Welcome To My Blogger

Minggu, 13 September 2026

Materi Ajar Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Senin 14 September 2026)

 📚 Jurnal Belajar Harian

Semangat Belajar, Anak Hebat! ✨

IDENTITAS :

👩‍🏫Nama GuruDwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅Hari / TanggalSenin, 14 September 2026
🏫Fase / KelasFase C / Kelas V
📖Mata PelajaranMatematika, Bahasa Indonesia
📝MateriFaktor & Faktorisasi Prima (Sengkedan), KPK · Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola 
🔢Pertemuan Ke14
🌅Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. 🌤️

Apa kabar anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! 💪 Jangan lupa, sudahkah kalian melaksanakan shalat Subuh pagi ini? Yuk selalu jaga kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah Swt begitu baik kepada kita. Allah Maha Khaliq, Sang Pencipta — bukan hanya menciptakan kita, tetapi juga menciptakan angka dan bilangan yang tersusun rapi, bahkan menciptakan kata-kata indah yang bisa kita rangkai menjadi majas. Allah juga Maha Malik, Yang Maha Memelihara — lihatlah betapa teraturnya pola alam di sekitar kita, seperti irama yang akan kita gambar hari ini. Dan Allah Maha Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki — termasuk rezeki berupa kemampuan berpikir dan berbahasa yang kita pakai untuk belajar hari ini. Yuk kita syukuri semua nikmat itu dengan belajar sungguh-sungguh! 🌟

🔢

Matematika

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menentukan faktor, faktor persekutuan, faktor persekutuan terbesar (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari bilangan asli menggunakan faktorisasi prima, untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Menarik napas 3 kali dengan tenang sebelum mulai berhitung sengkedan, supaya pikiran fokus.
💡 Meaningful:Menghitung KPK dari jadwal piket kelas atau lampu lalu lintas yang menyala bersamaan.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain kartu tebak faktor prima berkelompok.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali bilangan prima dan faktor suatu bilangan.
  2. Mengenal metode sengkedan untuk mencari faktorisasi prima dua bilangan sekaligus.
  3. Berlatih menentukan faktorisasi prima menggunakan sengkedan.
  4. Menentukan KPK dari hasil sengkedan.
  5. Menyelesaikan soal cerita sehari-hari menggunakan KPK.

📌Materi

Faktor Prima dan Faktorisasi Prima menggunakan metode sengkedan, serta cara mencari KPK.

⏱️ 3 x 35 menit🧩 Model: Problem Based Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, demonstrasi, latihan mandiri, diskusi kelompok.

🎒Media & Alat Peraga

Papan/kertas sengkedan, kartu bilangan prima, video pembelajaran, LKPD.

📚

Bahasa Indonesia

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan majas (gaya bahasa) seperti metafora, personifikasi, dan hiperbola yang terdapat dalam teks sastra, serta mulai menggunakannya untuk memperindah tulisan sendiri.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola).

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek secara pelan-pelan dan menghayati maknanya.
💡 Meaningful:Menulis satu kalimat bermajas tentang perasaan diri sendiri hari ini.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain tebak majas dari kartu kalimat.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca contoh kalimat yang mengandung majas.
  2. Mengenal ciri-ciri metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  3. Berlatih membedakan ketiga majas melalui contoh.
  4. Membuat kalimat bermajas sendiri.
  5. Mempresentasikan hasil karya di depan kelas.

📌Materi

Majas Metafora, Personifikasi, dan Hiperbola.

⏱️ 2 x 35 menit🧩 Model: Discovery Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, diskusi kelompok, penugasan.

🎒Media & Alat Peraga

Kartu kalimat majas, teks puisi pendek, video pembelajaran, LKPD.

✦ ✦ ✦
🕌Pendahuluan: Renungan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta): Allah menciptakan bilangan-bilangan dengan aturan yang rapi, termasuk bilangan prima yang menjadi "kunci" penyusun semua bilangan lain. Allah juga menciptakan keindahan bahasa yang bisa kita rangkai menjadi majas.

Allah Maha Malik (Memelihara): Perhatikan pola alam di sekitar kita — daun yang tersusun rapi, sisik ikan, gelombang laut. Semua itu menunjukkan irama/ritme yang Allah pelihara keteraturannya setiap hari.

Allah Maha Razzaq (Memberi Rezeki): Kemampuan berpikir dan berbahasa yang indah adalah rezeki dari Allah. Dengan bahasa yang indah, kita bisa bersyukur dan menceritakan kebesaran ciptaan-Nya.

🤔 Pertanyaan Pemantik:

  • Mengapa bilangan 12 hanya bisa disusun dari perkalian bilangan prima 2 × 2 × 3? Apa yang bisa kita pelajari tentang keteraturan ciptaan Allah dari sini?
  • Coba lihat sekelilingmu — adakah pola berulang (ritme) yang Allah ciptakan di alam? Bagaimana itu menunjukkan Allah Maha Memelihara?
  • Jika Allah memberi kita kemampuan berbahasa yang indah, bagaimana caramu bersyukur menggunakannya hari ini?
🔁Pembukaan: Yuk Ingat Lagi!

Sebelum belajar materi baru, jawab dulu 5 soal Benar/Salah dari pelajaran kemarin ya! ✅❌

🔢 Matematika — Pohon Faktor

  1. Pohon faktor digunakan untuk mencari faktorisasi prima suatu bilangan.
  2. Angka 1 termasuk bilangan prima.
  3. Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 2 × 3.
  4. Bilangan prima hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri.
  5. Faktorisasi prima dari 20 adalah 2 × 5 × 5.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

📚 Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik

  1. Tokoh adalah salah satu unsur intrinsik dalam cerita.
  2. Latar hanya menunjukkan waktu terjadinya cerita, bukan tempat.
  3. Alur adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah cerita.
  4. Tema adalah gagasan pokok yang mendasari sebuah cerita.
  5. Amanat adalah nama pengarang cerita.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
✦ ✦ ✦

🌟 Inti Pembelajaran: Ayo Belajar Bersama! 🌟

🔢

Matematika — Faktorisasi Prima & KPK

Tonton video pembelajarannya di sini!KPK dan FPB — Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Anak-anak, masih ingat pohon faktor? Sekarang kita belajar cara yang lebih cepat, yaitu metode sengkedan (tangga)! Caranya, dua bilangan dibagi bersama-sama dengan bilangan prima yang sama sampai hasilnya 1.

Contoh: cari FPB dan KPK dari 12 dan 18.

2 | 12   18
3 |  6    9
   |  2    3

Karena 2 dan 3 bisa membagi kedua bilangan sekaligus, maka FPB = 2 × 3 = 6. Untuk KPK, kalikan semua bilangan pembagi dengan sisa terakhir: KPK = 2 × 3 × 2 × 3 = 36.

🔔 Contoh sehari-hari: Bel istirahat berbunyi setiap 12 menit, bel ganti pelajaran berbunyi setiap 18 menit. Kapan keduanya akan berbunyi bersamaan lagi? Jawabannya: setiap 36 menit, karena KPK(12,18) = 36!

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Tarik napas 3 kali sebelum mulai menghitung sengkedan agar pikiran tenang dan fokus.
💡 Meaningful:Hitung KPK dari jadwal piket kelasmu sendiri bersama teman sebangku.
🎉 Joyful:Lomba kelompok mencari KPK tercepat menggunakan kartu angka!
📚

Bahasa Indonesia — Majas

Tonton video pembelajarannya di sini!Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola — Kelas 5

Majas adalah gaya bahasa yang membuat kalimat menjadi lebih hidup dan indah. Hari ini kita belajar 3 jenis majas:

🌟 Metafora — membandingkan dua hal secara langsung, tanpa kata "seperti/bagai". Contoh: "Dia adalah bintang kelas kita" (artinya dia sangat pintar dan bersinar seperti bintang).
🍃 Personifikasi — memberi sifat manusia pada benda mati. Contoh: "Angin berbisik pelan di telinga" (angin seolah bisa berbisik seperti manusia).
🌊 Hiperbola — melebih-lebihkan sesuatu. Contoh: "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" (dilebih-lebihkan supaya terasa lebih dramatis).

Coba perhatikan kalimat sehari-hari: "Semangatnya membara" (metafora), "Matahari tersenyum pagi ini" (personifikasi), dan "Badanku capek setengah mati" (hiperbola). Sering kita dengar, kan? 😄

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek dengan tenang dan menghayati setiap katanya.
💡 Meaningful:Menuliskan satu kalimat bermajas tentang perasaanmu hari ini.
🎉 Joyful:Bermain tebak majas berkelompok menggunakan kartu kalimat!
✦ ✦ ✦

📝 Penutup: Yuk Uji Kemampuanmu! 📝

🔢

Asesmen Formatif — Matematika

✅ Pilihan Ganda

  1. Faktorisasi prima dari 30 adalah ...
    A. 2 × 3 × 5B. 2 × 2 × 5C. 3 × 5 × 5D. 2 × 3 × 3
  2. Bilangan berikut yang merupakan bilangan prima adalah ...
    A. 9B. 15C. 17D. 21
  3. FPB dari 12 dan 18 menggunakan metode sengkedan adalah ...
    A. 2B. 3C. 6D. 9
  4. KPK dari 12 dan 18 adalah ...
    A. 24B. 36C. 48D. 72
  5. Lampu A menyala setiap 4 menit, lampu B menyala setiap 6 menit. Keduanya menyala bersamaan setiap ... menit.
    A. 10B. 12C. 14D. 18

✏️ Isian Singkat

  1. Faktor prima dari 16 adalah ...
  2. KPK dari 8 dan 12 adalah ...
  3. FPB dari 20 dan 30 adalah ...

🖊️ Esai

  1. Tentukan faktorisasi prima dan FPB dari 24 dan 36 menggunakan metode sengkedan! Tunjukkan langkah-langkahmu.
  2. Kegiatan A dilaksanakan setiap 15 hari sekali, dan kegiatan B setiap 20 hari sekali. Jika hari ini (14 September 2026) keduanya dilaksanakan bersamaan, kapan keduanya akan bersamaan lagi? Jelaskan langkahmu menggunakan KPK.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
PG: 1-A, 2-C, 3-C, 4-B, 5-B
Isian: 1) 2   2) 24   3) 10
Esai: 1) Sengkedan 24 dan 36 dengan 2, 2, 3 → FPB = 2×2×3 = 12; faktorisasi 24 = 2³×3, 36 = 2²×3². 2) KPK(15,20) = 60, jadi keduanya bersamaan lagi 60 hari setelah 14 September 2026.
📚

Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia

✅ Pilihan Ganda

  1. "Bintang kelas itu selalu rajin belajar" mengandung majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. MetaforaD. Ironi
  2. Kalimat "Daun-daun menari ditiup angin" merupakan majas ...
    A. HiperbolaB. PersonifikasiC. MetaforaD. Ironi
  3. "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" adalah contoh majas ...
    A. MetaforaB. PersonifikasiC. HiperbolaD. Ironi
  4. Ciri utama majas metafora adalah ...
    A. Menggunakan kata "seperti"B. Melebih-lebihkan sesuatuC. Membandingkan langsung tanpa kata penghubungD. Memberi sifat manusia pada benda
  5. "Semangatnya padam setelah mendengar kabar itu" termasuk majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. IroniD. Metafora

✏️ Isian Singkat

  1. Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati disebut majas ...
  2. "Aku menunggumu seribu tahun lamanya" adalah contoh majas ...
  3. Majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti/bagai" disebut ...

🖊️ Esai

  1. Buatlah satu kalimat menggunakan majas personifikasi tentang alam di sekitar rumahmu! Jelaskan sifat manusia apa yang kamu berikan pada benda tersebut.
  2. Bacalah kalimat: "Hatinya sekeras batu karang saat mendengar permintaan maaf itu." Tentukan jenis majas pada kalimat tersebut dan jelaskan alasanmu!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
🎓Kesimpulan Hari Ini
Matematika: Metode sengkedan membantu kita mencari faktorisasi prima, FPB, dan KPK dengan lebih cepat dan bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Bahasa Indonesia: Majas metafora, personifikasi, dan hiperbola membuat kalimat kita menjadi lebih hidup dan indah untuk dibaca.
💗Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?
🤩Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Mengantuk
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

🔢 Matematika

Kendala PembelajaranBeberapa siswa mungkin masih tertukar antara FPB dan KPK saat menggunakan sengkedan.
Tindak LanjutMemberikan latihan tambahan dengan menandai secara berbeda antara bilangan pembagi untuk FPB dan seluruh bilangan pembagi untuk KPK.
Siswa yang Paham dan Belum Paham :Sebagian besar peserta didik dapat menentukan faktorisasi bilangan menggunakan Sengkedan.

📚 Bahasa Indonesia

Kendala PembelajaranSiswa cenderung sulit membedakan metafora dan personifikasi karena keduanya sama-sama merupakan perbandingan.
Tindak LanjutMemberi lebih banyak contoh kontras dari kedua majas tersebut disertai diskusi kelompok kecil.
Siswa yang Paham dan Belum Paham :Sebagian besar peserta didik dapat membedakan jenis-jenis majas.