Hari / Tanggal : Kamis, 22 Januari 2026
Fase / Kelas : C / 5 Saudah
2. Seni Budaya : Menggambar Ekspresif
CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:
3. Elemen Berbicara dan Mempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.
4. Elemen Menulis
Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.
CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
1. Elemen Mengalami
Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
- Cari Fakta:
- Informasi Spesifik: Nama produk, alamat, nomor telepon, tanggal berdiri, atau data yang bisa diverifikasi (misal: "Ketinggian 3.726 meter").
- Data Konkrit: Angka, merek, lokasi geografis yang akurat, atau kejadian yang sudah terjadi.
- Contoh: "Produk kami tersedia di seluruh supermarket di Jakarta." (Fakta: bisa dicek keberadaannya).
- Cari Opini:
- Kata Sifat: 'Terbaik', 'termudah', 'terlezat', 'paling awet', 'mantap', 'sensasional'.
- Pernyataan Subjektif: "Ini adalah solusi terbaik untuk masalah Anda".
- Ajakan Emosional: "Jangan lewatkan kesempatan emas ini!".
- Janji yang Belum Terbukti: "Rambut hitam berkilau dalam 3 hari".
- Contoh: "Kualitasnya tak tertandingi." (Opini: relatif, tidak bisa diukur).
- Fakta: "Tersedia dalam ukuran 250ml dan 500ml, BPOM RI MD 00123456789.".
- Opini: "Rasanya sungguh luar biasa, buat harimu lebih ceria!".
- Tujuan Iklan: Opini digunakan untuk membujuk, sedangkan fakta memberi informasi dasar.
- Perhatikan Kata 'Kata Ganti': "Rumah saya besar sekali" (opini pemilik) vs. "Rumah dengan luas 100m²" (fakta)
- Menggambar Ekspresif: Menggambar yang mengungkapkan perasaan, imajinasi, atau penafsiran seniman secara bebas, tidak harus realistis, sering dilebih-lebihkan atau dramatis.
- Prinsip Keseimbangan: Pengaturan elemen (titik, garis, bidang, bentuk, warna) agar terasa stabil dan harmonis secara visual, tidak ada bagian yang terlalu mendominasi atau terasa "jatuh".
- Pahami Jenis Keseimbangan:
- Gunakan Teknik Ekspresif:
- Garis Dinamis: Garis tebal-tipis, patah-patah, atau melengkung untuk menunjukkan gerakan.
- Warna Emosional: Gunakan warna bebas sesuai perasaan, bukan warna asli benda.
- Fokus Objek: Tentukan objek utama, lalu seimbangkan dengan latar belakang atau detail lain.
- Latihan Komposisi:
- Goreskan sketsa awal secara spontan.
- Atur letak objek agar memenuhi bidang gambar tanpa terlalu kosong atau penuh.
- Seimbangkan area gelap terang (tone) dan warna agar mata tidak hanya fokus pada satu titik.
- Gambar tumbuhan atau hewan favoritmu secara ekspresif (misal: bunga sedang mekar, kupu-kupu terbang).
- Gunakan warna cerah dan garis tegas untuk menunjukkan suasana gembira atau sedih.
- Pastikan ada "berat" visual yang merata: jangan semua warna gelap di satu sisi dan terang di sisi lain, atau semua objek besar di satu sudut saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar