Welcome To The Class 5 Saudah SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung With Miss Dwi

Senin, 20 Juli 2026

Materi Ajar IPAS, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila Kelas 5 Saudah (Selasa 21 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. IPAS : Sistem Pernapasan Pada Manusia
2. Bahasa Indonesia : Puisi Akrostik & Kata Sifat
3. Pendidikan Pancasila : Sejarah Kelahiran Pancasila

Hari / Tanggal : Selasa / 21 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya. 

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat mengidentifikasi kata sifat dari teks bacaan

TP Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....


IPAS

Sistem Pernapasan pada Manusia

Bernapas adalah proses menghirup oksigen (O2) dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) serta uap air dari dalam tubuh. Oksigen sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengubah sari makanan menjadi energi.

1. Organ-Organ Pernapasan Manusia

Berikut adalah urutan perjalanan udara saat kita bernapas:

  1. Hidung: Udara masuk melalui lubang hidung. Di dalam hidung terdapat rambut halus untuk menyaring debu dan selaput lendir untuk mengatur suhu serta kelembapan udara.

  2. Faring (Tenggorokan): Persimpangan antara saluran pernapasan (depan) dan saluran pencernaan (belakang).

  3. Laring (Pangkal Tenggorokan): Terdapat di bagian belakang faring. Di sini terdapat pita suara.

  4. Trakea (Batang Tenggorokan): Saluran yang menghubungkan laring dengan paru-paru. Terdapat jaringan yang disebut silia (rambut halus) yang bertugas menyaring benda asing agar tidak masuk ke paru-paru.

  5. Bronkus: Percabangan dari trakea yang menuju paru-paru kanan dan paru-paru kiri.

  6. Bronkiolus: Percabangan kecil dari bronkus di dalam paru-paru.

  7. Alveolus: Gelembung-gelembung halus di ujung bronkiolus. Di sinilah tempat terjadinya pertukaran oksigen ($O_{2}$) dan karbon dioksida ($CO_{2}$).

2. Proses Pernapasan

Proses pernapasan dibagi menjadi dua tahap utama:

  • Inspirasi (Menghirup): Udara masuk, otot antartulang rusuk dan diafragma berkontraksi (mendatar), rongga dada membesar, tekanan paru-paru mengecil.

  • Ekspirasi (Mengembuskan): Udara keluar, otot diafragma relaksasi (melengkung), rongga dada mengecil, tekanan paru-paru membesar.

3. Jenis Pernapasan

Berdasarkan otot yang bekerja, pernapasan dibagi menjadi:

  1. Pernapasan Dada: Melibatkan otot antartulang rusuk.

  2. Pernapasan Perut: Melibatkan otot diafragma (sekat antara rongga dada dan perut).

4. Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan

  • Berolahraga secara teratur.

  • Menghindari asap rokok dan polusi udara (memakai masker).

  • Menanam pohon di sekitar lingkungan rumah.

  • Makan makanan bergizi agar daya tahan tubuh kuat.


BAHASA INDONESIA


Kata sifat adalah jenis kata yang digunakan untuk menjelaskan atau menerangkan sifat, keadaan, atau kualitas dari suatu benda, orang, atau konsep. Mereka berfungsi untuk memberikan informasi tambahan dan membuat deskripsi lebih spesifik.

Contoh kata sifat:
Cantik, Tampan, Pintar, Kuat, Keras, Jauh, Kaya, Baik, Buruk, Dingin, Panas, Besar, Kecil, Pendek, Tinggi, Murah, Mahal, Cepat, Lambat, Sedih, Senang, Ramah, Sombong, Rajin, Malas.

Ayo Berkreasi
Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.
Apakah akrostik itu?


Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi.
Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat tinggal.
 
Berikut adalah contohnya :



PENDIDIKAN PANCASILA

Peristiwa Lahirnya Pancasila

Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI. 
Peran Tokoh-tok1oh Kunci:
  • Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. 
  • Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan. 
  • Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat. 
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim. 
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945. 
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. 
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Latihan 
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin

2. Perhatikan peristiwa berikut:

1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai

Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2

3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...

A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945

4. Perhatikan rumusan berikut!

1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....

A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta

5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....

A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, 19 Juli 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Senin 20 Juli 2026)

Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. Matematika : Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Kata Sifat

Hari / Tanggal : Senin / 20 Juli 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100.000

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat mengidentifikasi kata sifat dari teks bacaan



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


Apa itu bilangan cacah?
Bilangan cacah adalah bilangan asli yang dimulai dari nol (0) dan terus bertambah secara berurutan, seperti 0, 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

Bilangan cacah 100.000 terdiri dari bilangan ratus ribuan,puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan dan juga satuan. Sementara bilangan satuan adalah bilangan cacah yang terdiri dari satu angka, yaitu mulai dari 0 sampai 9.

Cara membaca bilangan cacah hingga 100.000
Cara membaca bilangan yaitu dengan membaca bilangan dari kiri ke kanan. Jika bilangan ratus ribuan, urutan membacanya dimulai dari angka ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, kemudian ratusan, puluhan, dan akhirnya satuan



BAHASA INDONESIA


Kata sifat adalah jenis kata yang digunakan untuk menjelaskan atau menerangkan sifat, keadaan, atau kualitas dari suatu benda, orang, atau konsep. Mereka berfungsi untuk memberikan informasi tambahan dan membuat deskripsi lebih spesifik.

Contoh kata sifat:
Cantik, Tampan, Pintar, Kuat, Keras, Jauh, Kaya, Baik, Buruk, Dingin, Panas, Besar, Kecil, Pendek, Tinggi, Murah, Mahal, Cepat, Lambat, Sedih, Senang, Ramah, Sombong, Rajin, Malas.

Ayo Berkreasi
Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.
Apakah akrostik itu?


Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi.
Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat tinggal.
 
Berikut adalah contohnya :


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.

Wassalamualaikum wr. wb.