Welcome To My Blogger

Senin, 26 Oktober 2026

TEST IT 2026 - Dwi Maila Pauristina, S.Pd

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📖
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
📅
Hari / Tanggal
Senin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
💡
Materi
Teks Prosedur
⭐
Pertemuan Ke
24
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba ingat: sebelum shalat kita berwudhu, dan wudhu dilakukan dengan urutan yang jelas dari awal sampai akhir. Allah Maha Pengatur, Dzat yang menciptakan alam semesta dengan teratur dan berurutan. Allah Maha Pemberi Petunjuk, Dzat yang menunjukkan jalan dan cara yang benar kepada hamba-Nya.

Nah, hari ini kita akan belajar tentang teks prosedur, yaitu teks yang menunjukkan langkah-langkah melakukan sesuatu secara berurutan, seperti urutan wudhu atau resep makanan. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 📋🍵

📋 Teks Prosedur

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Membaca dan Memirsa, Berbicara, serta Menulis)

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami dan menyampaikan informasi dari berbagai jenis teks, termasuk teks prosedur. Murid dapat menemukan urutan informasi, mengenali struktur dan ciri kebahasaan teks, lalu menyampaikannya kembali secara runtut, baik lisan maupun tulisan.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menjelaskan teks prosedur.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review kalimat langsung dan tidak langsung di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang teks prosedur.

MeaningfulMenemukan pengertian, tujuan, serta struktur teks prosedur dari contoh teks "Cara Membuat Es Teh Manis".

MindfulMenandai kalimat perintah, kata hubung urutan, dan kata keterangan dengan teliti.

JoyfulBermain "Susun Langkah" berkelompok: menyusun kartu langkah yang acak menjadi urutan yang benar.

MeaningfulMenceritakan kembali isi teks prosedur secara lisan dan tulisan, serta mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas kalimat langsung dan tidak langsung sebagai bekal memahami teks.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum teks prosedur melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian, tujuan, dan struktur teks prosedur (tujuan, alat/bahan, langkah-langkah).
  4. Murid dapat menemukan ciri kebahasaan teks prosedur (kalimat perintah, kata hubung urutan, kata keterangan).
  5. Murid dapat menyusun langkah-langkah prosedur secara berurutan melalui permainan kartu.
  6. Murid dapat menceritakan kembali isi teks prosedur secara runtut, lisan maupun tulisan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning – murid menemukan sendiri struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur dari contoh teks yang dibaca dan dicermati.
Metode: tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelompok, permainan kartu urutan langkah, dan penugasan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu kalimat langsung dan tidak langsung.

  1. Ubahlah menjadi kalimat tidak langsung: Ayah berkata, "Aku akan pulang malam."
  2. Ubahlah menjadi kalimat langsung: Ibu bertanya apakah aku sudah makan.
  3. Manakah kalimat langsung? (a) Budi berkata bahwa ia sedang belajar. (b) Budi berkata, "Aku sedang belajar."
  4. Lengkapilah dengan tanda baca yang tepat: Guru berkata Rajinlah belajar
  5. Ubahlah menjadi kalimat tidak langsung: Rina berseru, "Wah, kuenya enak sekali!"
🔑 Lihat Kunci Jawaban
  1. Ayah berkata bahwa dia akan pulang malam.
  2. Ibu bertanya, "Apakah kamu sudah makan?"
  3. (b) Budi berkata, "Aku sedang belajar." (memakai tanda petik dan perkataan asli)
  4. Guru berkata, "Rajinlah belajar!"
  5. Rina berseru bahwa kuenya enak sekali.
🎬 Inti Pembelajaran

📊 Slide Pembelajaran

🔗 Buka slide di Canva

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video Pembelajaran

🔗 Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang teks prosedur.

1️⃣ Pengertian dan Tujuan Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang berisi urutan langkah untuk membuat atau melakukan sesuatu. Tujuannya membantu pembaca melakukan sesuatu dengan benar, tertib, dan tidak salah urutan.

Contoh teks prosedur: resep makanan, cara mencuci tangan, cara menggunakan alat, cara berwudhu, dan aturan bermain suatu permainan.

2️⃣ Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur tersusun dari tiga bagian: tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah.

1. Tujuanapa yang ingin dicapai2. Alat dan Bahanbenda yang diperlukan3. Langkah-langkahurut, memakai kata hubung urutan

Cara Membuat Es Teh Manis
Tujuan: membuat segelas es teh manis yang segar.
Alat dan bahan: gelas, sendok, teh celup, air panas, gula, es batu.
Langkah-langkah:
1. Seduh teh celup dengan air panas.
2. Tambahkan gula, lalu aduk hingga larut.
3. Masukkan es batu ke dalam gelas.
4. Tuang teh manis ke dalam gelas.
5. Es teh manis siap disajikan.

3️⃣ Ciri Kebahasaan Teks Prosedur

Ada tiga ciri kebahasaan yang perlu kamu kenali:

a) Kalimat perintah: kalimat yang meminta pembaca melakukan sesuatu, biasanya diawali kata kerja. Contoh: Seduh teh, tambahkan gula, aduk hingga larut.
b) Kata hubung urutan: kata penunjuk urutan langkah. Contoh: pertama, kemudian, lalu, setelah itu, terakhir.
c) Kata keterangan: kata yang menjelaskan waktu, cara, atau jumlah. Contoh: selama 3 menit, dengan perlahan, sebanyak dua sendok.

4️⃣ Menceritakan Kembali Isi Teks Prosedur

Saat menceritakan kembali, urutkan langkah dengan kata hubung urutan dan ubah kalimat perintah menjadi kalimat berita. Bisa disampaikan lisan (berbicara di depan kelas) atau tulisan (menulis dengan kata-katamu sendiri).

Pertamaseduh tehKemudianberi gulaLaluisi es batuTerakhirsajikan

Contoh lisan atau tulisan: Pertama, teh celup diseduh dengan air panas. Kemudian, gula ditambahkan dan diaduk sampai larut. Lalu, es batu dimasukkan ke dalam gelas. Terakhir, teh manis dituang dan es teh siap disajikan.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Teks yang berisi urutan langkah membuat atau melakukan sesuatu disebut …
    A. teks narasi   B. teks prosedur   C. teks deskripsi   D. teks berita
  2. Bagian teks prosedur yang berisi daftar benda yang diperlukan adalah …
    A. tujuan   B. langkah-langkah   C. kesimpulan   D. alat dan bahan
  3. Kalimat perintah yang tepat dalam teks prosedur adalah …
    A. Masukkan telur ke dalam mangkuk.   B. Telur dimasukkan oleh Ibu.   C. Ibu sedang memasak telur.   D. Telur itu berbentuk bulat.
  4. Perhatikan kalimat: "Cuci tangan dengan air. (1), gosok tangan dengan sabun. (2), bilas sampai bersih." Kata hubung urutan yang tepat untuk (1) dan (2) adalah …
    A. terakhir, kemudian   B. pertama, terakhir   C. kemudian, terakhir   D. lalu, pertama
  5. Langkah mencuci tangan: (1) bilas dengan air bersih, (2) basahi tangan dengan air mengalir, (3) gosok seluruh tangan selama 20 detik, (4) ambil sabun secukupnya. Urutan yang benar adalah …
    A. 1-2-3-4   B. 4-2-3-1   C. 2-3-4-1   D. 2-4-3-1

B. Isian Singkat

  1. Tiga bagian struktur teks prosedur adalah tujuan, …, dan langkah-langkah.
  2. Kalimat yang meminta pembaca melakukan sesuatu disebut kalimat …
  3. Ubahlah menjadi kalimat berita dengan kata "pertama": "Aduk teh hingga gula larut." → …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian dan tujuan teks prosedur dengan kata-katamu sendiri, lalu sebutkan 3 contoh teks prosedur!
  2. Tulislah teks prosedur "Cara Menanam Biji Kacang di dalam Pot" lengkap dengan tujuan, alat dan bahan, serta minimal 4 langkah yang memakai kata hubung urutan. Kemudian ceritakan kembali dengan kalimatmu sendiri!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. B   2. D   3. A   4. C   5. D

Isian Singkat

  1. alat dan bahan (alat/bahan)
  2. perintah
  3. Pertama, teh diaduk hingga gula larut.

Esai

  1. Teks prosedur adalah teks yang berisi urutan langkah membuat atau melakukan sesuatu. Tujuannya membantu pembaca melakukan sesuatu dengan benar dan berurutan. Contoh: resep makanan, cara mencuci tangan, cara berwudhu (jawaban lain yang sesuai boleh diterima).
  2. Contoh jawaban: Cara Menanam Biji Kacang. Tujuan: menumbuhkan tanaman kacang di pot. Alat dan bahan: pot, tanah, biji kacang, air. Langkah: (1) Pertama, isi pot dengan tanah. (2) Kemudian, buat lubang kecil di tanah. (3) Lalu, masukkan biji kacang dan tutup dengan tanah. (4) Terakhir, siram dengan air. Cerita ulang: Pertama, pot diisi tanah. Kemudian, dibuat lubang kecil. Lalu, biji kacang dimasukkan dan ditutup tanah. Terakhir, tanaman disiram air.
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa teks prosedur berisi urutan langkah untuk membuat atau melakukan sesuatu. Strukturnya terdiri dari tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah. Ciri kebahasaannya adalah kalimat perintah, kata hubung urutan, dan kata keterangan. Kita juga bisa menceritakan kembali isinya secara runtut, lisan maupun tulisan, dengan kata-kata sendiri.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar teks prosedur hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
🙂
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😢
Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar antara kalimat perintah dan kalimat berita.
  • Murid menuliskan langkah tanpa urutan atau tanpa kata hubung urutan.
  • Murid kesulitan menceritakan kembali dengan kata-kata sendiri dan cenderung menyalin teks.
  • Permainan kartu bisa membuat suasana kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Memberi contoh kalimat perintah dan kalimat berita secara berdampingan sebelum latihan.
  • Menyediakan kartu kata hubung urutan sebagai alat bantu saat menyusun langkah.
  • Melatih menceritakan kembali dengan pola "Pertama, … Kemudian, … Terakhir, …" secara berpasangan.
  • Menetapkan aturan permainan dan batas waktu yang jelas pada pertemuan berikutnya.
🌟📚🤲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Seperti teks prosedur yang disusun langkah demi langkah agar hasilnya tepat, belajar pun dilakukan sedikit demi sedikit dan teratur. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Senin 26 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📖
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
📅
Hari / Tanggal
Senin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
✉️
Materi
Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)
⭐
Pertemuan Ke
24
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan tangan kalian. Tangan ini bisa memegang pena dan menulis, lho! Tahukah kalian, siapa yang menciptakannya? ✍️

Pertama, Allah itu Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tangan, pikiran, dan perasaan kita, bahkan mengajari manusia menulis dengan pena. Jadi, saat kita menulis surat, kita sedang memakai nikmat ciptaan Allah.

Kedua, Allah itu Al-Malik, yang memelihara kita. Allah menjaga kita lewat ayah, ibu, guru, dan sahabat-sahabat yang baik. Supaya persahabatan tetap terpelihara, kita saling menyapa dan menanyakan kabar. Nah, bagaimana kalau sahabat kita tinggal jauh? Kita bisa menyapanya lewat surat. 🤝

Ketiga, Allah itu Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Sahabat yang baik, kemampuan menulis, serta kertas dan pena juga rezeki dari Allah. Bagaimana cara kita bersyukur? Dengan menulis surat yang sopan dan membuat sahabat tersenyum. 🎁

Nah, hari ini kita akan belajar tentang surat pribadi, yaitu surat yang kita tulis untuk sahabat atau orang terdekat untuk menyampaikan kabar dan perasaan, dengan urutan bagian yang jelas dan bahasa yang santun. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 💌📝

💌 Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Menulis)

Pada akhir Fase C, murid mampu menulis berbagai jenis teks dengan struktur dan kebahasaan yang sesuai tujuan dan pembacanya, termasuk surat pribadi. Murid menggunakan kosakata yang tepat, kalimat yang efektif, serta bahasa yang santun untuk menyampaikan gagasan dan perasaan secara runtut.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menulis surat untuk sahabat.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review teks prosedur di awal pembelajaran dengan tenang, fokus, dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang surat pribadi.

MeaningfulMenemukan pengertian dan tujuan surat pribadi dari contoh surat untuk sahabat.

MindfulMencermati bagian-bagian surat dan menandai ciri kebahasaan (kata sapaan, ungkapan perasaan) dengan teliti.

JoyfulBermain "Susun Surat" berkelompok: menyusun kartu bagian surat yang acak menjadi surat yang utuh.

MeaningfulMenulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas teks prosedur sebagai bekal belajar.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum surat pribadi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi.
  4. Murid dapat mengidentifikasi bagian-bagian surat dan menemukan ciri kebahasaan surat pribadi.
  5. Murid dapat menyusun bagian-bagian surat secara urut melalui permainan kartu.
  6. Murid dapat menulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning – murid menemukan sendiri struktur dan ciri kebahasaan surat dari contoh surat, lalu menerapkannya dalam tulisan sendiri.
Metode: tanya jawab, diskusi kelompok, permainan kartu, demonstrasi, dan penugasan menulis mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan soal untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu teks prosedur. Pilih jawaban yang paling benar!

  1. Teks yang berisi urutan langkah membuat atau melakukan sesuatu disebut …
    A. teks berita   B. teks narasi   C. teks prosedur   D. teks puisi
  2. Tiga bagian struktur teks prosedur adalah …
    A. tujuan, alat dan bahan, langkah-langkah   B. judul, isi, penutup   C. orientasi, komplikasi, resolusi   D. salam, isi, penutup
  3. Kalimat perintah dalam teks prosedur adalah …
    A. Ibu membeli gula.   B. Gula itu manis.   C. Gula dibeli Ibu.   D. Tuangkan gula ke dalam gelas.
  4. Kata hubung urutan yang tepat dalam teks prosedur adalah …
    A. karena   B. kemudian   C. tetapi   D. sehingga
  5. Langkah membuat teh: (1) aduk sampai gula larut, (2) seduh teh dengan air panas, (3) tambahkan gula, (4) sajikan. Urutan yang benar …
    A. 2-3-1-4   B. 1-2-3-4   C. 2-1-3-4   D. 3-2-1-4
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video Pembelajaran

🔗 Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang surat pribadi.

1️⃣ Pengertian dan Tujuan Surat Pribadi

Surat pribadi adalah surat yang ditulis untuk orang yang dekat dengan kita, seperti sahabat, teman, atau keluarga. Isinya bisa kabar, cerita, pertanyaan, atau perasaan.

Tujuannya menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan, serta menjaga hubungan persahabatan tetap hangat walaupun terpisah jauh.

Contoh: surat untuk sahabat yang pindah kota, surat untuk nenek di kampung, surat ucapan selamat kepada teman.

2️⃣ Struktur / Bagian-bagian Surat Pribadi

Surat pribadi terdiri dari tujuh bagian. Perhatikan contoh surat berikut:

✉️
1
Tempat dan tanggal
Bandung, 26 Oktober 2026
2
Salam pembuka
Untuk sahabatku, Rina
3
Alinea pembuka
Apa kabarmu, Rina? Semoga kamu dan keluargamu sehat selalu. Aku di sini juga baik.
4
Isi surat
Minggu lalu aku juara dua lomba menggambar! Aku senang sekali dan jadi ingat saat kita menggambar bersama. Ceritakan kabar sekolahmu juga, ya!
5
Penutup
Sudah dulu, ya. Jangan lupa balas suratku. Aku rindu padamu.
6
Salam akhir
Salam sayang,
7
Nama pengirim
Dita

Cara mengingat: Tempat-tanggal → Salam pembuka → Alinea pembuka → Isi → Penutup → Salam akhir → Nama pengirim.

3️⃣ Ciri Kebahasaan Surat Pribadi

Ada tiga ciri kebahasaan yang perlu kamu kenali:

a) Bahasa akrab: santai seperti mengobrol, tetapi tetap sopan. Contoh: Aku senang sekali kamu mau membalas suratku.
b) Kalimat sapaan: menyapa penerima surat. Contoh: Sahabatku, apa kabarmu? Semoga kamu sehat, ya.
c) Ungkapan perasaan: menyampaikan rasa senang, rindu, atau sedih. Contoh: Aku rindu bermain bersamamu.

4️⃣ Menulis Surat untuk Sahabat

Ikuti langkah menulis berikut:

  1. Tentukan siapa sahabat yang akan kamu kirimi surat.
  2. Pikirkan apa yang ingin diceritakan atau ditanyakan.
  3. Tulis tujuh bagian surat secara berurutan.
  4. Gunakan bahasa akrab, sapaan, dan ungkapan perasaan yang santun.
  5. Baca ulang: periksa huruf kapital, tanda baca, dan ejaan.

Tugasmu: tulis surat untuk sahabatmu (minimal 3 kalimat pada bagian isi) dengan tujuh bagian lengkap. Jangan lupa tempat dan tanggal: …, 26 Oktober 2026.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Surat yang ditulis untuk sahabat, teman, atau keluarga disebut …
    A. surat dinas   B. surat pribadi   C. surat undangan   D. surat kabar
  2. Tujuan utama surat pribadi adalah …
    A. membuat pengumuman resmi   B. menawarkan barang dagangan   C. memberi perintah kerja   D. menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan kepada orang dekat
  3. Bagian surat berisi "Bandung, 26 Oktober 2026" disebut …
    A. tempat dan tanggal   B. salam pembuka   C. alinea pembuka   D. salam akhir
  4. Kalimat yang paling tepat untuk alinea pembuka surat kepada sahabat adalah …
    A. Dengan hormat, kami mengundang Anda.   B. Surat ini harus segera dibalas.   C. Apa kabarmu, Dina? Semoga kamu sehat selalu.   D. Kumpulkan laporan Anda hari ini.
  5. Urutan bagian surat pribadi yang benar adalah …
    A. salam pembuka – tempat dan tanggal – isi – penutup – nama   B. tempat dan tanggal – salam pembuka – alinea pembuka – isi – penutup – salam akhir – nama pengirim   C. isi – penutup – salam pembuka – tempat dan tanggal   D. nama pengirim – isi – salam akhir – salam pembuka

B. Isian Singkat

  1. Salam yang ditulis sebelum nama pengirim, misalnya "Salam sayang," disebut …
  2. Bahasa dalam surat pribadi bersifat … tetapi tetap santun.
  3. Kata "Sahabatku" dan "Apa kabarmu?" merupakan contoh ciri kebahasaan berupa kalimat …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi, lalu sebutkan 3 ciri kebahasaannya beserta contoh!
  2. Tulislah surat pribadi untuk sahabatmu dengan tujuh bagian yang lengkap. Pada bagian isi, ceritakan pengalaman menyenangkanmu dan ungkapkan perasaanmu dengan bahasa yang akrab dan santun!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa surat pribadi adalah surat untuk orang dekat yang bertujuan menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan. Strukturnya terdiri dari tempat dan tanggal, salam pembuka, alinea pembuka, isi, penutup, salam akhir, dan nama pengirim. Ciri kebahasaannya adalah bahasa akrab, kalimat sapaan, dan ungkapan perasaan. Kita pun bisa menulis surat untuk sahabat dengan bahasa yang santun.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar menulis surat untuk sahabat? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
🙂
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😢
Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar urutan bagian surat, misalnya salam akhir dan penutup.
  • Murid memakai bahasa baku yang kaku atau justru terlalu singkat seperti pesan singkat.
  • Murid kesulitan mengungkapkan perasaan dan bingung memilih isi cerita.
  • Permainan kartu bisa membuat kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Menempel bagan tujuh bagian surat di dinding kelas sebagai pengingat.
  • Memberi contoh bahasa akrab yang santun berdampingan dengan bahasa yang kurang sopan.
  • Menyediakan daftar kata perasaan (senang, rindu, bangga, khawatir) dan pertanyaan pemantik cerita.
  • Menetapkan aturan dan batas waktu yang jelas saat permainan; surat murid dibalas oleh teman sebagai kegiatan pertemuan berikutnya.
💌🌟🤲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sebuah surat kecil bisa membuat sahabat tersenyum sepanjang hari. Teruslah menulis dengan hati yang tulus dan bahasa yang santun. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Matematika Kelas 5 Saudah (Senin 26 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📚
Mata Pelajaran
Matematika
📅
Hari / Tanggal
Senin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
💡
Materi
Pecahan (Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan)
⭐
Pertemuan Ke
22
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba bayangkan kita membagi sebuah kue untuk keluarga. Ada yang mendapat setengah bagian, ada yang seperempat, dan semuanya dibagi dengan adil. Allah Maha Adil, Dzat yang menetapkan segala sesuatu dengan seimbang dan sesuai porsinya. Allah Maha Pemberi Rezeki, Dzat yang membagikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan, yaitu cara menggabungkan dan mengambil bagian dari suatu keseluruhan dengan tepat. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🍰➕➖

➕➖ Penjumlahan & Pengurangan Pecahan

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami dan menggunakan berbagai bentuk bilangan, termasuk pecahan. Murid dapat membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan (berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran), lalu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review KPK & FPB di awal pembelajaran dengan tenang dan fokus.

JoyfulMenonton video pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan.

MeaningfulMenyamakan penyebut dengan KPK menggunakan model batang pecahan agar konsepnya terlihat nyata.

MindfulBerlatih menjumlahkan dan mengurangkan pecahan secara teliti, langkah demi langkah.

JoyfulBermain "Kartu Pecahan" berkelompok: menarik dua kartu lalu menjumlahkan atau mengurangkannya.

MeaningfulMenyelesaikan soal cerita sehari-hari dan asesmen formatif sebagai refleksi pemahaman diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas KPK dan FPB sebagai bekal menyamakan penyebut.
  2. Murid dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menyamakan penyebut pecahan dengan benar menggunakan KPK.
  4. Murid dapat menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut sama maupun berbeda, termasuk pecahan campuran.
  5. Murid dapat berlatih operasi pecahan secara menyenangkan melalui permainan kartu pecahan.
  6. Murid dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) – murid belajar dari masalah nyata, misalnya menakar bahan kue atau membagi air minum.
Metode: tanya jawab, demonstrasi dengan model batang, diskusi kelompok, permainan kartu pecahan, dan latihan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan dulu soal berikut untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu KPK dan FPB.

  1. Tentukan KPK dari 6 dan 8.
  2. Tentukan FPB dari 12 dan 30.
  3. Berapakah KPK dari 3, 4, dan 6?
  4. Berapakah FPB dari 24 dan 40?
  5. Lampu A menyala setiap 6 detik dan lampu B setiap 8 detik. Jika keduanya menyala bersamaan sekarang, setelah berapa detik keduanya menyala bersamaan lagi?
🔑 Lihat Kunci Jawaban
🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video Pembelajaran

🔗 Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.

1️⃣ Menyamakan Penyebut Sebelum Menjumlah atau Mengurang

Pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sama, seperti potongan kue yang ukurannya sama. Caranya: cari KPK dari penyebut-penyebutnya, lalu kalikan pembilang dan penyebut tiap pecahan dengan bilangan yang sesuai.

1/2 = 3/61/3 = 2/63/6 + 2/6 = 5/6

Contoh: 1/2 dan 1/3. KPK dari 2 dan 3 adalah 6.
1/2 = (1×3)/(2×3) = 3/6 dan 1/3 = (1×2)/(3×2) = 2/6.

2️⃣ Menjumlahkan Dua Pecahan atau Lebih

Penyebut sama: jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap. Penyebut berbeda: samakan penyebut dulu, baru jumlahkan pembilangnya. Untuk pecahan campuran, jumlahkan bilangan bulatnya dan pecahannya secara terpisah.

a) 2/7 + 3/7 = 5/7
b) 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6
c) 1/2 + 1/3 + 1/6 = 3/6 + 2/6 + 1/6 = 6/6 = 1
d) 1 1/2 + 2 1/3 = 1 3/6 + 2 2/6 = 3 5/6
e) 1 3/4 + 2 1/2 = 1 3/4 + 2 2/4 = 3 5/4 = 4 1/4 (5/4 diubah jadi 1 1/4)

3️⃣ Mengurangkan Dua Pecahan (termasuk Pecahan Campuran)

Caranya sama: samakan penyebut dulu, lalu kurangkan pembilangnya. Pada pecahan campuran, jika pecahan pertama lebih kecil dari pecahan kedua, pinjam 1 dari bilangan bulatnya (1 = penyebut/penyebut).

3/4 − 2/4 = 1/4 (yang hijau)

a) 5/8 − 2/8 = 3/8
b) 3/4 − 1/3 = 9/12 − 4/12 = 5/12
c) 3 1/2 − 1 1/3 = 3 3/6 − 1 2/6 = 2 1/6
d) 3 1/4 − 1 1/2 = 3 1/4 − 1 2/4. Karena 1/4 < 2/4, pinjam 1: 2 5/4 − 1 2/4 = 1 3/4

4️⃣ Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

Gunakan 4 langkah: (1) baca soal dan tulis yang diketahui, (2) pilih operasi (kata "sisa" atau "diambil" = kurang; "total" atau "bersama" = tambah), (3) hitung dengan menyamakan penyebut, (4) tulis jawaban lengkap dengan satuannya.

Ibu punya 2 1/2 liter minyak goreng, lalu memakai 3/4 liter. Berapa sisanya?
2 1/2 − 3/4 = 2 2/4 − 3/4 = 1 6/4 − 3/4 = 1 3/4 liter.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. 2/9 + 5/9 = …
    A. 6/9   B. 8/9   C. 7/9   D. 7/18
  2. 1/2 + 1/4 = …
    A. 3/4   B. 2/6   C. 2/4   D. 1/4
  3. 5/6 − 1/3 = …
    A. 4/3   B. 2/3   C. 1/6   D. 1/2
  4. 1 2/3 + 2 1/2 = …
    A. 3 3/5   B. 4 1/6   C. 3 1/6   D. 4 1/2
  5. Pita Rina panjangnya 3 1/4 m. Sebanyak 1 1/2 m dipakai untuk kado dan 3/4 m untuk hiasan bunga. Sisa pita adalah …
    A. 1 1/4 m   B. 2 m   C. 1 m   D. 1 1/2 m

B. Isian Singkat

  1. 3/8 + 2/8 = …
  2. 3/4 − 1/6 = …
  3. 2 1/3 + 1 3/4 = …

C. Esai

  1. Ibu membeli 2 1/2 kg beras dan 1 3/4 kg tepung. Berapa kg total belanjaan Ibu? Tuliskan langkah menyamakan penyebutnya!
  2. Tangki air berisi 6 1/4 liter. Air tersebut dipakai menyiram tanaman 2 1/2 liter, lalu ditambah lagi 1 3/4 liter. Berapa liter air di tangki sekarang? Tuliskan cara penyelesaiannya!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa pecahan hanya bisa dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sudah sama. Gunakan KPK untuk menyamakan penyebut, lalu jumlahkan atau kurangkan pembilangnya saja. Pada pecahan campuran, hitung bilangan bulat dan pecahannya, dan ingat untuk meminjam 1 jika pecahan yang dikurangi lebih besar. Terakhir, tulis hasil dalam bentuk paling sederhana.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar pecahan hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
🙂
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😢
Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih lambat menentukan KPK sehingga penyamaan penyebut memakan waktu.
  • Murid sering menjumlahkan penyebut juga (misalnya 1/2 + 1/3 = 2/5).
  • Murid bingung saat harus meminjam 1 pada pengurangan pecahan campuran.
  • Permainan kartu bisa membuat suasana kelas terlalu ramai.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan tabel kelipatan sebagai alat bantu menentukan KPK.
  • Mengulang konsep dengan model batang atau potongan kue agar murid melihat alasan penyebut harus sama.
  • Membuat contoh langkah "pinjam 1" secara bertahap dan memberi latihan tambahan secara berkelompok kecil.
  • Menetapkan aturan permainan dan batas waktu yang jelas pada pertemuan berikutnya.
🌟📚🤲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sama seperti pecahan yang perlu disamakan penyebutnya agar bisa dijumlah, teruslah berlatih sedikit demi sedikit setiap hari. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.