Welcome To My Blogger

Senin, 10 Februari 2025

Materi Ajar IPAS, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila Kelas 5C (Selasa 11 Februari 2025)

Hari / Tanggal : Selasa, 11 Februari 2025

Fase / Kelas : C / 5C

Muatan  Pembelajaran :  

1. IPAS : Daerahku Kebanggaanku

2. Bahasa Indonesia : Cinta Indonesia

3.Pendidikan Pancasila : Menghargai Keragaman  

                               

Capaian  Pembelajaran IPAS

Elemen Pemahaman IPAS:

Keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

CP PANCASILA

Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.



Apa kabar anak Sholeh Sholehah 
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat aamiin
     Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat mengenal warisan budaya di Indonesia, mengenal huruf kapital dan menyebutkan keuntungan bersatu dalam keberagaman.

    IPAS

Warisan budaya daerah adalah warisan budaya yang khas dari suatu daerah, baik berupa benda maupun tak bendaWarisan budaya daerah memiliki nilai penting bagi bangsa dan layak untuk dilestarikan. 
Contoh warisan budaya daerah di Indonesia, antara lain: 
  • Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah
  • Candi Prambanan, candi yang dibangun sekitar tahun 850 M oleh Rakai Pikatan
  • Angklung, alat musik yang berasal dari Jawa Barat yang dimainkan dengan cara digoyangkan
  • Batik, warisan budaya dunia yang diakui UNESCO
  • Wayang kulit, warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO
  • Tari Saman, warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO
  • Noken Papua, tas tradisional masyarakat Papua yang diakui UNESCO
  • Pinisi, perahu tradisional Indonesia yang diakui UNESCO
  • Pantun, warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO
1. Apa yang dimaksud dengan warisan budaya benda? 
       a. Warisan budaya yang tidak dapat dilihat               
       b. Warisan budaya yang dapat dilihat, diraba, dan memiliki wujud fisik 
       c. Warisan budaya yang hanya bisa diraba 
       d. Warisan budaya yang hanya dapat dilihat 
        
      2. Contoh warisan budaya benda adalah .....
       a. Musik dan tarian 
       b. Keterampilan dan bahasa 
       c. Bangunan dan alat musik 
       d. Kebiasaan dan adat istiadat 
       
       3. Apa yang membedakan budaya benda dengan budaya tak benda? 
       a. Budaya benda hanya dapat dilihat, sedangkan budaya tak benda hanya bisa diraba 
       b. Budaya benda memiliki wujud fisik, sedangkan budaya tak benda tidak memiliki wujud fisik 
       c. Budaya benda hanya terbentuk melalui akulturasi 
       d. Budaya tak benda lebih populer daripada budaya benda
      
       4. Contoh warisan budaya tak benda adalah
       a. Bangunan dan pakaian 
       b. Musik dan tarian 
       c. Senjata tradisional dan alat musik 
       d. Keterampilan dan pakaian adat 
       
       5. Apa yang dapat menyebabkan rusaknya warisan budaya? 
       a. Pemugaran 
       b. Pembersihan 
       c. Pemeliharaan  
       d. Tidak adanya tindakan menjaga 
       
      
  BAHASA INDONESIA

Huruf kapital seringkali disebut juga dengan huruf besar yang umumnya digunakan sebagai awalan dalam penulisan sebuah kata. Selain itu, terdapat beberapa aturan yang menegaskan bagaimana aturan penulisan huruf besar yang sesuai dengan aturan.

Hampir sebagian besar aturan yang tertera dalam PUEBI tidak jauh berbeda dengan EYD, namun terdapat beberapa perubahan serta tambahan yang dilakukan. Dalam EYD, huruf besar harus digunakan pada huruf awal nama orang, gelar keagamaan, kehormatan, maupun keturunan. Tujuan penempatan huruf besar dengan baik adalah untuk mempermudah pembaca dalam memahami sebuah informasi yang ada pada sebuah kalimat.

Kesalahan penggunaan aturan penulisan dapat mempengaruhi intonasi pembaca dan bisa memunculkan persepsi yang berbeda dari yang dimaksudkan oleh penulis. Untuk menambah informasi/pemahaman kalian tentang penulisan dalam bahasa Indonesia, kali ini kalian akan belajar tentang penggunaan huruf kapital.
No.Kaidah PenulisanContoh
1.Penulisan bilangan tingkat.
  1. Mari menuju ke ruang utama.
  2. Di mana letak toko itu?
2.Huruf pertama unsur nama orang
  1. Bapak Hussain
  2. Martha Kristina Tiahahu
3.huruf pertama di awal kalimat dalam petikan kalimat langsung
  1. Atika bertanya, “Kapan tugas itu dikumpulkan?”
  2. Bu Guru bertanya, “Di antara kalian, siapa yang bercita-cita ingin menjadi astronot?”
4.huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan
  1. Tuhan Yang Maha Esa
  2. Al-Qur’an
  3. Katolik
5.huruf pertama nama gelar yang diikuti nama orang
  1. Sultan Hasanuddin
  2. Haji Agus Salim
6.huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa
  1. suku Jawa
  2. bahasa Banjar
7.huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya
  1. Selasa, 17 September 2020
  2. hari Waisak
8.huruf pertama nama geografi
  1. Biak, Kalimantan Selatan, Jalan 
  2. Kebahagiaan, Danau Limboto
9.huruf pertama nama unsur peristiwa sejarah
  1. Sumpah Pemuda
  2. Perjanjian Linggarjati
10.huruf pertama nama negara, lembaga,  organisasi
  1. Peraturan Presiden
  2. Perserikatan Bangsa-Bangsa

Latihan
Bacalah dua paragraf singkat tentang sejarah Museum Ambarawa berikut ini. Salinlah kembali paragraf ini dalam buku kalian dengan penggunaan huruf kapital yang tepat.

1. museum kereta api indonesia awalnya adalah sebuah stasiun yang bernama stasiun willem i. stasiun ini diresmikan pada tanggal 21 mei 1873 bersamaan dengan dibukanya perlintasan kereta api di jalur kedungjati-ambarawa. museum ini terletak di kota ambarawa, jawa tengah.
Museum Ambarawa
2. pada awal pengoperasiannya, stasiun willem i digunakan sebagai sarana pengangkutan komoditas ekspor dan transportasi militer di sekitar jawa tengah. setelah di nonaktifkan tahun 1976, stasiun ambarawa dicanangkan sebagai museum kereta api oleh gubernur jawa tengah pada saat itu, supardjo rustam. rencana ini bertujuan untuk menyelamatkan tinggalan lokomotif uap serta sebagai salah satu daya tarik wisata di jawa tengah. stasiun ambarawa dipilih karena Ambarawa memiliki latar belakang historis yang kuat dalam perjuangan kemerdekaan yakni pertempuran ambarawa. selain itu stasiun ambarawa pada saat itu masih menyimpan teknologi kuno yang masih bisa dioperasikan.

   Pendidikan Pancasila

   Bentuk Keragaman Suku Bangsa dan Budaya
a. Keragaman Suku Bangsa
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang paling banyak memiliki suku bangsa. Selain itu, juga bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang kaya akan berbagai macam budaya yang menjadi ciri khas setiap suku bangsa di Indonesia. Saat ini suku bangsa yang menempati wilayah Indonesia terdiri dari 400 suku bangsa. Berikut ini beberapa suku yang ada di Indonesia.
  • Aceh, Alas, Gayo, Kluet, Singkil (Nanggroe Aceh Darussalam)
  • Batak, Nias, Mandailing (Sumatera Utara)
  • Anak Dalam, Bonai, Sakai (Riau)
  • Jawa ( Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Jogjakarta)
  • Sunda (Jawa Barat)

b. Pakaian Adat
Setiap daerah mempunyai pakaian adat. Pakaian adat menunjukkan ciri khas daerah yang bersangkutan dan membedakannnya dengan daerah lainnya. Berikut beberapa pakaian adat yang ada di Indonesia.
  • Pakaian Adat Melayu: Pakaian Adat Provinsi Riau
  • Melayu Jambi: Pakaian Adat Provinsi Jambi
  • Paksian: Pakaian Adat Bangka Belitung
  • Melayu Bengkulu: Pakaian Adat Provinsi Sumatera Selatan
  • Tulang Bawang: Pakaian Adat Provinsi Lampung
Pakaian Adat
c. Tarian Daerah
Suatu  daerah biasanya mempunyai lebih dari satu tarian daerah. Berbagai macam tarian daerah tersebut memiliki arti dan tujuan masing-masing. Ada tari untuk menyambut kedatangan tamu. Ada juga tarian pergaulan seperti tari Jaipong. Tarian-tarian daerah bisanya berisikan tentang nilai-nilai agama atau adat istiadat yang dipegang oleh daerah asal tarian tersebut. Berikut ini beberapa tari daerah.
  • Tanggai, Putri Bekhusek Sumatera Selatan
  • Andum, Bidadari Teminang Anak Bengkulu
  • Yapong, Enjot-enjotan DKI Jakarta
  • Jaipongan, Topeng Jawa Barat
  • Serimpi, Bambangan Cakil Jawa Tengah

d. Lagu Daerah
Lagu daerah merupakan sebuah lagu yang berasal dari suatu daerah dan biasanya mempunyai tema kehidupan sehari – hari masyarakat setempat. Pengambilan tema tersebut bertujuan agar lagu daerah mudah dipahami oleh para pendengar dan bisa diterima di berbagai kegiatan masyarakat. Berikut beberapa lagu daerah
  • Gambang Suling Jawa Tengah
  • Suwe Ora Jamu D.I Yogyakarta
  • Tanduk Majeng Jawa Timur
  • Cik-cik Periuk Kalimantan Barat
  • Nuluya Kalimantan Tengah

e. Bahasa Daerah
Selain mempunyai bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia, bangsa Indonesia juga mempunyai banyak sekali bahasa daerah.Bahasa daerah digunakan sebagai alat komunikasi dengan orang-orang yang berasal dari daerah atau suku bangsa yang sama, sedangkan ketika berkomunikasi dengan orang-orang yang berasal dari daerah lain harus menggunakan Bahasa Indonesia, supaya komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Berikut beberapa nama bahasa daerah.
  • Banjar Kalimantan Selatan
  • Kayan Kalimantan Timur
  • Tondano Sulawesi Utara
  • Bulanga Gorontalo
  • Bugis, Makassar Sulawesi Selatan
  • Alor, Ternate Maluk

f. Alat Musik Daerah
Alat musik daerah biasanya digunakan untuk mengiringi lagu dan tarian daerah serta pertunjukkan-pertunjukkan tradisional. Alat musik daerah merupakan produk asli daerah yang bersangkutan. Berikut beberapa alat musik daerah.
  • Kecapi, yaitu gitar kecil dengan dua dawai di seluruh nusantara
  • Kledi, yaitu alat musik tiup di seluruh Kalimantan
  • Marwas, yaitu alat musik pukul Sumatera Timur
  • Hapetan, yaitu sejenis kecapi Sumatera Utara
  • Popondi, yaitu alat musik petik Sulawesi Selatan

g. Seni Pertunjukan
Salah satu bentuk keanekaragaman budaya lainnya adalah keanekaragaman seni pertunjukan. Setiap daerah bisanya memiliki beberapa seni pertunjukan yang diangkat dari cerita rakyat daerah setempat. Seni pertunjukan ini tidak jarang sering dipertunjukkan baik di tingkat nasional maupun internasional. Berikut beberapa seni pertunjukkan
  • Banjet Jawa Barat
  • Ketoprak Jawa Tengah
  • Sintren Jawa Tengah
  • Lenguk Jawa Tengah
  • Lenong DKI Jakarta
  • Ludruk Jawa Timu

h. Rumah Adat
Setiap suku bangsa mempunyai rumah adat. Rumah adat ini biasanya digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat adat. Setiap suku bangsa memberikan istilah atau nama tertentu terhadap rumah adatnya untuk membedakannya dengan rumah adat suku bangsa atau daerah lainnya. Berikut beberapa rumah adat di Indonesia.
  • Rumah Panjang Kalimantan Barat
  • Rumah Betang Kalimantan Tengah
  • Rumah Banjar Kalimantan Selatan
  • Rumah Lamin Kalimantan Timur
  • Rumah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara
  • Tongkonan Sulawesi Selatan

i. Senjata Tradisional 
Setiap daerah atau suku bangsa juga mempunyai senjata tradisional. Dulu senjata tersebut biasanya digunakan sewaktu terjadi perang suku. Akan tetapi saat ini, senjata tradisional sering dijadikan hiasan rumah. Setiap senjata tradisonal juga mempunyai nama. Berikut beberapa nama senjata tradisional.
  • Badik/Golok DKI Jakarta
  • Kujang Jawa Barat
  • Keris Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta
  • Clurit Jawa Timur
  • Mandau Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Wassalamu'alaikum wr wb 🙏🏼

Kesimpulan:
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, dari 24 peserta didik ada 2 peserta didik yang masih kesulitan dalam menuliskan huruf kapital pada suatu kalimat.

Minggu, 09 Februari 2025

Materi Ajar Matematika dan Seni Rupa Kelas 5C (Senin 10 Februari 2025)

Hari/Tanggal : Senin, 10 Februari 2025

Fase / Kelas : C / 5C

Muatan  Pembelajaran :  

1. Matematika : Membandingkan ciri Bangun Datar  

2. Seni Rupa : Menggambar Tumbuhan Dengan Proporsi

Media Pembelajaran : Video/PPT, penggaris segitiga, alat tulis

                                                                                                      

Capaian  Pembelajaran Matematika

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.


Capaian Pembelajaran Seni Rupa

Elemen Mengalami

Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.

Apa kabar anak sholih sholihah..
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat aamiin..
     Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat membandingkan segitiga berdasarkan besar sudut dan panjang sisinya dan menggambar tumbuhan sesuai proporsi.
 

MATEMATIKA 


Segitiga berdasarkan panjang sisinya dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, dan segitiga sembarang. 
Segitiga sama sisi Segitiga yang ketiga sisinya sama panjang, Segitiga yang ketiga sudutnya sama besar. 
Segitiga sama kaki 
  • Segitiga yang memiliki dua sisi yang sama panjang
Segitiga sembarang 

  • Segitiga yang ketiga sisinya tidak sama panjang
  • Segitiga yang ketiga sudutnya tidak sama besar

Selain berdasarkan panjang sisinya, segitiga juga dapat dibedakan berdasarkan besar sudutnya segitiga lancip, segitiga tumpul, dan segitiga siku-siku. 

Segitiga lancip 

  • Segitiga yang ketiga sudutnya lancip, yaitu kurang dari 90°
  • Besar total sudutnya kurang dari 90°
Segitiga tumpul
  • Segitiga yang memiliki satu sudut tumpul, yaitu lebih dari 90° 
  • Besar sudutnya antara 90° hingga kurang dari 180° 
  • Segitiga tumpul bisa berupa segitiga sama kaki atau segitiga sembarang 
Segitiga siku-siku 
  • Segitiga yang memiliki salah satu sudutnya berukuran 90°
  • Sudut siku-siku pada segitiga diwakili oleh simbol ∟
  • Pada setiap segitiga siku-siku, berlaku aturan Pythagoras

 

Soal No.1

Perhatikan gambar berikut!

Segitiga di atas yang memiliki 3 simetri lipat yaitu segitiga nomor . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Soal No.2

Perhatikan gambar berikut!

Banyak simetri lipat pada segitiga di atas yaitu . . .
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3

Soal No.3

Perhatikan gambar berikut!

Banyak simetri putar pada segitiga di atas yaitu . . .
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3

Soal No.4

Segitiga sama sisi dapat digolongkan sebagai segitiga. . . .
A. siku-siku
B. tumpul
C. sembarang
D. sama kaki

Soal No.5

Perhatikan gambar berikut!

Besar sudut a pada segitiga di atas yaitu. . .
A. 50°
B. 55°
C. 60°
D. 65°


SENI RUPA


Cara Menggambar dan Mewarnai Daun


Menggambar dengan proporsi yang tepat berarti membuat gambar yang tampak wajar dan harmonisProporsi adalah perbandingan yang ideal antara bagian-bagian suatu objek. 
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menggambar dengan proporsi yang tepat: 
  1. Buat garis kerangka atau guideline. Garis ini bisa berupa garis vertikal yang menandai bagian kepala, badan, dan kaki.
  2. Tentukan titik pusat gambar.
  3. Tentukan skala gambar.
  4. Buat sketsa, misalnya dengan membuat siluet.
  5. Tandai letak anggota tubuh sesuai dengan proporsi.
  6. Perhatikan perspektif gambar.
  7. Periksa kembali gambar untuk memastikan proporsi yang tepat.
Untuk menggambar dengan proporsi yang tepat, bisa: 
  • Melakukan pengukuran dan menggunakan garis bantu.
  • Menggunakan referensi visual seperti foto atau patung.
  • Berlatih dan melakukan riset secara teratur.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
Wassalamualaikum wr wb


Kesimpulan :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, dari 24 peserta didik, ada 2 peserta didik yang masih kesulitan menggambar dengan proporsi dalam seni rupa.

Kamis, 06 Februari 2025

Materi Ajar IPAS dan Bahasa Indonesia Kelas 5C (Jumat 7 Februari 2025)

Hari / Tanggal : Jumat 7 Februari 2025

Fase / Kelas : C / 5C

Muatan  Pembelajaran :  

   1. IPAS : Indonesiaku Kaya Raya

   2. Bahasa Indonesia : Menjadi Warga Dunia

Media pembelajaran : video/PPT, lembar soal sumatif                                                                                             

Capaian  Pembelajaran IPAS

Elemen Pemahaman IPAS:

 Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menyelesaikan soal sumatif IPAS dengan baik, mengidentifikasi ide pokok pada sebuah teks.

    IPAS
  


Bahasa Indonesia


Untuk memudahkan dalam menemukan ide pokok paragraf, ada beberapa cara mudah yang bisa diterapkan, yaitu:
  1. Baca seluruh paragraf dengan teliti.
  2. Fokuskan bacaan pada kalimat pertama dan kalimat terakhir dalam paragraf.
  3. Temukan kalimat utama bacaan seperti kalimat pertama atau kalimat akhir.
  4. Tandai letak kalimat utama dan pahami inti informasi yang disampaikan pada kalimat utamanya.
  5. Tandai informasi yang dianggap penting pada kalimat tersebut.
  6. Tulis ide utama pada paragraf yang sudah dibaca dengan merujuk pada informasi yang sudah ditandai.

Contoh 

Pohon menghasilkan berbagai manfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Pohon bermanfaat sebagai sumber pangan, industri, dan obat. Salah satu peran pohon yang paling penting bagi manusia dan makhluk hidup lainnya adalah menghasilkan udara segar yang ada di dunia.

Ide pokok paragraf di atas adalah “manfaat pohon bagi manusia dan makhluk hidup lainnya”.

Kerjakan soal berikut!

1. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam berlimpah. Hal tersebut disebabkan tanahnya yang subur dan letaknya yang cukup strategis. Sayangnya, masyarakat Indonesia belum bisa mengelola sumber daya tersebut sehingga dimanfaatkan oleh negara lain.

Dari paragraf di atas, ide pokok yang bisa ditemukan adalah?

A. Indonesia memiliki tanah yang subur dan letak yang strategis.
B. Masyarakat Indonesia belum bisa mengelola sumber daya alam.
C. Kekayaan alam di Indonesia dimanfaatkan oleh negara lain.
D. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam berlimpah.


2. Korban virus Covid 19 di Indonesia terus bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Pemerintah terus berupaya menekan laju mobilitas masyarakat dengan melakukan banyak pembatasan dan penyekatan.

Ide pokok paragraf yang dapat ditemukan dari informasi di atas adalah ….

a. Meningkatnya virus Covid 19 saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

b. Pencegahan penyebaran virus Covid 19 saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

c. Bertambahnya korban virus Covid 19 di Indonesia akibat peningkatan mobilitas penduduk. 

d. Usaha pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 dengan membuat berbagai pembatasan.

    
   Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu, mematuhi Ayah Bunda dan murojaah surah-surah pendeknya ya.... 
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 



Kesimpulan :
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, semua peserta didik dapat mengikuti sumatif 1 dengan tertib..

Materi Ajar P5 Kelas 5C (Kamis 6 Februari 2025)

HARI / TANGGAL : KAMIS 6 FEBRUARI 2025

FASE / KELAS : C / 5C
KEGIATAN PEMBELAJARAN : P5
TEMA : KEARIFAN LOKAL
JUDUL : MEMBATIK MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM BASA
MEDIA/ALAT DAN BAHAN : VIDEO, KERTAS HVS, DETERGEN, BUBUK KUNYIT, COTTON BUDS, KAPAS, CUKA DAPUR

TUJUAN KEGIATAN P5 
 Membentuk karakter Pelajar Pancasila (beriman dan bertaqwa, gotong royong, dan mandiri, dan kreatif) 
Peserta didik dapat mengolah bahan bekas menjadi berdaya guna dan bernilai
 Peserta didik mampu menjalin interaksi sosial yang positif dalam lingkungan sekolah.  
 Pesertadidik terbiasa bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan kelompok (melibatkan dua atau lebih orang)
● Peserta didik berani mencoba, tidak mudah menyerah saat mendapatkan tantangan dan adaptif dalam situasi baru.
 Pesertadidik dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiradan/perasaannya  dalabentukarydan  ataTindakasederhansertmengapresiaskarydaTindakayandihasilkan
 Pesertadidik berani bertanya untuk memenuhi rasa ingin tahu terhadap diri dan lingkungannya.
Tujuan : Dengan mengangkat tema “KEARIFAN LOKAL” dan mengacu kepada Profil Pelajar Pancasila, projek penguatan profil pelajar Pancasila ini ditujukan agar peserta didik mengenal adat budaya masyarakt Indonesia pada umumnya.
Target Pencapaian Projek Profil: Melalui pengalaman pengelolaan projek profil ini, selain memahami tema “Kearifan Lokal” dan mengadopsinya sebagai gaya hidup sehari-hari, peserta didik diharapkan telah mengembangkan tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu kreatif, mandiri, dan bernalar kritis.

Tujuan Pembelajaran :
-Peserta didik dapat membatik menggunakan larutan asam basa.

Apa kabar anak-anak Bu Guru hari ini? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
Hari ini merupakan hari pertama kegiatan P5 di semester genap. 


Perhatikan video berikut :




Selamat mencoba..

Kesimpulan:
Alhamdulilah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, semua peserta didik antusias membatik menggunakan larutan asam basa.