.321 = 59.889

Contoh 2 (Menyimpan)

  58.769
+26.584
--------
 85.353

Perhatikan:

  • 9 + 4 = 13 → tulis 3, simpan 1
  • 6 + 8 + 1 = 15 → tulis 5, simpan 1
  • 7 + 5 + 1 = 13 → tulis 3, simpan 1
  • 8 + 6 + 1 = 15 → tulis 5, simpan 1
  • 5 + 2 + 1 = 8

3. Pengurangan Bilangan Cacah

Pengurangan dilakukan mulai dari satuan menuju nilai tempat terbesar.

Contoh

  76.245
-24.123
--------
 52.122

Langkah:

  • 5 − 3 = 2
  • 4 − 2 = 2
  • 2 − 1 = 1
  • 6 − 4 = 2
  • 7 − 2 = 5

Jadi,

76.245 − 24.123 = 52.122

Contoh Pengurangan Meminjam

 60.432
-25.876
--------
 34.556

Langkah:

Karena 2 lebih kecil dari 6, maka meminjam dari puluhan.

Lakukan peminjaman hingga semua pengurangan dapat diselesaikan.

D. Penyelesaian Soal Cerita

Contoh 1

Perpustakaan memiliki 42.560 buku. Kemudian membeli lagi 18.750 buku.

Berapa jumlah seluruh buku sekarang?

Penyelesaian

42.560
18.750
-------
61.310

Jadi, jumlah seluruh buku adalah 61.310 buku.

Contoh 2

Sebuah toko memiliki 95.000 botol minuman. Terjual 28.450 botol.

Berapa sisa botol?

Penyelesaian

95.000
28.450
-------
66.550

Jadi, sisa botol adalah 66.550 botol.

E. Langkah Mudah Menghitung

Penjumlahan

✔ Susun bilangan berdasarkan nilai tempat.

✔ Hitung mulai dari satuan.

✔ Jika hasil lebih dari 9, lakukan menyimpan.

Pengurangan

✔ Susun bilangan berdasarkan nilai tempat.

✔ Kurangkan mulai dari satuan.

✔ Jika angka atas lebih kecil, lakukan peminjaman.

F. Contoh Latihan

A. Hitunglah!

  1. 24.567 + 13.421 = ....
  2. 56.890 + 18.275 = ....
  3. 85.643 − 42.118 = ....
  4. 70.500 − 25.875 = ....
  5. 46.298 + 17.654 = ....

B. Soal Cerita

  1. Sebuah sekolah memiliki 32.450 buku. Sekolah membeli lagi 15.670 buku. Berapa jumlah buku sekarang?
  2. Pak Andi memiliki uang Rp85.000. Ia menggunakan Rp27.500 untuk membeli perlengkapan sekolah. Berapa sisa uang Pak Andi?
  3. Sebuah gudang memiliki 78.450 kg beras. Beras yang telah dikirim sebanyak 36.725 kg. Berapa sisa beras di gudang?

G. Rangkuman

  • Bilangan cacah sampai 100.000 terdiri atas lima nilai tempat: satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan puluh ribuan.
  • Penjumlahan dilakukan mulai dari satuan ke nilai tempat yang lebih besar.
  • Jika hasil penjumlahan melebihi 9, lakukan menyimpan.
  • Pengurangan dilakukan mulai dari satuan.
  • Jika angka yang dikurangi lebih kecil, lakukan peminjaman.
  • Operasi penjumlahan dan pengurangan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.

BAHASA INDONESIA


Dalam bahasa Indonesia, antonim dan sinonim dipakai untuk menjelaskan atau menyatakan suatu hal. Antonim lazim digunakan untuk menjelaskan kata dengan makna berlawanan. Sedangkan sinonim dipakai untuk menyatakan kata yang bermakna sama atau serupa.

Antonim berasal dari kata anti atau ant berarti lawan dan onuma artinya nama. Antonim adalah kata-kata yang memiliki makna berbeda atau berlawanan. Antonim memperlihatkan adanya hubungan kontras antara beberapa kalimat. Kata sinonim berasal dari bahasa Yunani Kuno, onoma berarti nama dan syn artinya dengan. sinonim adalah kata yang memiliki bentuk berbeda, namun arti atau maknanya sama. Sinonim sering disebut persamaan kata atau padanan kata.

Latihan :
· Membuat kamus mini sinonim-antonim, format isi bisa seperti ini:
· Kamus bisa dibuat di kertas folio, booklet lipat.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.
Wassalamualaikum Wr Wb