Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Minggu, 24 Mei 2026

SAS Day-2 Bahasa Indonesia Kelas 5 (Senin 25 Mei 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina

Hari / Tanggal : Senin / 25 Mei 2026

Fase / Kelas : C / 5

Mata Pelajaran : SAS Bahasa Indonesia

Assalamualikum wr.wb.

Apa kabar anak Sholeh Sholehah?

Semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah aamiin..

Hari ini anak Sholeh Sholehah akan melaksanakan SAS.

Semoga Allah berikan kelancaran dan kemudahan dalam menjawab soal yaa aamiin..


Berikut kisi-kisi SAS Bahasa Indonesia :

I. Pilihlah jawaban yang paling benar

























Perhatikan teks diatas untuk menjawab nomor 1-4

1. Teks tersebut termasuk ke dalam jenis teks…
a. Deskripsi
b. Eksplanasi
c. Narasi
d. Laporan

2. Apa yang dijelaskan dalam teks tersebut….
a. Cara melihat gerhana ddengan aman
b. Proses terjadinya gerhana bulan
c. Proses terjadinya gerhana matahari
d. Waktu terjadinya gerhana

3. Kapan gerhana matahari bisa terjadi..
a. Saat malam hari ketika langit cerah
b. Ketika bulan purnama
c. Saat siang hari dan bulan berada di antara matahari dan bumi
d. Saat musim hujan dan langit mendung

4. Struktur teks eksplanasi pada paragrap kedua pada teks tersebut adalah…
a. Pernyataan umum
b. Deretan penjelas
c. Simpulan
d. Interpretasi

5. Soal nomor 5

Contoh kalimat majemuk bertingkat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat ditunjukkan oleh nomor….
a. 1 dan 2
b. 1 dan 4
c. 2 dan 3
d. 4 dan 5

6. Pendaftaran siswa baru disekolah sudah dimulai. Makna kata berimbuhan pe-an pada kalimat diatas adalah…
a. Menyatakan proses
b. Menyatakan tempat
c. Menyatakan kumpulan
d. Menyatakan hasil

7. Soal nomor 7
Ciri-ciri teks eksposisi ditunjukkan oleh nomor…
a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4

8. Situasi : Beberapa anak menertawakan Dika karena dia membawa bekal dadri rumah, sementara anak-anak lain membeli makanan di kantin. Mereka mengejek bekalnya yang sederhana. Kalimat saran yang sesuai dengan situasi di atas adalah….
a. Sebaiknya Dika tidak membawa bekal lagi agar tidak diejek teman-temannya
b. Sebaiknya anak-anak berhenti mengejek dika dan mulai belajar menghargai perbedaan
c. Sebaiknya dika perlu membeli makanan yang sama agar tidak menjadi bahan ejekan
d. Sebaiknya orang tua Dika memberi uang jajan lebih banyak untuk anaknya

Perhatikan kutipan pidato untuk menjawab soal nomor 9 dan 10!


9. Kalimat pembuka yang tepat untuk mengawali isi pidato tersebut adalah…
a. Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan merasa bangga
b. Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman-teman kepada saya
c. Pertama-tama, saya sebagai ketua kelas merasa kagum karena bisa terpilih sebagai ketua kelas
d. Pertama-tama, saya sebagai ketua kelas menyampaikan kepada teman-teman bahwa kelas kita harus rapi

10. Isi kutipan pidato di atas adalah…
a. Sambutan wali kelas kepada siswa kelas V
b. Penjelasan ketua kelas baru tentang kegiatan belajar mengajar
c. Ajakan ketua kelas baru untuk menjaga kerukunan kelas
d. Sambutan dan ucapan terima kasih ketua kelas baru

II. Jawablah pertanyaan ini dengan benar

1. Tentukan akronim dan kepanjangan dari kata berikut ini!
a. Kemendikdasmen
b. Siskamling
c. SPBU

2. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang pantun?Dan buatlah satu contoh pantun nasihat tentang menghargai keberagaman!

3. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang teks eksplanasi!

4. Ubah lah angka romawi dibawah ini menjadi bilangan asli!
a. XX
b. IX
c. VI

5. Perhatikan ilustrasi dibawah!

Dari ilustrasi di atas, buatlah bagian pembukaan pidato yang akan disampaikan oleh Pak Andi!

Good Luck :)

Wassalamualaikum wr wb..

Selasa, 19 Mei 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 20 Mei 2026)

Guru Kelas : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato

Hari/Tanggal : Rabu 20 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid  dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk pictogram untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


Pictogram adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Pictogram membuat data yang terlihat membosankan menjadi jauh lebih menarik dan mudah dimengerti.

1. Bagian-Bagian Pictogram

Sebelum membuat atau menganalisis, kita harus memperhatikan komponen utamanya:

  • Judul: Menjelaskan data apa yang sedang ditampilkan.

  • Kategori: Kelompok data yang dihitung (misal: Nama buah, Hari, atau Nama siswa).

  • Gambar/Simbol: Mewakili objek yang didata.

  • Kunci/Keterangan: Ini bagian terpenting! Keterangan menjelaskan berapa banyak nilai yang diwakili oleh satu gambar.

2. Mengurutkan dan Membandingkan Data

Dengan melihat jumlah gambar pada pictogram, kita bisa dengan cepat mengetahui:

  • Data Terbanyak (Modus): Kategori yang memiliki jumlah gambar paling banyak.

  • Data Tersedikit: Kategori yang memiliki jumlah gambar paling sedikit.

  • Selisih: Perbedaan jumlah antara dua kategori (Gambar A dikurangi Gambar B, lalu dikalikan nilai keterangan).

Contoh Cepat:

Jika gambar 1 pensil mewakili 10 siswa.

  • Kelas A punya 3 gambar pensil = 30 siswa.

  • Kelas B punya 5 gambar pensil = 50 siswa.

  • Perbandingannya: Kelas B memiliki 20 siswa lebih banyak daripada Kelas A.

3. Menyajikan Data ke Dalam Pictogram

Untuk membuat pictogram yang baik, ikuti langkah-langkah $1, 2, 3$ berikut:

  1. Kumpulkan Data: Catat hasil pengamatan atau surveimu.

  2. Tentukan Skala (Kunci): Pilih angka yang mudah dibagi untuk satu gambar. Jika datanya puluhan, mungkin 1 gambar = 10. Jika datanya ratusan, 1 gambar = 100.

  3. Gambar Tablenya: Masukkan kategori dan gambar sesuai jumlah data dibagi nilai kunci.

4. Menganalisis dan Mendapatkan Informasi

Menganalisis berarti kita "bertanya" kepada data tersebut. Dari sebuah pictogram, kita bisa mendapatkan informasi seperti:

  • Total keseluruhan: Menjumlahkan semua gambar lalu dikalikan nilai kunci.

  • Tren: Apakah data cenderung naik atau turun?

  • Kesimpulan: Informasi penting apa yang bisa kita berikan kepada orang lain berdasarkan data tersebut?

BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.

Minggu, 17 Mei 2026

Materi Ajar Matematika, Bahasa Indonesia dan Seni Rupa Kelas 5 Saudah (Senin 18 Mei 2026)

Guru Kelas : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang

Hari/Tanggal : Senin 18 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid  dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk pictogram untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


Pictogram adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Pictogram membuat data yang terlihat membosankan menjadi jauh lebih menarik dan mudah dimengerti.

1. Bagian-Bagian Pictogram

Sebelum membuat atau menganalisis, kita harus memperhatikan komponen utamanya:

  • Judul: Menjelaskan data apa yang sedang ditampilkan.

  • Kategori: Kelompok data yang dihitung (misal: Nama buah, Hari, atau Nama siswa).

  • Gambar/Simbol: Mewakili objek yang didata.

  • Kunci/Keterangan: Ini bagian terpenting! Keterangan menjelaskan berapa banyak nilai yang diwakili oleh satu gambar.

2. Mengurutkan dan Membandingkan Data

Dengan melihat jumlah gambar pada pictogram, kita bisa dengan cepat mengetahui:

  • Data Terbanyak (Modus): Kategori yang memiliki jumlah gambar paling banyak.

  • Data Tersedikit: Kategori yang memiliki jumlah gambar paling sedikit.

  • Selisih: Perbedaan jumlah antara dua kategori (Gambar A dikurangi Gambar B, lalu dikalikan nilai keterangan).

Contoh Cepat:

Jika gambar 1 pensil mewakili 10 siswa.

  • Kelas A punya 3 gambar pensil = 30 siswa.

  • Kelas B punya 5 gambar pensil = 50 siswa.

  • Perbandingannya: Kelas B memiliki 20 siswa lebih banyak daripada Kelas A.

3. Menyajikan Data ke Dalam Pictogram

Untuk membuat pictogram yang baik, ikuti langkah-langkah $1, 2, 3$ berikut:

  1. Kumpulkan Data: Catat hasil pengamatan atau surveimu.

  2. Tentukan Skala (Kunci): Pilih angka yang mudah dibagi untuk satu gambar. Jika datanya puluhan, mungkin 1 gambar = 10. Jika datanya ratusan, 1 gambar = 100.

  3. Gambar Tablenya: Masukkan kategori dan gambar sesuai jumlah data dibagi nilai kunci.

4. Menganalisis dan Mendapatkan Informasi

Menganalisis berarti kita "bertanya" kepada data tersebut. Dari sebuah pictogram, kita bisa mendapatkan informasi seperti:

  • Total keseluruhan: Menjumlahkan semua gambar lalu dikalikan nilai kunci.

  • Tren: Apakah data cenderung naik atau turun?

  • Kesimpulan: Informasi penting apa yang bisa kita berikan kepada orang lain berdasarkan data tersebut?

BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.

SENI RUPA




A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan

2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca

3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng

4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti: 
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas

Latihan Soal :
1. Seorang seniman membuat pot bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip lingkungan yang mana?
A.Replace
B.Recycle
C.Reduce
D.Reuse

2. Mengapa penggunaan limbah organik seperti daun kering kurang cocok untuk membuat karya seni yang akan dipajang secara permanen di museum?
A. Warnanya kurang menarik dibandingkan plastik
B. Limbah organik berbahaya bagi kesehatan manusia
C. Bahannya mudah terurai dan rapuh seiring waktu
D. Limbah organik sulit didapatkan di alam

3. Andi memiliki banyak potongan sisa kain dari penjahit. Ia ingin membuat karya seni datar dengan menempelkan potongan-potongan tersebut hingga membentuk gambar pemandangan. Karya seni apa yang sedang dibuat Andi?
A. Mozaik
B. Assembling
C. Kolase
D. Patung

4. Kamu menemukan banyak kaleng bekas minuman. Kamu ingin mengubahnya menjadi wadah alat tulis yang indah. Langkah pertama yang paling penting dilakukan demi keamanan dan kebersihan adalah...
A. Memotong bagian tajam dan mencuci kaleng hingga bersih
B. Menjemur kaleng di bawah sinar matahari langsung
C. Menempelkan hiasan kertas di bagian luar kaleng
D. Langsung mewarnainya dengan cat minyak

5. Manakah dari karya seni berikut yang paling efektif dalam mengampanyekan gerakan 'Anti Sampah Plastik' di lingkungan masyarakat?
A. Lukisan pemandangan menggunakan cat air
B. Anyaman dari serat bambu alami
C. Kolase dari dedaunan kering yang berguguran
D. Patung raksasa yang dirakit dari ribuan tutup botol plastik bekas

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Kamis, 14 Mei 2026

Materi Ajar IPAS Kelas 5 Saudah (Jumat 15 Mei 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. IPAS : Kegiatan Ekonomi Masyarakat

Hari / Tanggal : Jumat / 15 Mei 2026
 
Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

IPAS


A. Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah segala aktivitas yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kegiatan ekonomi terdiri dari 3 jenis utama:

  1. Produksi → kegiatan menghasilkan barang/jasa
    Contoh: petani menanam padi, nelayan menangkap ikan
  2. Distribusi → kegiatan menyalurkan barang/jasa
    Contoh: pedagang menjual sayur ke pasar
  3. Konsumsi → kegiatan menggunakan barang/jasa
    Contoh: keluarga membeli dan memakan makanan

B. Kegiatan Ekonomi di Lingkungan Sekitar

Setiap daerah memiliki kegiatan ekonomi yang berbeda, tergantung kondisi alam dan masyarakatnya.

Contoh:

  • Daerah pedesaan: bertani, beternak, berkebun
  • Daerah pesisir: nelayan, pengolah ikan
  • Daerah perkotaan: berdagang, bekerja di kantor, jasa transportasi

Contoh di sekitar murid:

  • Warung sembako
  • Tukang ojek
  • Penjahit
  • Pedagang makanan

C. Pengertian Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi yang mengandalkan kreativitas, ide, dan inovasi untuk menghasilkan produk atau jasa.


D. Contoh Ekonomi Kreatif

Berikut beberapa contoh ekonomi kreatif di sekitar kita:

  • Membuat kerajinan tangan (tas dari kain perca, anyaman)
  • Membuat makanan unik (donat karakter, minuman kekinian)
  • Konten kreator (video edukasi atau hiburan)
  • Desain grafis (poster, logo)

E. Manfaat Ekonomi Kreatif

  1. Meningkatkan pendapatan masyarakat
  2. Membuka lapangan pekerjaan
  3. Mengembangkan kreativitas
  4. Memanfaatkan barang bekas menjadi bernilai

F. Sikap yang Perlu Dimiliki

  • Kreatif dan inovatif
  • Kerja keras
  • Pantang menyerah
  • Menghargai usaha orang lain

G. Latihan Soal IPAS

  1. Apa yang dimaksud kegiatan ekonomi?
  2. Sebutkan 3 jenis kegiatan ekonomi!
  3. Berikan 2 contoh kegiatan distribusi!
  4. Apa yang dimaksud ekonomi kreatif?
  5. Sebutkan 2 contoh ekonomi kreatif di sekitarmu!
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr wb

Selasa, 12 Mei 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 13 Mei 2026)

Guru Kelas : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato

Hari/Tanggal : Rabu 13 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid  dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk pictogram untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


Pictogram adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Pictogram membuat data yang terlihat membosankan menjadi jauh lebih menarik dan mudah dimengerti.

1. Bagian-Bagian Pictogram

Sebelum membuat atau menganalisis, kita harus memperhatikan komponen utamanya:

  • Judul: Menjelaskan data apa yang sedang ditampilkan.

  • Kategori: Kelompok data yang dihitung (misal: Nama buah, Hari, atau Nama siswa).

  • Gambar/Simbol: Mewakili objek yang didata.

  • Kunci/Keterangan: Ini bagian terpenting! Keterangan menjelaskan berapa banyak nilai yang diwakili oleh satu gambar.

2. Mengurutkan dan Membandingkan Data

Dengan melihat jumlah gambar pada pictogram, kita bisa dengan cepat mengetahui:

  • Data Terbanyak (Modus): Kategori yang memiliki jumlah gambar paling banyak.

  • Data Tersedikit: Kategori yang memiliki jumlah gambar paling sedikit.

  • Selisih: Perbedaan jumlah antara dua kategori (Gambar A dikurangi Gambar B, lalu dikalikan nilai keterangan).

Contoh Cepat:

Jika gambar 1 pensil mewakili 10 siswa.

  • Kelas A punya 3 gambar pensil = 30 siswa.

  • Kelas B punya 5 gambar pensil = 50 siswa.

  • Perbandingannya: Kelas B memiliki 20 siswa lebih banyak daripada Kelas A.

3. Menyajikan Data ke Dalam Pictogram

Untuk membuat pictogram yang baik, ikuti langkah-langkah $1, 2, 3$ berikut:

  1. Kumpulkan Data: Catat hasil pengamatan atau surveimu.

  2. Tentukan Skala (Kunci): Pilih angka yang mudah dibagi untuk satu gambar. Jika datanya puluhan, mungkin 1 gambar = 10. Jika datanya ratusan, 1 gambar = 100.

  3. Gambar Tablenya: Masukkan kategori dan gambar sesuai jumlah data dibagi nilai kunci.

4. Menganalisis dan Mendapatkan Informasi

Menganalisis berarti kita "bertanya" kepada data tersebut. Dari sebuah pictogram, kita bisa mendapatkan informasi seperti:

  • Total keseluruhan: Menjumlahkan semua gambar lalu dikalikan nilai kunci.

  • Tren: Apakah data cenderung naik atau turun?

  • Kesimpulan: Informasi penting apa yang bisa kita berikan kepada orang lain berdasarkan data tersebut?

BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.