Welcome To My Blogger

Senin, 14 September 2026

Materi Ajar IPAS, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Selasa 15 September 2026)

 📚 Materi Belajar Harian

Semangat Belajar Hari Ini, Anak Sholih/ah! 🌟

IDENTITAS : 

👩‍🏫
Nama GuruDwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅
Hari / TanggalSelasa, 15 September 2026
🏫
Fase / KelasFase C / Kelas V
📖
Mata PelajaranIPAS, Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila
🧩
MateriIPAS: Ekosistem, Rantai Makanan, Jaring Makanan & Piramida MakananBahasa Indonesia: Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola & Kalimat Langsung–Tak LangsungPancasila: Makna Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup, dan Ideologi Bangsa
🔢
Pertemuan Ke14
1

Pendahuluan

Apersepsi & Motivasi Pagi Ini
🕌✨🌤️

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! Jangan lupa sudah shalat Subuh dan sarapan pagi ini kan? 🍚☀️

Anak-anak, coba perhatikan sekeliling kita. Ada tumbuhan, hewan, tanah, air, dan udara yang saling melengkapi. Semua itu tidak muncul begitu saja, lho. Allah Maha Khaliq — Allah-lah yang menciptakan setiap makhluk hidup dan komponen ekosistem dengan begitu rapi, dari rumput kecil sampai burung yang terbang tinggi. 🌿🐦

Lalu, siapa yang menjaga agar rantai makanan tetap seimbang setiap hari? Allah Maha Malik — Allah-lah yang memelihara keseimbangan alam ini, sehingga tumbuhan tetap tumbuh, hewan tetap punya makanan, dan lingkungan kita tetap sehat. 🌎💚

Dan dari mana semua makhluk hidup mendapatkan makanannya? Dari matahari, tanah, air, dan makhluk hidup lain — itu semua adalah rezeki yang diberikan Allah Maha Razaq, Sang Maha Pemberi Rezeki, kepada seluruh makhluk-Nya tanpa terkecuali. 🍃🍽️

🤔 Yuk, Berpikir Sejenak!
Kalau satu jenis hewan saja hilang dari sebuah ekosistem, menurutmu apa yang akan terjadi pada makhluk hidup lain di sekitarnya? Bagaimana caranya kita ikut menjaga ciptaan Allah ini dalam kehidupan sehari-hari? 🌱
2

Rencana Belajar Hari Ini

Capaian, Tujuan & Persiapan per Mata Pelajaran
🌿

IPAS

Ekosistem & Rantai Makanan

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem, serta menjelaskan bagaimana interaksi makhluk hidup melalui rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan memengaruhi keseimbangan lingkungan sekitarnya.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat menyelidiki bagaimana hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dapat memengaruhi kestabilan suatu ekosistem di lingkungan sekitarnya.

Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

JoyfulMenonton video animasi rantai & jaring makanan sambil menebak hewan pemangsa
MeaningfulMengaitkan piramida makanan dengan kondisi sawah/kebun di sekitar rumah siswa
MindfulMerenungkan apa yang terjadi jika satu makhluk hidup hilang dari ekosistem
JoyfulMenyusun kartu bergambar hewan menjadi rantai makanan berurutan

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati contoh ekosistem di lingkungan sekitar (sawah, kebun, kolam)
  2. Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem
  3. Menyusun rantai makanan sederhana dari produsen hingga konsumen puncak
  4. Menggabungkan beberapa rantai makanan menjadi jaring-jaring makanan
  5. Menganalisis piramida makanan dan dampak jika salah satu tingkatan terganggu
⏱️ 3 x 35 menit🧠 Discovery Learning💬 Diskusi & Tanya Jawab

Media & Alat Peraga

Video pembelajaran, kartu bergambar hewan & tumbuhan, poster rantai makanan, LKPD, papan tulis/proyektor.

📝

Bahasa Indonesia

Majas & Kalimat Langsung-Tak Langsung

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, dan menggunakan gaya bahasa (majas) serta membedakan bentuk kalimat langsung dan tidak langsung dalam teks lisan maupun tulis untuk memperkaya kemampuan berbahasa dan bersastra.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola) dan murid dapat membuat kalimat langsung dan tidak langsung.

Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

JoyfulMenonton video lucu berisi contoh-contoh kalimat bermajas
MeaningfulMengubah cerita pengalaman pribadi siswa menjadi kalimat langsung & tidak langsung
MindfulMenyimak makna di balik ungkapan bermajas sebelum menjawab
JoyfulPermainan tebak majas berpasangan

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian majas dan tujuannya dalam sebuah kalimat
  2. Membedakan ciri-ciri majas metafora, personifikasi, dan hiperbola
  3. Berlatih menemukan majas dalam kalimat/teks pendek
  4. Mengenal ciri kalimat langsung dan tidak langsung
  5. Berlatih mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya
⏱️ 2 x 35 menit🧠 Example Non-Example💬 Latihan & Diskusi

Media & Alat Peraga

Video pembelajaran, kartu kalimat bermajas, papan tulis, LKPD latihan kalimat langsung-tak langsung.

🇮🇩

Pendidikan Pancasila

Nilai-Nilai Pancasila

Capaian Pembelajaran

Peserta didik memahami dan menjelaskan kedudukan serta makna Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat menjelaskan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara, serta memberi contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

JoyfulMenonton video animasi makna Pancasila sebagai dasar negara
MeaningfulDiskusi contoh penerapan nilai Pancasila di rumah dan sekolah
MindfulMerenungkan sila mana yang paling sering diterapkan siswa sehari-hari
JoyfulPermainan kartu jodoh sila dan contoh perilakunya

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kedudukan Pancasila sebagai dasar negara
  2. Memahami Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
  3. Memahami Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara
  4. Mengidentifikasi contoh penerapan nilai Pancasila sehari-hari
  5. Merefleksikan sikap diri terhadap nilai-nilai Pancasila
⏱️ 2 x 35 menit🧠 Cooperative Learning💬 Diskusi Kelompok

Media & Alat Peraga

Video pembelajaran, gambar lambang Pancasila, kartu sila & contoh perilaku, LKPD.

3

Pembukaan

Yuk, Ingat Lagi Materi Kemarin!

🌿 IPAS — Rantai & Jaring Makanan

  1. Rantai makanan selalu diawali oleh hewan pemangsa. (Benar/Salah)
  2. Tumbuhan hijau berperan sebagai produsen dalam rantai makanan. (Benar/Salah)
  3. Jaring-jaring makanan terbentuk dari gabungan beberapa rantai makanan. (Benar/Salah)
  4. Konsumen tingkat pertama adalah hewan pemakan daging. (Benar/Salah)
  5. Semakin banyak jenis hewan dalam suatu ekosistem, jaring makanannya semakin sederhana. (Benar/Salah)
Cek Jawaban Yuk!
1. Salah   2. Benar   3. Benar   4. Salah   5. Salah

📝 Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik Cerita

  1. Tema adalah gagasan utama yang mendasari sebuah cerita. (Benar/Salah)
  2. Alur cerita hanya bisa disusun secara maju. (Benar/Salah)
  3. Tokoh utama selalu berperan sebagai tokoh yang baik. (Benar/Salah)
  4. Latar cerita meliputi tempat, waktu, dan suasana. (Benar/Salah)
  5. Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan penulis. (Benar/Salah)
Cek Jawaban Yuk!
4

Inti Pembelajaran

Video & Penjelasan Materi Hari Ini
🌿

IPAS

Ekosistem & Rantai Makanan
🔗 Tonton langsung di YouTube (kalau video tidak muncul)

Penjelasan Materi

Ekosistem adalah tempat makhluk hidup (biotik) dan benda tak hidup (abiotik) saling berhubungan. Contohnya di sawah dekat rumahmu: ada padi (produsen), belalang yang memakan padi (konsumen 1), katak yang memakan belalang (konsumen 2), dan ular yang memakan katak (konsumen puncak). Urutan makan-memakan ini disebut rantai makanan.

Jika ada beberapa rantai makanan yang saling berhubungan, misalnya padi juga dimakan tikus, dan tikus dimakan ular, maka gabungan rantai-rantai ini membentuk jaring-jaring makanan. Semakin banyak jenis makhluk hidup yang terlibat, jaring makanan akan semakin kuat dan seimbang.

🍚 Contoh sehari-hari: saat kamu melihat ayam mematuk cacing di halaman rumah, itu adalah bagian dari rantai makanan! Ayam lalu bisa menjadi makanan manusia — kamu pun termasuk bagian dari jaring makanan itu. 🐔

Susunan tingkatan rantai makanan dari jumlah paling banyak ke paling sedikit disebut piramida makanan: produsen di dasar (paling banyak), lalu konsumen 1, konsumen 2, hingga konsumen puncak (paling sedikit).

📝

Bahasa Indonesia

Majas & Kalimat Langsung-Tak Langsung
🔗 Tonton langsung di YouTube (kalau video tidak muncul)

Penjelasan Materi

Majas metafora membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti" atau "bagaikan". Contoh: "Adik adalah bintang kelas" (artinya adik sangat pintar, bukan bintang sungguhan).

Majas personifikasi memberi sifat manusia kepada benda mati. Contoh: "Angin berbisik lembut di telinga" (angin tidak benar-benar berbisik seperti manusia).

Majas hiperbola melebih-lebihkan suatu keadaan. Contoh: "Aku sudah memanggilnya ribuan kali!" (bukan berarti benar-benar seribu kali).

💬 Kalimat langsung: Ibu berkata, "Ayo cepat berangkat sekolah!"
💬 Kalimat tidak langsung: Ibu berkata agar aku cepat berangkat sekolah.

Perhatikan bahwa kalimat langsung memakai tanda petik ("...") dan biasanya menirukan ucapan persis, sedangkan kalimat tidak langsung menceritakan ulang ucapan tanpa tanda petik.

🇮🇩

Pendidikan Pancasila

Nilai-Nilai Pancasila
🔗 Tonton langsung di YouTube (kalau video tidak muncul)

Penjelasan Materi

Pancasila memiliki tiga kedudukan penting. Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi landasan dalam membuat aturan dan menjalankan pemerintahan Indonesia. Sebagai pandangan hidup, Pancasila menjadi pedoman sikap dan tingkah laku kita sehari-hari. Sebagai ideologi bangsa, Pancasila mempersatukan seluruh rakyat Indonesia yang beragam suku, agama, dan budaya.

🏫 Contoh sehari-hari: saat kamu bermusyawarah memilih ketua kelas, itu adalah penerapan sila ke-4. Saat kamu berbagi bekal dengan teman, itu penerapan sila ke-5. Saat kamu berdoa sebelum belajar, itu penerapan sila ke-1. 🙏

Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kita ikut menjaga persatuan dan kerukunan bangsa Indonesia yang beragam.

5

Aktivitas Belajar

Mindful, Meaningful & Joyful

Mindful IPAS: Amati dengan tenang video rantai makanan, catat urutan makhluk hidup yang muncul.

Meaningful Bahasa Indonesia: Buatlah 2 kalimat bermajas tentang suasana rumahmu sendiri.

Mindful Pancasila: Renungkan satu perbuatan baik hari ini yang mencerminkan salah satu sila Pancasila.

6

Penutup

Yuk, Uji Pemahamanmu!
🌿

Asesmen IPAS

Ekosistem & Rantai Makanan

A. Pilihan Ganda

  1. Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri disebut... Mudah
    • A. Konsumen
    • B. Produsen
    • C. Pengurai
    • D. Predator
  2. Contoh hewan pemakan tumbuhan (herbivora) adalah... Mudah
    • A. Singa
    • B. Ular
    • C. Kelinci
    • D. Elang
  3. Gabungan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan disebut... Sedang
    • A. Piramida makanan
    • B. Jaring-jaring makanan
    • C. Ekosistem tunggal
    • D. Rantai tunggal
  4. Jika populasi ular di sawah berkurang drastis, yang paling mungkin terjadi adalah... Sedang
    • A. Padi akan tumbuh lebih cepat
    • B. Populasi tikus akan meningkat
    • C. Katak akan punah seketika
    • D. Tidak terjadi perubahan apa pun
  5. Tingkatan piramida makanan yang jumlahnya paling sedikit adalah... Sukar
    • A. Produsen
    • B. Konsumen tingkat 1
    • C. Konsumen puncak
    • D. Pengurai

B. Isian Singkat

  1. Padi, jagung, dan rumput termasuk kelompok ______ dalam rantai makanan.
  2. Hewan pemakan daging disebut juga ______.
  3. Peristiwa terputusnya salah satu mata rantai makanan dapat menyebabkan ______ pada ekosistem.

C. Esai

  1. Buatlah satu contoh rantai makanan yang terdiri dari 4 makhluk hidup, lengkap dengan perannya masing-masing!
  2. Jelaskan mengapa manusia perlu menjaga keseimbangan rantai makanan di lingkungan sekitar!
Lihat Kunci Jawaban IPAS
PG: 1-B, 2-C, 3-B, 4-B, 5-C
Isian: 1) produsen, 2) karnivora, 3) ketidakseimbangan ekosistem
Esai: dinilai berdasarkan ketepatan urutan rantai makanan dan penjelasan peran menjaga keseimbangan alam.
📝

Asesmen Bahasa Indonesia

Majas & Kalimat Langsung-Tak Langsung

A. Pilihan Ganda

  1. "Bulan tersenyum di malam hari" adalah contoh majas... Mudah
    • A. Metafora
    • B. Personifikasi
    • C. Hiperbola
    • D. Simile
  2. "Dia adalah buaya darat" termasuk majas... Mudah
    • A. Hiperbola
    • B. Personifikasi
    • C. Metafora
    • D. Ironi
  3. Kalimat "Aku menangis sampai air mataku membanjiri lantai" adalah majas... Sedang
    • A. Personifikasi
    • B. Hiperbola
    • C. Metafora
    • D. Litotes
  4. Kalimat tidak langsung dari "Budi berkata, 'Aku lapar sekali'" adalah... Sedang
    • A. Budi berkata, "Aku lapar sekali."
    • B. Budi berkata bahwa dia lapar sekali.
    • C. Budi bertanya apakah ia lapar.
    • D. Budi lapar sekali katanya.
  5. Manakah kalimat berikut yang merupakan kalimat langsung dengan penulisan tepat? Sukar
    • A. Ibu berkata bahwa aku harus belajar.
    • B. Ibu berkata, aku harus belajar.
    • C. Ibu berkata, "Kamu harus belajar."
    • D. Ibu berkata kamu harus belajar

B. Isian Singkat

  1. Majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti" disebut ______.
  2. Majas yang melebih-lebihkan suatu keadaan disebut ______.
  3. Ciri khas kalimat langsung dalam penulisan adalah menggunakan tanda ______.

C. Esai

  1. Buatlah satu kalimat menggunakan majas personifikasi tentang suasana pagi hari!
  2. Ubahlah kalimat langsung berikut menjadi kalimat tidak langsung: Ayah berkata, "Besok kita akan pergi ke kebun binatang."
Lihat Kunci Jawaban Bahasa Indonesia
🇮🇩

Asesmen Pendidikan Pancasila

Nilai-Nilai Pancasila

A. Pilihan Ganda

  1. Pancasila disahkan sebagai dasar negara pada tanggal... Mudah
    • A. 17 Agustus 1945
    • B. 1 Juni 1945
    • C. 18 Agustus 1945
    • D. 28 Oktober 1928
  2. Sebagai pandangan hidup, Pancasila berfungsi sebagai... Mudah
    • A. Lagu kebangsaan
    • B. Pedoman sikap dan perilaku sehari-hari
    • C. Bendera negara
    • D. Bahasa resmi negara
  3. Musyawarah untuk mufakat mencerminkan pengamalan Pancasila sila ke-... Sedang
    • A. 2
    • B. 3
    • C. 4
    • D. 5
  4. Mengapa Pancasila disebut sebagai ideologi bangsa? Sedang
    • A. Karena hanya berlaku untuk pejabat negara
    • B. Karena mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia
    • C. Karena diciptakan oleh negara lain
    • D. Karena hanya digunakan saat upacara
  5. Sikap yang bertentangan dengan nilai Pancasila sebagai dasar negara adalah... Sukar
    • A. Mentaati aturan yang berlaku
    • B. Menghormati perbedaan agama
    • C. Bertindak semena-mena tanpa memedulikan hukum
    • D. Ikut bergotong royong di lingkungan

B. Isian Singkat

  1. Pancasila sebagai ______ berarti menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan.
  2. Pedoman sikap dan tingkah laku bangsa Indonesia sehari-hari disebut Pancasila sebagai ______.
  3. Nilai yang mempersatukan seluruh rakyat Indonesia yang beragam disebut Pancasila sebagai ______ bangsa.

C. Esai

  1. Berikan satu contoh penerapan Pancasila sila pertama dalam kehidupan sehari-hari di rumah!
  2. Jelaskan mengapa penting bagi kita untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari!
Lihat Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila
PG: 1-C, 2-B, 3-C, 4-B, 5-C
Isian: 1) dasar negara, 2) pandangan hidup, 3) ideologi
Esai: dinilai berdasarkan ketepatan contoh dan pemahaman pentingnya pengamalan Pancasila.
7

Kesimpulan Hari Ini

Rangkuman Belajar Semua Mata Pelajaran
🌿 IPAS: Ekosistem terjaga karena adanya rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan yang saling berhubungan. Menjaga satu makhluk hidup berarti menjaga keseimbangan seluruh ekosistem.

📝 Bahasa Indonesia: Majas metafora, personifikasi, dan hiperbola membuat bahasa lebih indah dan hidup. Kalimat langsung dan tidak langsung membantu kita menyampaikan ucapan orang lain dengan tepat.

🇮🇩 Pancasila: Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa yang wajib kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
8

Refleksi Perasaan

Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

Yuk, pilih emojimu! 👇

Ceritakan bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini.

9

Refleksi Pembelajaran Guru

Catatan untuk Perbaikan Esok Hari
🌿

IPAS

Kendala PembelajaranSebagian siswa masih kesulitan membedakan konsumen tingkat 1 dan tingkat 2 dalam jaring-jaring makanan.
Tindak LanjutMemberikan latihan tambahan dengan media kartu bergambar dan permainan kelompok tentang jaring-jaring makanan.
Siswa yang Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)
Siswa yang Belum Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)
📝

Bahasa Indonesia

Kendala PembelajaranBeberapa siswa masih tertukar antara majas personifikasi dan metafora.
Tindak LanjutMemberikan lebih banyak contoh kalimat bermajas dari kehidupan sehari-hari siswa dan latihan berpasangan.
Siswa yang Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)
Siswa yang Belum Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)
🇮🇩

Pendidikan Pancasila

Kendala PembelajaranSebagian siswa masih kesulitan membedakan Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai pandangan hidup.
Tindak LanjutMemberikan lebih banyak contoh konkret penerapan Pancasila di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Siswa yang Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)
Siswa yang Belum Paham(diisi sesuai hasil observasi kelas)

Minggu, 13 September 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Senin 14 September 2026)

 📚 Jurnal Belajar Harian

Semangat Belajar, Anak Hebat! ✨

IDENTITAS :

👩‍🏫Nama GuruDwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅Hari / TanggalSenin, 14 September 2026
🏫Fase / KelasFase C / Kelas V
📖Mata PelajaranMatematika, Bahasa Indonesia
📝MateriFaktor & Faktorisasi Prima (Sengkedan), KPK · Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola 
🔢Pertemuan Ke14
🌅Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. 🌤️

Apa kabar anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! 💪 Jangan lupa, sudahkah kalian melaksanakan shalat Subuh pagi ini? Yuk selalu jaga kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah Swt begitu baik kepada kita. Allah Maha Khaliq, Sang Pencipta — bukan hanya menciptakan kita, tetapi juga menciptakan angka dan bilangan yang tersusun rapi, bahkan menciptakan kata-kata indah yang bisa kita rangkai menjadi majas. Allah juga Maha Malik, Yang Maha Memelihara — lihatlah betapa teraturnya pola alam di sekitar kita, seperti irama yang akan kita gambar hari ini. Dan Allah Maha Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki — termasuk rezeki berupa kemampuan berpikir dan berbahasa yang kita pakai untuk belajar hari ini. Yuk kita syukuri semua nikmat itu dengan belajar sungguh-sungguh! 🌟

🔢

Matematika

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menentukan faktor, faktor persekutuan, faktor persekutuan terbesar (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari bilangan asli menggunakan faktorisasi prima, untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Menarik napas 3 kali dengan tenang sebelum mulai berhitung sengkedan, supaya pikiran fokus.
💡 Meaningful:Menghitung KPK dari jadwal piket kelas atau lampu lalu lintas yang menyala bersamaan.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain kartu tebak faktor prima berkelompok.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali bilangan prima dan faktor suatu bilangan.
  2. Mengenal metode sengkedan untuk mencari faktorisasi prima dua bilangan sekaligus.
  3. Berlatih menentukan faktorisasi prima menggunakan sengkedan.
  4. Menentukan KPK dari hasil sengkedan.
  5. Menyelesaikan soal cerita sehari-hari menggunakan KPK.

📌Materi

Faktor Prima dan Faktorisasi Prima menggunakan metode sengkedan, serta cara mencari KPK.

⏱️ 3 x 35 menit🧩 Model: Problem Based Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, demonstrasi, latihan mandiri, diskusi kelompok.

🎒Media & Alat Peraga

Papan/kertas sengkedan, kartu bilangan prima, video pembelajaran, LKPD.

📚

Bahasa Indonesia

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan majas (gaya bahasa) seperti metafora, personifikasi, dan hiperbola yang terdapat dalam teks sastra, serta mulai menggunakannya untuk memperindah tulisan sendiri.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola).

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek secara pelan-pelan dan menghayati maknanya.
💡 Meaningful:Menulis satu kalimat bermajas tentang perasaan diri sendiri hari ini.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain tebak majas dari kartu kalimat.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca contoh kalimat yang mengandung majas.
  2. Mengenal ciri-ciri metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  3. Berlatih membedakan ketiga majas melalui contoh.
  4. Membuat kalimat bermajas sendiri.
  5. Mempresentasikan hasil karya di depan kelas.

📌Materi

Majas Metafora, Personifikasi, dan Hiperbola.

⏱️ 2 x 35 menit🧩 Model: Discovery Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, diskusi kelompok, penugasan.

🎒Media & Alat Peraga

Kartu kalimat majas, teks puisi pendek, video pembelajaran, LKPD.

✦ ✦ ✦
🕌Pendahuluan: Renungan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta): Allah menciptakan bilangan-bilangan dengan aturan yang rapi, termasuk bilangan prima yang menjadi "kunci" penyusun semua bilangan lain. Allah juga menciptakan keindahan bahasa yang bisa kita rangkai menjadi majas.

Allah Maha Malik (Memelihara): Perhatikan pola alam di sekitar kita — daun yang tersusun rapi, sisik ikan, gelombang laut. Semua itu menunjukkan irama/ritme yang Allah pelihara keteraturannya setiap hari.

Allah Maha Razzaq (Memberi Rezeki): Kemampuan berpikir dan berbahasa yang indah adalah rezeki dari Allah. Dengan bahasa yang indah, kita bisa bersyukur dan menceritakan kebesaran ciptaan-Nya.

🤔 Pertanyaan Pemantik:

  • Mengapa bilangan 12 hanya bisa disusun dari perkalian bilangan prima 2 × 2 × 3? Apa yang bisa kita pelajari tentang keteraturan ciptaan Allah dari sini?
  • Coba lihat sekelilingmu — adakah pola berulang (ritme) yang Allah ciptakan di alam? Bagaimana itu menunjukkan Allah Maha Memelihara?
  • Jika Allah memberi kita kemampuan berbahasa yang indah, bagaimana caramu bersyukur menggunakannya hari ini?
🔁Pembukaan: Yuk Ingat Lagi!

Sebelum belajar materi baru, jawab dulu 5 soal Benar/Salah dari pelajaran kemarin ya! ✅❌

🔢 Matematika — Pohon Faktor

  1. Pohon faktor digunakan untuk mencari faktorisasi prima suatu bilangan.
  2. Angka 1 termasuk bilangan prima.
  3. Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 2 × 3.
  4. Bilangan prima hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri.
  5. Faktorisasi prima dari 20 adalah 2 × 5 × 5.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

📚 Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik

  1. Tokoh adalah salah satu unsur intrinsik dalam cerita.
  2. Latar hanya menunjukkan waktu terjadinya cerita, bukan tempat.
  3. Alur adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah cerita.
  4. Tema adalah gagasan pokok yang mendasari sebuah cerita.
  5. Amanat adalah nama pengarang cerita.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
✦ ✦ ✦

🌟 Inti Pembelajaran: Ayo Belajar Bersama! 🌟

🔢

Matematika — Faktorisasi Prima & KPK

Tonton video pembelajarannya di sini!KPK dan FPB — Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Anak-anak, masih ingat pohon faktor? Sekarang kita belajar cara yang lebih cepat, yaitu metode sengkedan (tangga)! Caranya, dua bilangan dibagi bersama-sama dengan bilangan prima yang sama sampai hasilnya 1.

Contoh: cari FPB dan KPK dari 12 dan 18.

2 | 12   18
3 |  6    9
   |  2    3

Karena 2 dan 3 bisa membagi kedua bilangan sekaligus, maka FPB = 2 × 3 = 6. Untuk KPK, kalikan semua bilangan pembagi dengan sisa terakhir: KPK = 2 × 3 × 2 × 3 = 36.

🔔 Contoh sehari-hari: Bel istirahat berbunyi setiap 12 menit, bel ganti pelajaran berbunyi setiap 18 menit. Kapan keduanya akan berbunyi bersamaan lagi? Jawabannya: setiap 36 menit, karena KPK(12,18) = 36!

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Tarik napas 3 kali sebelum mulai menghitung sengkedan agar pikiran tenang dan fokus.
💡 Meaningful:Hitung KPK dari jadwal piket kelasmu sendiri bersama teman sebangku.
🎉 Joyful:Lomba kelompok mencari KPK tercepat menggunakan kartu angka!
📚

Bahasa Indonesia — Majas

Tonton video pembelajarannya di sini!Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola — Kelas 5

Majas adalah gaya bahasa yang membuat kalimat menjadi lebih hidup dan indah. Hari ini kita belajar 3 jenis majas:

🌟 Metafora — membandingkan dua hal secara langsung, tanpa kata "seperti/bagai". Contoh: "Dia adalah bintang kelas kita" (artinya dia sangat pintar dan bersinar seperti bintang).
🍃 Personifikasi — memberi sifat manusia pada benda mati. Contoh: "Angin berbisik pelan di telinga" (angin seolah bisa berbisik seperti manusia).
🌊 Hiperbola — melebih-lebihkan sesuatu. Contoh: "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" (dilebih-lebihkan supaya terasa lebih dramatis).

Coba perhatikan kalimat sehari-hari: "Semangatnya membara" (metafora), "Matahari tersenyum pagi ini" (personifikasi), dan "Badanku capek setengah mati" (hiperbola). Sering kita dengar, kan? 😄

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek dengan tenang dan menghayati setiap katanya.
💡 Meaningful:Menuliskan satu kalimat bermajas tentang perasaanmu hari ini.
🎉 Joyful:Bermain tebak majas berkelompok menggunakan kartu kalimat!
✦ ✦ ✦

📝 Penutup: Yuk Uji Kemampuanmu! 📝

🔢

Asesmen Formatif — Matematika

✅ Pilihan Ganda

  1. Faktorisasi prima dari 30 adalah ...
    A. 2 × 3 × 5B. 2 × 2 × 5C. 3 × 5 × 5D. 2 × 3 × 3
  2. Bilangan berikut yang merupakan bilangan prima adalah ...
    A. 9B. 15C. 17D. 21
  3. FPB dari 12 dan 18 menggunakan metode sengkedan adalah ...
    A. 2B. 3C. 6D. 9
  4. KPK dari 12 dan 18 adalah ...
    A. 24B. 36C. 48D. 72
  5. Lampu A menyala setiap 4 menit, lampu B menyala setiap 6 menit. Keduanya menyala bersamaan setiap ... menit.
    A. 10B. 12C. 14D. 18

✏️ Isian Singkat

  1. Faktor prima dari 16 adalah ...
  2. KPK dari 8 dan 12 adalah ...
  3. FPB dari 20 dan 30 adalah ...

🖊️ Esai

  1. Tentukan faktorisasi prima dan FPB dari 24 dan 36 menggunakan metode sengkedan! Tunjukkan langkah-langkahmu.
  2. Kegiatan A dilaksanakan setiap 15 hari sekali, dan kegiatan B setiap 20 hari sekali. Jika hari ini (14 September 2026) keduanya dilaksanakan bersamaan, kapan keduanya akan bersamaan lagi? Jelaskan langkahmu menggunakan KPK.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
PG: 1-A, 2-C, 3-C, 4-B, 5-B
Isian: 1) 2   2) 24   3) 10
Esai: 1) Sengkedan 24 dan 36 dengan 2, 2, 3 → FPB = 2×2×3 = 12; faktorisasi 24 = 2³×3, 36 = 2²×3². 2) KPK(15,20) = 60, jadi keduanya bersamaan lagi 60 hari setelah 14 September 2026.
📚

Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia

✅ Pilihan Ganda

  1. "Bintang kelas itu selalu rajin belajar" mengandung majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. MetaforaD. Ironi
  2. Kalimat "Daun-daun menari ditiup angin" merupakan majas ...
    A. HiperbolaB. PersonifikasiC. MetaforaD. Ironi
  3. "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" adalah contoh majas ...
    A. MetaforaB. PersonifikasiC. HiperbolaD. Ironi
  4. Ciri utama majas metafora adalah ...
    A. Menggunakan kata "seperti"B. Melebih-lebihkan sesuatuC. Membandingkan langsung tanpa kata penghubungD. Memberi sifat manusia pada benda
  5. "Semangatnya padam setelah mendengar kabar itu" termasuk majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. IroniD. Metafora

✏️ Isian Singkat

  1. Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati disebut majas ...
  2. "Aku menunggumu seribu tahun lamanya" adalah contoh majas ...
  3. Majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti/bagai" disebut ...

🖊️ Esai

  1. Buatlah satu kalimat menggunakan majas personifikasi tentang alam di sekitar rumahmu! Jelaskan sifat manusia apa yang kamu berikan pada benda tersebut.
  2. Bacalah kalimat: "Hatinya sekeras batu karang saat mendengar permintaan maaf itu." Tentukan jenis majas pada kalimat tersebut dan jelaskan alasanmu!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
🎓Kesimpulan Hari Ini
Matematika: Metode sengkedan membantu kita mencari faktorisasi prima, FPB, dan KPK dengan lebih cepat dan bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Bahasa Indonesia: Majas metafora, personifikasi, dan hiperbola membuat kalimat kita menjadi lebih hidup dan indah untuk dibaca.
💗Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?
🤩Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Mengantuk
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

🔢 Matematika

Kendala PembelajaranBeberapa siswa mungkin masih tertukar antara FPB dan KPK saat menggunakan sengkedan.
Tindak LanjutMemberikan latihan tambahan dengan menandai secara berbeda antara bilangan pembagi untuk FPB dan seluruh bilangan pembagi untuk KPK.
Siswa yang Paham dan Belum Paham :Sebagian besar peserta didik dapat menentukan faktorisasi bilangan menggunakan Sengkedan.

📚 Bahasa Indonesia

Kendala PembelajaranSiswa cenderung sulit membedakan metafora dan personifikasi karena keduanya sama-sama merupakan perbandingan.
Tindak LanjutMemberi lebih banyak contoh kontras dari kedua majas tersebut disertai diskusi kelompok kecil.
Siswa yang Paham dan Belum Paham :Sebagian besar peserta didik dapat membedakan jenis-jenis majas.