Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
Hari/Tanggal : Kamis / 9 April 2026
TP Seni Rupa :
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat menemukan makna kata berimbuhan ter-
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
A. Pengertian Imbuhan “ter-”
Imbuhan “ter-” adalah awalan yang ditambahkan di depan kata dasar untuk membentuk kata baru. Imbuhan ini memiliki beberapa makna tergantung pada penggunaannya dalam kalimat.
B. Makna Imbuhan “ter-”
1. Menyatakan Paling (Superlatif)
Artinya menunjukkan tingkat paling tinggi atau paling dibandingkan yang lain.
Contoh:
- Ani adalah siswa terpandai di kelas.
- Gunung itu adalah yang tertinggi di Indonesia.
👉 Kata terpandai berarti paling pandai
👉 Kata tertinggi berarti paling tinggi
2. Menyatakan Sudah Terjadi (Tidak Sengaja)
Menunjukkan suatu peristiwa yang terjadi tanpa disengaja.
Contoh:
- Buku itu terjatuh dari meja.
- Saya terlupa membawa pensil.
👉 Terjatuh = jatuh tanpa sengaja
👉 Terlupa = lupa tanpa sengaja
3. Menyatakan Keadaan atau Hasil
Menunjukkan suatu kondisi atau keadaan yang sudah terjadi.
Contoh:
- Pintu itu tertutup rapat.
- Makanan itu sudah termasak.
👉 Tertutup = dalam keadaan tertutup
👉 Termasak = sudah dalam keadaan matang
4. Menyatakan Dapat atau Mampu (Jarang Digunakan)
Menunjukkan arti “dapat” atau “bisa”.
Contoh:
- Soal itu tidak terjawab oleh siswa.
- Buku itu tidak terbaca karena tulisannya kecil.
👉 Terjawab = dapat dijawab
👉 Terbaca = dapat dibaca
C. Contoh Kalimat
- Rina menjadi juara terbaik di lomba itu.
- Gelas itu terpecah saat jatuh.
- Rumahnya selalu terjaga kebersihannya.
- Tulisan di papan tidak terlihat dari belakang.
D. Latihan Soal
1. Tentukan makna imbuhan “ter-” pada kata yang dicetak tebal!
a. Ia adalah murid terrajin di kelas.
b. Kaca itu terpecah karena terkena bola.
c. Pintu sudah terkunci sejak tadi.
2. Buatlah masing-masing 1 kalimat dengan kata berikut:
- tertinggi
- terbawa
- tertulis
SENI RUPA
A. Pengertian Ragam Hias
Ragam hias adalah gambar atau bentuk hiasan yang digunakan untuk memperindah suatu benda. Ragam hias biasanya terinspirasi dari alam seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan bentuk geometris.
B. Jenis-Jenis Ragam Hias
-
Ragam hias flora (tumbuhan)
Contoh: bunga, daun, pohon -
Ragam hias fauna (hewan)
Contoh: burung, ikan, kupu-kupu -
Ragam hias geometris
Contoh: garis, lingkaran, segitiga, pola berulang -
Ragam hias figuratif (manusia)
Contoh: bentuk manusia yang digayakan
C. Teknik Menggambar Ragam Hias
1. Teknik Meniru (Repetisi)
Menggambar dengan cara mengulang bentuk yang sama secara teratur.
Contoh:
Motif bunga yang digambar berulang-ulang dalam satu bidang.
2. Teknik Stilasi (Penggayaan)
Mengubah bentuk asli menjadi bentuk hias yang lebih sederhana atau unik tanpa menghilangkan ciri khasnya.
Contoh:
Menggambar daun dengan bentuk yang lebih sederhana dan rapi.
3. Teknik Deformasi
Mengubah bentuk asli menjadi bentuk baru yang berbeda, tetapi masih terlihat asalnya.
Contoh:
Bentuk hewan yang dimodifikasi menjadi motif hias.
4. Teknik Kombinasi
Menggabungkan beberapa bentuk ragam hias menjadi satu kesatuan.
Contoh:
Menggabungkan motif bunga dan geometris dalam satu gambar.
D. Langkah-Langkah Menggambar Ragam Hias
- Menentukan jenis ragam hias (flora, fauna, dll.)
- Membuat sketsa gambar secara ringan
- Mengulang pola jika diperlukan
- Menebalkan garis gambar
- Memberi warna agar lebih indah
E. Alat dan Bahan
- Pensil
- Penghapus
- Kertas gambar
- Pensil warna / krayon / spidol
F. Contoh Kegiatan
Buatlah gambar ragam hias dengan tema tumbuhan menggunakan teknik repetisi pada kertas gambar, kemudian beri warna dengan rapi.
G. Latihan Soal
1. Sebutkan 3 jenis ragam hias!
2. Apa yang dimaksud dengan teknik stilasi?
3. Jelaskan langkah pertama dalam menggambar ragam hias!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar