Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
Hari/Tanggal : Senin / 27 April 2026
TP Seni Rupa :
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat
TP Matematika :
Murid diharapkan dapat menghitung Keliling dan Luas Segi Empat
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
A. Pengertian Pantun
Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.
B. Ciri-Ciri Pantun
- Terdiri dari 4 baris dalam satu bait.
- Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
- Baris ketiga dan keempat disebut isi.
- Bersajak a-b-a-b.
- Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.
C. Pantun Nasihat
Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.
Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.
D. Langkah-Langkah Membuat Pantun Nasihat
- Tentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
- Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
- Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
- Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
- Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.
E. Latihan
1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.
2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!
F. Penilaian
Penilaian dilakukan berdasarkan:
- Kesesuaian dengan ciri-ciri pantun
- Kesesuaian tema nasihat
- Kreativitas
- Ketepatan rima
SENI RUPA
A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.
B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:
- Daun kering
- Kulit buah
- Sisa makanan
2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:
- Plastik
- Kaleng
- Botol kaca
3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:
- Kayu bekas
- Botol kaca
- Kaleng
4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:
- Kertas bekas
- Kardus
- Kain perca
C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti:
- Kolase dari kertas bekas
- Hiasan dari botol plastik
- Kerajinan dari kain perca
Pemanfaatan limbah ini membantu:
- Mengurangi sampah
- Menjaga kebersihan lingkungan
- Melatih kreativitas
D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:
- Membuat tempat pensil dari botol bekas
- Membuat kolase dari kertas majalah bekas
E. Latihan
1. Pilihan Ganda
Limbah yang mudah terurai disebut …
a. Limbah keras
b. Limbah organik
c. Limbah anorganik
d. Limbah berbahaya
2. Uraian
Sebutkan 3 contoh limbah anorganik di lingkungan sekitarmu!
F. Penilaian
Penilaian dilakukan berdasarkan:
- Pemahaman pengertian limbah
- Kemampuan mengelompokkan jenis limbah
- Keaktifan dalam kegiatan
- Kreativitas dalam memanfaatkan limbah
MATEMATIKA
A. Pengertian Bangun Datar Segi Empat
Bangun datar segi empat adalah bangun datar yang memiliki empat sisi dan empat sudut.
Contoh:
- Persegi
- Persegi panjang
- Jajar genjang
- Trapesium
- Belah ketupat
- Layang-layang
B. Keliling Bangun Datar
Keliling adalah jumlah seluruh panjang sisi bangun datar.
Rumus Keliling:
-
Persegi
- K = 4 × sisi
-
Persegi Panjang
- K = 2 × (panjang + lebar)
-
Jajar Genjang
- K = 2 × (alas + sisi miring)
-
Trapesium
- K = jumlah semua sisi
C. Luas Bangun Datar
Luas adalah besar permukaan suatu bangun datar.
Rumus Luas:
-
Persegi
- L = sisi × sisi
-
Persegi Panjang
- L = panjang × lebar
-
Jajar Genjang
- L = alas × tinggi
-
Trapesium
- L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi
D. Contoh Soal dan Pembahasan
Contoh 1:
Sebuah persegi memiliki sisi 6 cm.
- Keliling = 4 × 6 = 24 cm
- Luas = 6 × 6 = 36 cm²
Contoh 2:
Persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm.
- Keliling = 2 × (10 + 5) = 30 cm
- Luas = 10 × 5 = 50 cm²
E. Latihan Soal
- Sebuah persegi memiliki sisi 8 cm. Hitung keliling dan luasnya!
- Persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 4 cm. Hitung kelilingnya!
- Jajar genjang memiliki alas 10 cm dan tinggi 6 cm. Hitung luasnya!
- Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 8 cm dan 12 cm serta tinggi 5 cm. Hitung luasnya!
F. Kegiatan Pembelajaran
- Mengamati gambar bangun datar
- Diskusi kelompok
- Menghitung keliling dan luas dari benda di sekitar kelas
- Presentasi hasil kerja
G. Penilaian
- Pengetahuan: Tes tertulis
- Keterampilan: Menghitung dan mempresentasikan hasil
- Sikap: Kerja sama dan keaktifan
