Welcome To My Blogger

Selasa, 15 September 2026

Materi Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 Saudah (Rabu 16 September 2026)

 🗓️ Pembelajaran Harian Kelas 5

Yuk, Belajar Bahasa Indonesia Hari Ini ! 🎈

IDENTITAS : 

👩‍🏫 Nama Guru
Dwi Maila Pauristina, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal
Rabu, 16 September 2026
🎓 Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
📘 Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
🔢 Pertemuan Ke
14
✨ Materi: Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola, serta Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
🤲

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat menyambut pelajaran hari ini ya! Sudahkah kalian sholat Subuh dan sarapan pagi ini? Jangan lupa selalu menjaga ibadah, karena itu adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. 😊

Anak-anak, tahukah kalian bahwa Allah SWT itu Maha Pencipta (Al-Khaliq)? Allah menciptakan bahasa yang begitu indah sehingga kita bisa berbicara, menulis cerita, dan mengungkapkan perasaan dengan kata-kata yang beragam. Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) kemampuan berpikir kita, sehingga kita terus bisa belajar dan mengenal keindahan bahasa setiap hari. Selain itu, Allah Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq) — salah satu rezeki kita adalah kesempatan untuk belajar hal baru hari ini, yaitu tentang majas dan kalimat langsung-tidak langsung yang akan membuat cerita dan tulisan kita menjadi lebih hidup dan indah! 🌟

🤔 Pertanyaan Pemantik: Pernahkah kalian mendengar kalimat seperti "hatinya sekeras batu" atau "daun-daun menari tertiup angin"? Menurut kalian, apakah batu benar-benar sekeras itu dan daun benar-benar bisa menari? Bagaimana bahasa yang indah ini bisa tercipta dari kebesaran Allah SWT?
🔁

Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Sebelumnya)

Sebelum belajar materi baru, ayo kita ingat kembali materi Unsur Intrinsik Cerita pada pertemuan sebelumnya. Jawablah Benar atau Salah ya! ✅❌

1. Tema adalah gagasan utama yang mendasari sebuah cerita.
2. Latar hanya menunjukkan waktu terjadinya cerita, tidak termasuk tempat dan suasana.
3. Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya sebuah cerita.
4. Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki sifat jahat dalam cerita.
5. Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
🔑 Kunci Jawaban:
1. Benar   2. Salah (latar meliputi tempat, waktu, dan suasana)   3. Benar   4. Salah (itu adalah tokoh antagonis)   5. Benar
📘

Identitas Pembelajaran

🎯 Capaian Pembelajaran (CP Fase C – 2026)

Pada akhir Fase C, murid mampu menyimak, memahami, dan menanggapi informasi dari teks sastra dan nonsastra lisan maupun visual. Murid mampu membaca dan memahami berbagai kosakata baru serta unsur kebahasaan (termasuk gaya bahasa/majas) untuk memaknai teks. Murid mampu berbicara dan menulis dengan menggunakan kalimat yang efektif, santun, serta memperhatikan penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam berkomunikasi maupun menulis teks narasi.

🎯 Tujuan Pembelajaran
  • Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola) yang terdapat dalam sebuah teks.
  • Murid dapat membuat kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dengan tepat.
🧩 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
🧘 Mindful💡 Meaningful🎉 Joyful
  • Mindful Menyimak video pembelajaran majas dengan tenang dan penuh perhatian.
  • Meaningful Menulis kalimat bermajas tentang pengalaman atau anggota keluarga sendiri.
  • Joyful Bermain "Tebak Majas" menggunakan kartu berwarna secara berkelompok.
🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
  1. Murid menyimak video dan penjelasan guru tentang majas metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  2. Murid mengidentifikasi majas dalam kalimat/teks bacaan sederhana.
  3. Murid berlatih membuat kalimat bermajas hasil karyanya sendiri.
  4. Murid membedakan kalimat langsung dan tidak langsung melalui contoh dialog.
  5. Murid berlatih mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung, dan sebaliknya.
  6. Murid mengerjakan asesmen formatif sebagai evaluasi pemahaman.
⏰ Alokasi Waktu3 x 35 menit
🧠 Model PembelajaranDiscovery Learning (murid menemukan sendiri konsep majas melalui contoh) dipadukan dengan Example Non-Example
🛠️ Metode PembelajaranCeramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan permainan edukatif
🎒 Media & Alat PeragaVideo pembelajaran YouTube, kartu majas berwarna, teks cerita pendek, papan tulis & spidol warna, gambar ilustrasi majas
🎬

Ayo Menyimak & Belajar!

🎥 Video Pembelajaran Hari Ini
"Mengenal Majas Metafora, Personifikasi, dan Hiperbola untuk Anak SD"
▶️ Tonton di YouTube
✨ Penjelasan Materi

Majas adalah gaya bahasa yang membuat kalimat menjadi lebih indah, hidup, dan menarik. Yuk, kita kenali tiga jenis majas dan kalimat langsung-tidak langsung berikut ini!

🌟 Majas Metafora

Membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata "seperti", "bagai", atau "laksana".

Contoh: "Dito adalah bintang kelas kita." Maksudnya, Dito sangat pintar dan bersinar seperti bintang, bukan berarti Dito benar-benar bintang di langit!

🍃 Majas Personifikasi

Memberikan sifat atau perilaku manusia kepada benda mati atau makhluk selain manusia.

Contoh: "Angin berbisik lembut di telinga." Angin sebenarnya tidak bisa berbisik seperti manusia, tapi kalimat ini membuat suasana terasa lebih indah.

🚀 Majas Hiperbola

Melebih-lebihkan suatu hal agar kesan atau maksud kalimat lebih kuat.

Contoh: "Aku sudah memanggilmu seribu kali!" Tentu saja tidak benar-benar seribu kali, tapi ini menunjukkan betapa seringnya seseorang dipanggil.

💬 Kalimat Langsung

Kalimat yang menirukan persis ucapan seseorang, ditandai dengan tanda petik dua ("...").

Contoh: Ibu berkata, "Ayo makan malam sekarang!"

📝 Kalimat Tidak Langsung

Kalimat yang menceritakan kembali ucapan seseorang tanpa tanda petik, biasanya diawali kata "bahwa".

Contoh: Ibu berkata bahwa sudah waktunya makan malam.
🎪 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
  • Mindful Murid menyimak video pembelajaran dengan duduk tenang, lalu menuliskan satu kalimat yang paling berkesan dari video tersebut.
  • Meaningful Murid membuat satu kalimat bermajas tentang ayah, ibu, atau anggota keluarganya sendiri, misalnya "Senyum Ibu adalah matahari di rumahku."
  • Joyful Murid bermain "Tebak Majas" berkelompok: guru membacakan kalimat, kelompok yang tercepat mengangkat kartu warna sesuai jenis majasnya mendapat poin! 🏆
📝

Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda
1. Majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti" disebut...Mudah
A. Personifikasi   B. Metafora   C. Hiperbola   D. Simile
2. Kalimat "Angin berbisik di antara dedaunan" merupakan contoh majas...Mudah
A. Hiperbola   B. Metafora   C. Personifikasi   D. Ironi
3. Kalimat "Aku sudah memanggilmu sejuta kali!" adalah contoh majas...Sedang
A. Personifikasi   B. Metafora   C. Ironi   D. Hiperbola
4. Manakah kalimat berikut yang merupakan kalimat langsung?Sedang
A. Rani berkata bahwa dia akan datang besok.
B. Rani berkata, "Aku akan datang besok."
C. Rani mengatakan akan datang esok hari.
D. Rani bilang dia datang besok.
5. Perubahan yang tepat dari kalimat langsung Andi berkata, "Saya lapar sekali." menjadi kalimat tidak langsung adalah...Sukar
A. Andi berkata bahwa dia lapar sekali.
B. Andi berkata, "Saya lapar sekali."
C. Andi bertanya apakah dia lapar.
D. Andi berkata saya lapar sekali.
B. Isian Singkat
1. Kalimat "Matahari tersenyum cerah pagi ini" menggunakan majas __________.
2. Tanda baca yang digunakan untuk menandai kalimat langsung adalah __________.
3. Kata penghubung yang sering digunakan dalam kalimat tidak langsung adalah __________.
C. Esai
1. Buatlah satu kalimat menggunakan majas metafora tentang dirimu sendiri, lalu jelaskan maknanya!
2. Ubahlah kalimat langsung berikut menjadi kalimat tidak langsung: Guru berkata, "Anak-anak, kerjakan tugas ini dengan teliti!"
🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. B   2. C   3. D   4. B   5. A

Isian Singkat:
1. Personifikasi
2. Tanda petik dua (" ")
3. Bahwa

Esai (contoh jawaban):
1. "Aku adalah matahari bagi teman-temanku" — bermakna aku selalu membawa semangat dan kehangatan bagi orang di sekitarku. (Jawaban murid dapat bervariasi, nilai berdasarkan ketepatan penggunaan majas metafora)
2. Guru berkata bahwa anak-anak harus mengerjakan tugas itu dengan teliti.
🌈

Kesimpulan

Hari ini kita sudah belajar bahwa bahasa Indonesia memiliki banyak keindahan melalui majas! Metafora membandingkan dua hal secara langsung, personifikasi memberi sifat manusia pada benda mati, dan hiperbola melebih-lebihkan sesuatu. Kita juga belajar membedakan kalimat langsung (ditandai tanda petik) dan kalimat tidak langsung (biasanya memakai kata "bahwa"). Dengan menguasai majas dan kedua jenis kalimat ini, tulisan dan cerita kita akan menjadi jauh lebih hidup dan menarik! Semua kemampuan berbahasa yang indah ini adalah salah satu bentuk rezeki dan anugerah dari Allah SWT yang patut kita syukuri. 🌟

💖

Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

Yuk, ceritakan perasaanmu setelah belajar hari ini dengan memilih salah satu emoji berikut! 👇

🤩Sangat Senang
😊Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Mengantuk
🧑‍🏫

Refleksi Pembelajaran Guru

⚠️ Kendala Pembelajaran

Beberapa murid masih kesulitan membedakan majas personifikasi dengan metafora karena keduanya sama-sama bersifat kiasan; koneksi internet yang kurang stabil dapat menghambat pemutaran video pembelajaran di kelas.

🔧 Tindak Lanjut

Memberikan latihan tambahan berupa kartu bergambar untuk memperjelas perbedaan setiap jenis majas, serta menyiapkan video pembelajaran dalam bentuk unduhan/offline sebagai cadangan bila koneksi bermasalah.

👍 Siswa yang Sudah Paham

🌱 Siswa yang Perlu Bimbingan Lebih Lanjut

🌸 🌟 🌈 🌟 🌸
Dibuat dengan ❤️ oleh Dwi Maila Pauristina, S.Pd. — Kelas 5 Fase C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar