Nama Guru : Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
Mata Pelajaran :1. IPAS : Sistem Pencernaan Pada Manusia
2. Bahasa Indonesia : Sinonim dan Antonim
3. Pendidikan Pancasila : Sejarah Kelahiran Pancasila
Hari / Tanggal : Selasa / 28 Juli 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP IPAS :
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya.
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim

Kata sifat adalah jenis kata yang digunakan untuk menjelaskan atau menerangkan sifat, keadaan, atau kualitas dari suatu benda, orang, atau konsep. Mereka berfungsi untuk memberikan informasi tambahan dan membuat deskripsi lebih spesifik.
Contoh kata sifat:
Cantik, Tampan, Pintar, Kuat, Keras, Jauh, Kaya, Baik, Buruk, Dingin, Panas, Besar, Kecil, Pendek, Tinggi, Murah, Mahal, Cepat, Lambat, Sedih, Senang, Ramah, Sombong, Rajin, Malas.
Ayo Berkreasi
Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.
Apakah akrostik itu?
Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi.
Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat tinggal.
Berikut adalah contohnya :
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.
Wassalamualaikum wr. wb.
Hari / Tanggal : Selasa / 28 Juli 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP IPAS :
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya.
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membedakan sinonim dan antonim
TP Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....IPAS
A. Pengertian Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan adalah sekumpulan organ yang bekerja sama untuk mengubah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh. Zat gizi tersebut digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan perbaikan jaringan tubuh.
B. Organ-organ Sistem Pencernaan Manusia
1. Mulut
Fungsi:
- Tempat masuknya makanan.
- Gigi menghancurkan makanan menjadi bagian kecil.
- Lidah membantu mengunyah dan mengecap rasa.
- Air liur mengandung enzim ptialin (amilase) yang mulai mencerna karbohidrat.
2. Kerongkongan (Esofagus)
Fungsi:
- Menyalurkan makanan dari mulut ke lambung.
- Gerakan peristaltik mendorong makanan menuju lambung.
3. Lambung
Fungsi:
- Menyimpan makanan sementara.
- Mengaduk makanan.
- Menghasilkan asam lambung dan enzim pepsin untuk mencerna protein.
- Membunuh kuman yang masuk bersama makanan.
4. Usus Halus
Fungsi:
- Tempat pencernaan lanjutan.
- Menyerap sari-sari makanan ke dalam darah.
- Dibantu oleh enzim dari pankreas dan cairan empedu.
Bagian usus halus:
- Duodenum (usus dua belas jari)
- Jejunum (usus kosong)
- Ileum (usus penyerapan)
5. Usus Besar
Fungsi:
- Menyerap air dan mineral.
- Tempat hidup bakteri baik.
- Membentuk feses.
6. Rektum
Fungsi:
- Menyimpan feses sementara.
7. Anus
Fungsi:
- Mengeluarkan sisa makanan berupa feses.
C. Organ Pencernaan Tambahan
Hati
-
Menghasilkan cairan empedu.
-
Membantu mencerna lemak.
Pankreas
-
Menghasilkan enzim pencernaan.
-
Menghasilkan hormon insulin.
D. Proses Pencernaan Makanan
Urutan perjalanan makanan:
Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus
Penjelasan:
- Makanan dikunyah di mulut.
- Masuk ke kerongkongan.
- Dicerna di lambung.
- Diserap di usus halus.
- Air diserap di usus besar.
- Sisa makanan menjadi feses.
- Feses dikeluarkan melalui anus.
E. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
-
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
-
Memperbanyak makan buah dan sayur.
-
Minum air putih yang cukup.
-
Mengunyah makanan dengan baik.
-
Mencuci tangan sebelum makan.
-
Berolahraga secara teratur.
-
Menghindari makanan yang terlalu pedas, terlalu berlemak, atau sudah basi.
BAHASA INDONESIA
Contoh kata sifat:
Cantik, Tampan, Pintar, Kuat, Keras, Jauh, Kaya, Baik, Buruk, Dingin, Panas, Besar, Kecil, Pendek, Tinggi, Murah, Mahal, Cepat, Lambat, Sedih, Senang, Ramah, Sombong, Rajin, Malas.
Ayo Berkreasi
Kegiatan kreasi kali ini adalah membuat sebuah akrostik.
Apakah akrostik itu?
Akrostik adalah puisi yang setiap awal barisnya dibentuk dari rangkaian huruf yang memberi makna atau pesan puisi.
Kali ini buatlah akrostik dengan menggunakan nama kalian. Susunlah inisial nama kalian sebagai huruf pemula setiap baris puisi. Kalian dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan diri kalian seperti sifat, cita-cita, hobi, atau daerah tempat tinggal.
Berikut adalah contohnya :
PENDIDIKAN PANCASILA
Peristiwa Lahirnya Pancasila
Gagasan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir dari satu tokoh saja, melainkan merupakan hasil perumusan dan diskusi dari beberapa tokoh penting, terutama Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai "Bapak Bangsa" dan pada tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan pidatonya tentang konsep awal Pancasila dalam sidang BPUPKI, serta Mohammad Yamin dan Soepomo yang juga menyampaikan usulan dasar negara pada sidang BPUPKI.
Peran Tokoh-tok1oh Kunci:
- Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato "Lahirnya Pancasila" yang mengusulkan lima prinsip dasar negara, yaitu Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan.
- Pada sidang pertama BPUPKI, Mohammad Yamin mengusulkan lima prinsip dasar negara yang meliputi Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan.
- Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya tentang dasar negara yang menekankan pada Persatuan (Unitarisme), Kekeluargaan, Keseimbangan lahir dan batin, Musyawarah, dan Keadilan rakyat.
Peran Panitia Sembilan:
Setelah usulan-usulan tersebut disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila. Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan ini antara lain Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. A.A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, dan K.H. Abdul Wahid Hasyim.
Pengesahan Pancasila:
Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945, yang tercantum dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Peringatan ini merujuk pada momen penting ketika Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.
Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara, serta untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Latihan
1. Pada masa penjajahan Jepang pernah dibentuk sebuah lembaga bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh .....
A. Ir Soekarno
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin
2. Perhatikan peristiwa berikut:
1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai
Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2
3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...
A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945
4. Perhatikan rumusan berikut!
1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....
A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta
5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....
A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
B. Drs Muhammad Hatta
C. Dr Radjiman Widyadiningrat
D. Mr Muh Yamin
2. Perhatikan peristiwa berikut:
1. Ir Soekarno dan Moh Hatta dipilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia
2. Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta
3. Ir Soekarno mengusulkan lima dasar negara
4. Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai
Urutan yang benar sesuai waktu terjadinya peristiwa penting di atas adalah....
A. 1, 2, 4, 3
B. 4, 3, 2, 1
C. 4, 3, 1, 2
D. 1, 3, 4, 2
3. Istilah Pancasila sebagai dasar negara untuk pertama kalinya dikemukakan oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal...
A. 29 Mei 1945
B. 1 Juli 1945
C. 17 Agustus 1945
D. 1 Juni 1945
4. Perhatikan rumusan berikut!
1. Nasionalisme dan kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan perikemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa
Perumus cikal bakal Pancasila tersebut adalah.....
A. Mr Muh Yamin
B. Mr Soepomo
C. Ir Soekarno
D. Drs Moh Hatta
5. Piagam Jakarta berhasil dirumuskan dan disepakati sebagai rumusan yang akan disahkan sebagai dasar negara. Akan tetapi, terdapat warga yang tidak setuju dengan salah satu bunyi isi rumusan tersebut. Rumusan yang dimaksud adalah.....
A. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah.
Wassalamualaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar